Aktivitas di Rumah yang Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak

Yuk mulai ajarkan si Kecil alat musik baru!

1 Januari 2022

Aktivitas Rumah Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak
Freepik/nitipong168

Mewabahnya virus corona di Indonesia, menyebabkan hampir setiap anggota keluarga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja. Bahkan dari sejak awal penyebaran virus corona ini, pemerintah telah mencanangkan untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah saja.

Menghabiskan waktu lebih banyak di rumah bersama balita seringkali menyebabkan orangtua bingung mengenai kegiatan apa yang harus dilakukan. Karena jika melakukan kegiatan itu-itu saja, bisa membuat anak bosan.

Jika Mama mencari ide hobi apa yang harus dilakukan selama pandemi, Mama tidak sendirian. Dilansir dari Parents.com, catatan penelusuran kata ini melonjak bahkan pernah mencapai 400 persen.

Tetapi tahukah Mama bahwa beberapa dari hobi baru dapat meningkatkan kecerdasan (IQ) si Kecil?

 Kali ini Popmama.com akan membahas aktivitas yang dapat meningkatkan kecerdasan IQ seorang anak. Yuk simak!

1. Sebuah situs meminta 4.500 sukarelawan untuk tes IQ sebelum memulai hobi baru

1. Sebuah situs meminta 4.500 sukarelawan tes IQ sebelum memulai hobi baru
Freepik/Fwstudio

Sebuah situs tutorial DIY (do-it-yourself) bernama DIYS.com, meminta lebih dari 4.500 sukarelawan pada Juli 2020 untuk memilih hobi yang akan dilakukan selama pandemi.

Relawan diminta untuk mengikuti tes IQ di 123Test.com sebelum memulai hobi baru mereka dan enam bulan kemudian melihat kegiatan mana yang dapat meningkatkan kecerdasan otak.

Skor IQ memiliki rata-rata 100, yang mengukur kemampuan penalaran seseorang, seberapa baik dan cepat untuk mengingat informasi dan memecahkan teka-teki.

Editors' Picks

2. Mempelajari alat musik baru dikaitkan dengan peningkatan IQ sebesar 10 poin

2. Mempelajari alat musik baru dikaitkan peningkatan IQ sebesar 10 poin
Freepik/Nitipong168

Pada di daftar paling atas, mempelajari instrumen atau alat musik baru dikaitkan dengan peningkatan IQ sebesar 10 poin. Hal ini tidak mengherankan bagi Victor M. Fornari, M.D., M.S., yang merupakan seorang psikiater anak dan remaja di Rumah Sakit Zucker Hillside dan Pusat Medis Anak Cohen di Queens, New York.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa mempelajari alat musik meningkatkan volume materi abu-abu di berbagai wilayah otak. Ini juga memperkuat hubungan jarak jauh di antara mereka," kata Dr. Victor.

Singkatnya, materi abu-abu membantu otak memproses dan melepaskan informasi baru.

Selain itu juga membantu mengontrol gerakan, memori, dan emosi. Penelitian telah menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki lebih banyak materi abu-abu cenderung memiliki IQ lebih tinggi.

Dr. Victor juga menambahkan bahwa penelitian tambahan menunjukkan bahwa pelatihan musik dapat meningkatkan memori verbal, penalaran spasial, dan keterampilan membaca.

3. Kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan IQ anak selama di rumah saja

3. Kegiatan lain dapat meningkatkan IQ anak selama rumah saja
Freepik/Beavera

Jika anak tidak tertarik dengan dunia musik, maka jangan khawatir. Ada cara menyenangkan lainnya yang mungkin dapat anak lakukan untuk meningkatkan IQ walaupun sedang di rumah saja.

Aktivitas kedua dalam daftar aktivitas brain-boosting adalah merajut dengan peningkatan sebesar 9 poin. Diikuti dengan olahraga dengan peningkatan 7 poin, membaca dengan peningkatan 7 poin, dan berlatih mediasi dengan peningkatan 6 poin.

Daftar yang lebih rendah adalah bergabung dengan grup video game online dengan peningkatan 5 poin. Hal ini membuktikan bahwa Mama tidak boleh terlalu menyalahkan diri sendiri atas penggunaan waktu layar anak selama pandemi.

4. Peningkatan IQ disebabkan karena aktivitas yang merangsang otak

4. Peningkatan IQ disebabkan karena aktivitas merangsang otak
Freepik/Prostooleh

Mungkin Mama penasaran mengapa aktivitas di atas memiliki efek kuat pada IQ? Dr.Victor menjelaskan bahwa otak anak dapat dirangsang oleh aktivitas-aktivitas tertentu.

“Otak adalah organ yang dirangsang oleh aktivitas. Setiap aktivitas yang tercantum di atas merangsang berbagai wilayah otak," ujar dr. Victor.

Aktivitas tersebut membantu otak anak berkembang dan menjadi dewasa. Dan perlu Mama pahami bahwa otak terus berkembang hingga pertengahan hingga akhir 20-an. Melakukan satu atau dua hobi baru dapat meningkatkan IQ, tetapi Mama tidak boleh terlalu fokus pada satu nilai saja.

Menurut dr.Victor, skor IQ yang lebih tinggi seringkali diasumsikan berarti bahwa individu memiliki fungsi intelektual yang lebih tinggi. Sayangnya, skor ini lebih menunjukkan fungsi umum, sedangkan tes IQ adalah kapasitas intelektual

Jadi, tak hanya menekankan pada peningkatan skor, sebaiknya Mama berfokus pada kelebihan anak dan membantunya di area yang menantang seperti kompetisi.

“Anak-anak belajar sesuai dengan kemampuan belajar mereka. Menyadari hal ini dapat membantu mendukung pendidikan anak serta rasa percaya diri mereka,” tambah Dr. Victor.

Nah setelah mengetahui aktivitas yang meningkatkan kecerdasan atau IQ anak, aktivitas apa yang akan Mama lakukan bersama anak?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk