Cara Efektif Memberi Reward untuk Anak Berdasarkan Usianya

13 Oktober 2021

Cara Efektif Memberi Reward Anak Berdasarkan Usianya
Pexels/ketut subiyanto

Dalam mendisiplinkan seorang anak, tak sedikit orangtua yang lebih berfokus pada hukuman apa yang akan diberikan. Sehigga lupa bahwa perilaku baik anak juga perlu diberikan reward atau penghargaan.

Meskipun memberi hadiah mungkin menjadi hal terakhir yang ada di pikiran orangtua saat menghadapi perilaku buruk anak, sistem penghargaan dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk mengubah perilaku anak.

Sistem penghargaan juga bekerja untuk anak-anak dari segala usia. Seperti anak prasekolah yang memiliki kebiasaan memukul, atau anak remaja yang terus lupa melakukan tugas, sistem penghargaan dapat membantu anak menjadi lebih bertanggung jawab atas perilakunya.

Dan kabar baiknya adalah, sistem penghargaan biasanya bekerja dengan cepat. Ingin tahu bagaimana menerapkan reward untuk anak berdasarkan usianya? Yuk simak informasinya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini ya!

1. Balita atau anak prasekolah

1. Balita atau anak prasekolah
teacherspayteachers.com

Untuk menerapkan sistem penghargaan pada anak balita dan anak-anak prasekolah, Mama dapat menggunakan bagan stiker sederhana. Biarkan anak menghias selembar kertas dan menggunakannya sebagai bagan.

Jika si Kecil ikut mewarnai atau mendesainnya, ia akan lebih semangat untuk mengumpulkan stiker. Mama juga dapat meningkatkan motivasi anak dengan memilih stiker yang ia sukai. Namun pastikan Mama tidak menyerahkan stiker apa pun sampai anak menyelesaikan tugasnya.

Untuk memulainya, Mama dapat memilih satu tugas terlebih dahulu untuk dikerjakan pada satu periode waktu. Misalnya seperti merapikan mainan sendiri setiap sore atau merapikan tempat tidur setiap pagi.

Berikan stiker segera setelah Mama melihat anak menyelesaikannya, untuk memberikan penguatan positif pada perilaku yang baik

Letakkan bagan stiker ditempat yang jelas. Anak-anak prasekolah seringkali sangat bangga dengan pencapaian mereka dan ingin memastikan semua orang sadar bahwa mereka telah mendapatkan banyak stiker. Gunakan pujian untuk memotivasi anak agar terus mendapatkan stiker.

Editors' Picks

2. Anak usia sekolah

2. Anak usia sekolah
Freepik/Gpointstudio

Stiker saja biasanya tidak cukup untuk memotivasi anak usia sekolah. Namun mereka membutuhkan imbalan nyata untuk tetap termotivasi. Tetapi mereka juga dapat menangani sistem penghargaan yang lebih rumit.

Sehingga, orangtua dapat mengatasi tujuan yang lebih besar atau bahkan lebih dari satu perilaku dalam satu waktu.

Misalnya, Mama dapat menggunakan bagan stiker seperti yang dilakukan dengan anak yang lebih kecil, dan kemudian mengizinkan anak untuk menukar stiker dengan hadiah yang lebih besar. Berikut beberapa contohnya:

  • Seorang anak berusia tujuh tahun akan mendapatkan stiker untuk merapikan kamarnya. Begitu mendapatkan tiga stiker, maka anak bisa pergi ke taman bermain.
  • Seorang anak berusia sembilan tahun mendapatkan stiker untuk menyelesaikan pekerjaan rumahnya sebelum makan malam. Kemudian, lima stiker dapat ditukar dengan waktu bermain gadget yang lebih banyak.

Namun pastikan anak mendapatkan hadiah secara teratur. Beberapa anak usia sekolah masih membutuhkan hadiah harian, sementara yang lain bisa menunggu beberapa hari untuk mendapatkan hadiah.

Penting bagi Mama untuk menjelaskan bagaimana sistem penghargaan ini bekerja. Pastikan anak tahu itu strategi positif, bukan hukuman. Selain itu, beri anak kesempatan untuk bertanya dan terlibat dalam menyarankan hadiah yang ingin ia peroleh.

3. Anak pra-remaja

3. Anak pra-remaja
Freepik

Anak pra-remaja mungkin sudah terlalu dewasa untuk mengumpulkan "stiker", sehingga Mama dapat menggunakan sistem penghargaan yang lebih rumit dengan imbalan yang lebih besar, seperti mengumpulkan tanda centang yang dapat ditukar dengan item hadiah.

Walaupun imbalan yang lebih besar, ingatlah hadiah tidak harus mengeluarkan uang. Tambahan waktu layar atau waktu tidur di akhir pekan bisa menjadi hadiah besar bagi remaja.

Misalnya, lima centang untuk tugas membantu merapikan meja makan mungkin setara dengan tiga puluh menit televisi. Berbeda dengan anak usia sekolah sebelumnya, anak pra-remaja memungkinkan untuk diberikan tiga tugas.

Tips tambahan, pilihlah setidaknya satu perilaku yang anak mampu mengerjakannya dengan baik. Ini dapat membantu anak untuk termotivasi dan berhasil

4. Anak remaja

4. Anak remaja
Freepik/Karlyukav

Tentunya remaja akan melampaui bagan dan sistem penghargaan seperti sebelum-sebelumnya. Namun, ini bukan berarti Mama harus menyingkirkan sistem penghargaan sama sekali. Bukan dengan bagan atau stiker, Mama dapat membuat "kontrak manajemen perilaku".

Cara ini untuk menautkan hak istimewa pada perilaku anak tertentu. Misalnya, berikan reward dengan mengizinkan remaja pergi ke bioskop dengan teman-temannya atai menginap di rumah temannya, ketika ia bisa menyelesaikan PR tepat waktu sepanjang minggu. 

Elektronik juga merupakan hak istimewa lain yang bekerja dengan baik, bagi banyak remaja. Pertimbangkan untuk memberikan hak istimewa menggunakan ponsel setiap hari hanya setelah pekerjaan rumah dan tugas mereka selesai.

Nah itulah beberapa cara efektif memberikan sistem reward pada anak-anak, mulai dari usia pra sekolah hingga remaja. Pastikan Mama juga menjelaskan alasan dibuatnya beberapa aturan tersebut, sehingga anak dapat mengerti perilaku apa yang Mama harapkan darinya.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.