7 Cara Mengembangkan Kepercayaan Diri pada Anak Prasekolah

Membangun rasa kepercayaan diri anak bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan

20 November 2021

7 Cara Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Prasekolah
Freepik/Jcomp

Mungkin Mama melihat ada banyak anak yang percaya diri di luar sana, namun tak sedikit juga anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkatkan kepercayaan dirinya.

Percaya diri adalah sesuatu yang sangat penting bagi siapa pun, ini dapat membantu anak bersosialisasi dengan baik, mengutarakan pendapat dengan positif, berani tampil di depan umum, dan masih banyak lagi manfaat dari percaya diri.

Walau kepercayaan diri itu umumnya dapat berkembang secara alami, tetapi selalu ada hal-hal yang dapat Mama lakukan untuk membantunya tumbuh dan itu hanya akan bermanfaat bagi seorang anak jika dimulai sejak mereka masih kecil.

Dan berikut Popmama.com telah menyiapkan 7 cara mengembangkan kepercayaan diri pada anak prasekolah, di bawah ini!

Mengapa Kepercayaan Diri itu Penting?

Mengapa Kepercayaan Diri itu Penting
Freepik/kariyukav

Dilansir dari Kids Health, kepercayaan diri dan harga diri adalah dua hal yang sangat berarti bagi anak-anak. Ketika si Kecil merasa baik tentang dirinya sendiri, ia akan memiliki kepercayaan diri untuk mencoba hal-hal baru.

Anak juga kemungkinan besar akan mencoba yang terbaik ketika ia mencoba hal-hal baru, serta memiliki rasa bangga yang sehat atas apa yang mereka capai, dan itu bahkan dapat membantunya ketika ia mengalami kegagalan.

Siapa pun, termasuk anak-anak, dapat mengalami kegagalan, namun ada pelajaran penting untuk dipelajari darinya. Dengan rasa percaya diri, anak akan lebih mampu menavigasi perasaan yang terkait dengan kegagalan.

Lantas bagaimana cara untuk mengembangkan kepercayaan diri pada anak?

1. Buatlah rutinitas yang konsisten

1. Buatlah rutinitas konsisten
Freepik/Gpointstudio

Ada banyak Mama di luar sana yang memiliki rutinitas yang ketat untuk anak-anak mereka, dan ini menjadi kabar baik. Karena dilansir dari Sanford Health, memiliki rutinitas yang ditetapkan dapat membantu membangun kepercayaan diri anak.

Rutinitas adalah susunan kegiatan yang dapat anak diprediksi, ini dapat membantu si Kecil merasa memiliki kendali atas suatu situasi dan kendali ini dapat membuatnya merasa cukup nyaman untuk mengeksplorasi dan mencoba hal-hal baru.

2. Melakukan permainan fisik dan strategi

2. Melakukan permainan fisik strategi
Freepik

Tahukah Mama bahwa permainan bukan hanya sumber kesenangan bagi anak-anak, tetapi juga alat belajar yang sangat efektif lho!

Selalu libatkan si Kecil dalam permainan fisik atau straregi di dalam atau luar ruangan. Permainan fisik akan membuat anak menjadi lebih energik dan membuat tubuhnya lebih fleksibel. Sedangkan permainan strategi akan meningkatkan kecerdasannya.

Oleh karena itu anak dengan pikiran dan tubuh yang sehat secara alami akan lebih percaya diri daripada anak dengan tubuh yang lemah atau pikiran yang tidak sehat.

Editors' Picks

3. Mengajarkan anak bagaimana cara memberi salam pada orang lain

3. Mengajarkan anak bagaimana cara memberi salam orang lain
Pexels/pavel danilyuk

Jika anak mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, bisa jadi karena ia tidak percaya diri. Untuk membangun lebih percaya diri pada anak, pelajari beberapa keterampilan sosial dasar seperti cara memberi salam pada orang lain.

Dilansir dari Child Mind, untuk memulainya Mama dapat mengajak anak untuk bermain peran. Latih beberapa salam dan percakapan sosial yang umum dilakukan di sekolah.

Lakukan percakapan pura-pura dengan si Kecil dan minta ia mengatakan, "halo" dan ajukan beberapa pertanyaan. Jawab anak sebagai salah satu rekannya di sekolah dan pastikan Mama juga bersikap ramah.

Semakin banyak mereka berlatih, maka akan semakin mudah bagi anak untuk benar-benar mengatakan, "Hai" kepada anak-anak lain dan melakukan percakapan.

4. Dorong anak untuk menjadi lebih sosial

4. Dorong anak menjadi lebih sosial
Freepik/Pressfoto

Ketika anak sedang berjuang untuk mendapatkan kepercayaan dirinya, meminta anak hanya bermain di rumah tidak akan membantu.

Sebaliknya, mama bisa mengajak anak bermain di taman bermain, atau untuk bagi anak yang sudah masuk taman kanak-kanak, Mama bisa daftarkan ia dalam program sepulang sekolah atau kursus baru, untuk mendorong perilaku sosial.

Bawa anak ke taman atau keliling kota hanya untuk mendapatkan interaksi sosial secara umum. Sangat penting untuk memiliki eksposur ke orang dan tempat, terutama untuk anak-anak yang introvert dan pemalu. Berkeliling dan mendapatkan kepercayaan diri bersama Mama, bisa sangat membantunya.

5. Jangan pernah membandingkan anak dengan anak lainnya

5. Jangan pernah membandingkan anak anak lainnya
Freepik/Bearfotos

Dilansir dari Cleveland Clinic, penting bagi orangtua untuk tidak pernah membandingkan anak-anak mereka satu sama lain, atau dengan teman-teman mereka. Setiap anak berbeda dan tidak ada yang salah dengan anak yang berjuang dengan kepercayaan diri.

Membandingkan anak dengan anak lain yang tampak melakukan sesuatu lebih baik, tidak akan membantu anak mendapatkan kepercayaan diri. Biarkan anak tumbuh menjadi dirinya sendiri dan tujuan akhirnya adalah membantunya menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

Sangat mungkin bagi seorang anak untuk senang bermain dengan teman-temannya, atau lebih senang bermain sendiri di rumah. Terima itu dan jangan bandingkan pilihan itu. Pelajari keinginan sosial si Kecil dan jangan terlalu memaksakan apa yang menurut Mama perlu ia lakukan.

6. Contohkan kepercayaan diri

6. Contohkan kepercayaan diri
Freepik/senivpetro

Anak-anak kecil, terutama anak-anak prasekolah, belajar segala sesuatu tentang dunia di sekitar mereka dan banyak pelajaran lainnya dari Mama dan Papanya. Menurut Child Mind Institute, penting bagi orangtua untuk memberikan contoh kepercayaan diri kepada anaknya.

Ini bukan berarti bahwa Mama harus menghindar ketika mengalami kegagalan, karena anak juga bisa melihat bagaimana orangtuanya dapat tetap percaya diri, dan belajar melalui kesalahannya.

Ketika Mama memikirkan orang-orang yang percaya diri, mungkin Mama tahu bahwa mereka tidak akan membiarkan kegagalan menghalanginya untuk terus berusaha sebaik mungkin. Dan ini semua adalah pelajaran yang perlu Mama tanamkan pada anak-anak prasekolah.

7. Berikan pujian atas usahanya

7. Berikan pujian atas usahanya
Freepik

Pujian adalah aspek penting dalam membangun kepercayaan diri anak. Ketika seorang balita melakukan sesuatu sendiri, penting untuk memuji atas usaha yang ia lakukan. Bahkan jika seorang anak hanya berusaha melakukan sesuatu, tetapi gagal, penting juga untuk memuji usahanya.

Hindari melihat segala upaya anak dari hasilnya. Karena kesalahan akan selalu terjadi dan penting bagi anak-anak untuk belajar darinya, dan memuji kerja keras dan usahanya, akan dapat membantu anak mempelajari pelajaran penting.

Nah itulah beberapa cara mengembangkan kjpercayaan diri pada anak prasekolah yang bisa Mama terapkan di rumah. Untuk membuat anak menjadi sukses, kepercayaan diri adalah hal yang paling penting. Dan rasa percaya diri adalah sesuatu yang dipupuk sejak kecil.

Jika seorang anak kehilangan kepercayaan diri, maka ia tidak dapat memperolehnya secara maksimal saat usianya dewasa. Oleh karena itu, meningkatkan kepercayaan diri pada anak harus menjadi salah satu tujuan Mama sebagai orangtua.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.