Kenali Apa Itu Kesadaran Fonologi pada Anak dan Cara Mengasahnya

Keterampilan penting untuk meningkatkan persiapan belajar baca pada anak usia dini

8 Januari 2022

Kenali Apa Itu Kesadaran Fonologi Anak Cara Mengasahnya
Freepik/Gpointstudio

Setiap anak yang baru mulai belajar membaca menghadapi banyak tantangan. Jika tantangan ini dipenuhi pada tahap awal, anak cenderung dapat menjadi pembaca yang cepat dan lancar.

Namun, kebanyakan orangtua mengabaikan keterampilan fonemik kecil pada anak-anak dan kemudian mengeluh tentang keterampilan membaca yang buruk anak sesudahnya.

Membangun fondasi yang kuat pada anak sangat penting untuk membuatnya sukses melek huruf.

Dan kali ini Popmama.com akan membahas lebih lanjut tentang apa itu kesadaran fonologi pada anak dan cara mengasahnya. Di mana setiap anak perlu mengembangkan keterampilan kesadaran ini untuk menjadi pembaca yang baik di masa depan.

Yuk simak informasinya Ma!

Apa Itu Kesadaran Fonologis?

Apa Itu Kesadaran Fonologis
Pexels/cottonbro

Kesadaran fonologis adalah kemampuan seseorang yang berhubungan dengan kepekaan pada bahasa lisan. Fonologis sendiri adalah bagian dari tata bahasa yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa.

Orangtua dapat bekerja pada tingkat fokus fonologis anak-anak mereka seperti mencoba membuat kalimat berima, menggabungkan frasa kecil untuk membuat kata majemuk, dan memberi tahu suku kata di setiap kata.

Kesadaran fonologi merupakan salah satu keterampilan penting dalam kegiatan persiapan belajar membaca bagi anak usia dini.

Anak-anak dapat dengan cepat mengembangkan keterampilan kesadaran fonologis sebelum memasuki usia sekolah dasar. Oleh karena itu, orangtua harus melihat beberapa cara untuk mengembangkan keterampilan ini pada anak.

Berikut adalah beberapa cara di mana Mama dapat mengembangkan keterampilan kesadaran fonologis pada anak.

1. Fokus pada pengetahuan anak tentang sajak

1. Fokus pengetahuan anak tentang sajak
Freepik

Ini adalah tugas utama orangtua untuk fokus pada keterampilan berima anak-anak. Untuk melatihnya, Mama dapat meminta si Kecil untuk mengambil kata-kata berima dari buku.

Selain itu, Mama juga dapat mencoba memberikan kata-kata sendiri dan menyuruh anak untuk menemukan kata-kata yang berima untuk itu. Misalnya, Mama mengucapkan kata 'baju', dan anak mungkin menemukan beberapa kata yang berima seperti 'buku', 'baru', 'biru' dan lain-lain.

Ini akan membantu Mama mengetahui di mana kemampuan anak dalam kesadaran fonologis. Perhatikan kata-kata mana membuat anak merasa kesulitan, atau berima dengan sempurna, dan berlatihlah dengan berbagai kata-kata lainnya.

Editors' Picks

2. Membacakan cerita dengan suara yang keras dan jelas pada anak

2. Membacakan cerita suara keras jelas anak
Freepik/jcomp

Kesadaran fonologis yang baik dimulai dengan si Kecil yang mampu menangkap kekuatan suara, suku kata, dan rima dalam frasa yang ia dengar.

Di sini, Mama perlu sering membacakan cerita dengan suara keras dan jelas kepada anak. Selain itu, Mama juga bisa membacakan puisi yang memiliki rima atau ulangi suara yang sama. Tarik minat anak pada sajak dengan membacanya seperti, "Kertas, kapas, kuas, buas!"

Tak hanya itu, Mama juga dapat membacakan kata-kata seperti "Satu foto, dua foto, foto kakak, foto adik", lalu minta si Kecil untuk memerhatikan bunyi huruf 'F' pada kata foto. Untuk memudahkan anak, awalnya Mama perlu meregangkan suara saat membaca huruf yang ingin ditekankan.

Di luar waktu cerita, coba tunjukkan kata yang dimulai dengan suara /fffff/ untuk memiliki pendekatan praktis.

3. Mengajarkan anak suku kata dengan bantuan tepukan

3. Mengajarkan anak suku kata bantuan tepukan
Freepik/lookstudio

Mama juga dapat membantu si Kecil dalam memahami berbagai suku kata dengan cara memberikan ketukan. Pertama, buat semua ketukan jelas baginya, dengan menunjukkan berbagai tempo tepuk tangan. Mama juga bisa menggunakan alat musik mainan yang anak miliki.

Misalnya, Mama bisa menyuruh anak mengucapkan kata 'telepon' dengan tepat. Buatlah jeda dan tepuk tangan setiap kali ingin membaca suku kata secara bersama-sama. Selain itu, cara ini akan membantu anak memahami ketukan dengan cara yang lebih baik.

4. Mengajarkan anak teknik fonem dengan permainan menghubungkan suara

4. Mengajarkan anak teknik fonem permainan menghubungkan suara
Freepik/Olganosova

Menghubungkan suara yang berbeda sangat penting selama tahun-tahun membaca awal anak. Anak-anak perlu mengembangkan kebiasaan menghubungkan suara dari tahap yang sangat awal. Ia perlu tahu bagaimana menyatukan unit suara atau fonem agar kata-kata dapat dibaca dengan lancar.

Mama dapat membantu anak untuk mulai menggabungkan melalui berbagai kegiatan. Seperti meminta anak untuk menghubungkan bunyi awal dengan sisa kata.

Ada banyak cara untuk mengikuti metode ini, misalnya Mama bisa menyebutkan "bebek" dan "pedas". Lalu ulangi dengan menanyakannya pada anak seperti, "be?" dan minta anak menjawab "bek", atau "pe?" dan meminta anak menjawab "das" 

Sekarang biarkan anak menebak kata mana dan bagaimana mengucapkannya. Jika ia menebak kata dengan benar dengan pengucapan yang benar, maka anak memiliki keterampilan kesadaran fonemik yang baik.

5. Memecah kata dan membentuk dua kata baru

5. Memecah kata membentuk dua kata baru
Freepik/Racool_studio

Memecah kata dan membentuk dua kata baru mungkin terlihat mudah. Namun, terkadang anak-anak menghadapi masalah di dalamnya. Hal ini karena kurangnya keterampilan fonologis.

Untuk memulainya, Mama dapat menggunakan kata-kata yang anak akrab dengannya seperti 'bu-ku', 'la-ri', atau 'ma-in', lalu minta anak untuk membentuk beberapa kata baru dari kata-kata tersebut.

Seperti 'bu-ku' menjadi 'bu-lan' dan 'ku-da', atau  'ma-in' menjadi 'ma-kan' atau 'in-dah'. Setelah itu, ada banyak kata lainnya sehingga Mama dapat beralih dari yang mudah ke yang rumit.

6. Menggunakan sumber daya online untuk mencari inspirasi

6. Menggunakan sumber daya online mencari inspirasi
Freepik/Fwstudio

Saat ini ada banyak sumber di mana Mama dapat mengeksplorasi ide-ide tak terbatas untuk meningkatkan keterampilan kesadaran fonologis anak-anak.

Misalnya, dapat menggunakan YouTube untuk mendidik anak tentang berbagai suara. Mama juga dapat menemukan permainan dan lagu.

Ingatlah bahwa memaksa anak untuk memberikan jawaban yang tepat dengan cepat, bukanlah cara yang akurat. Selain itu, Mama juga tidak boleh terlalu keras pada anak karena bisa berdampak buruk pada pikirannya.

Nah itulah informasi seputar kenali kesadaran fonologi pada anak dan cara mengasahnya. Beberapa anak dapat berkembang dengan cepat, namun, beberapa menghadapi masalah dalam menebak yang benar.

Mama tidak boleh frustrasi jika anak menghadapi masalah seperti itu. Sebaliknya, bantu si Kecil untuk lebih memahami suara. Keterampilan ini sangat dibutuhkan di setiap tahap kehidupan manusia. Jadi, tetap semangat dan jangan menyerah ya Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.