9 Superfood yang Bantu Menjaga Pola Makan Balita Tetap Sehat

Yuk mulai ganti makanan si Kecil yang kurang bernutrisi, dengan superfood di bawah ini!

14 Mei 2022

9 Superfood Bantu Menjaga Pola Makan Balita Tetap Sehat
Freepik/nellysenko

Seperti yang Mama ketahui, bayi dan balita tidak mengonsumsi banyak makanan karena perutnya yang kecil. Inilah yang membuat pentingnya pola makan yang tepat agar si Kecil dapat sehat dan mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Tapi sayangnya, makanan seperti keripik, kue mangkuk, permen, pizza, makanan instan, yang tidak begitu bergizi, lebih mudah masuk ke mulut anak. Jika ini terjadi pada anak balita mama, pastinya jangan dibiarkan ya!

Sebaliknya, ganti makanan yang kurang bergizi itu dengansuperfood yang bantu menjaga pola makan balita tetap sehat.

Berikut Popmama.com telah menyiapkan daftar apa saja superfood yang penting untuk balita, di bawah ini!

1. Pisang

1. Pisang
Pixabay/t_watanabe

Siapa yang tak mengenal buah kuning satu ini?

Yup, pisang adalah buah yang penuh dengan karbohidrat untuk energi si Kecil berkelanjutan, serta serat yang mendukung saluran pencernaan sehat.

Pisang juga makanan portabel yang sempurna dan mudah dibawa kemana-mana, karena tersedia dalam kemasannya sendiri yang mudah dikupas.

Saat menyajikan pisang untuk si Kecil, pastikan pisang sudah matang. Balita yang usianya lebih kecil, bisa diberikan pisang yang dihaluskan atau diberikan pisang yang dicincang sebagai camilan sehat.

2. Ubi jalar

2. Ubi jalar
Freepik/Racool_studio

Ubi jalar menyediakan potasium, Vitamin C, serat, dan beta-karoten, kandungan ini dapat berperan sebagai antioksidan yang mencegah beberapa jenis kanker dan membersihkan radikal bebas.

Kebanyakan balita lebih menyukai ubi jalar daripada sayuran lain karena rasanya yang manis secara alami. 

Selain dimasak dan dihaluskan, ubi jalar dapat dibuat menjadi puree yang halus dan mudah dimakan anak sebagai camilan.

3. Bluberi

3. Bluberi
Freepik/azerbaijan_stockers

Blueberi telah menempati peringkat tinggi di antara buah-buahan paling sehat selama bertahun-tahun. Dilansir dari Parenting, sebuah penelitian menunjukkan bahwa bluberi dapat melindungi anak terhadap penyakit jantung dan diabetes, dan meningkatkan fungsi otak.

Tak hanya itu, buah bluberi juga dapat membantu mengurangi lemak perut "beracun" visceral. Ini merupakan sejenis lemak yang telah dikaitkan dengan obesitas dan sindrom metabolik.

Cara untuk memasukkan bluberi ke dalam makanan balita adalah, menjadikannya pilihan sarapan alami. Seperti tuang blueberi dengan granola dan susu dalam susu.

Menariknya, bluberi juga dapat dibuat sebagai es loli favorit si Kecil, dengan membekukan campuran bluberi, yogurt, dan sedikit madu (setelah usia anak 1 tahun).

Editors' Picks

4. Telur

4. Telur
Pexels/Estudio Gourmet

Putih telur menyediakan protein, sedangkan kuning telur mengandung zinc dan Vitamin A, D, E, dan B12. Kuning telur juga memiliki kolin, yang sangat penting untuk perkembangan otak.

Secara tradisional, tak sedikit ahli kesehatan yang menyarankan orangtua agar tidak menyajikan telur (terutama putih telur) sampai setelah tahun pertama anak, karena potensi reaksi alergi.

Tetapi dilansir dari Parents, saran tersebut telah berubah. Beberapa ahli percaya bahwa telur harus ditunda hanya pada anak yang memiliki riwayat alergi telur dari orangtua.

Sehingga tanyakan kepada dokter anak untuk informasi pemberian telur lebih lanjut.

5. Wortel

5. Wortel
Pixabay/Pexels

Wortel memiliki sejumlah besar beta-karoten, antioksidan yang memberi mereka warna oranye. Beta-karoten ini kemudian diubah menjadi Vitamin A, yang kemudian berperan dalam pertumbuhan dan penglihatan anak yang sehat.

Memasak wortel dapat mengeluarkan rasa manis alaminya, yang membuatnya menarik bagi si Kecil yang menyukai rasa manis dan suka menolak sayuran karena rasanya yang pahit atau tawar.

Saat membuat wortel untuk balita, pastikan Mama memasaknya sampai sangat lembut. Mama juga dapat menghaluskan wortel, atau sajikan wortel potong stik yang dimasak dengan baik

6. Yogurt

6. Yogurt
Freepik/Racool_studio

Yogurt memberi si Kecil kebutuhan kalsium, protein, dan fosfor, yang penting untuk kesehatan pertumbuhan tulang dan giginya.

Selain itu, yogurt juga telah dikenal lama mengandung probiotik, sejenis bakteri baik yang membantu pencernaan dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Masih dilansir dari Parents, balita juga membutuhkan lemak dalam makanannya, jadi pilihlah yogurt susu murni daripada yogurt rendah lemak atau bebas lemak. Pastikan juga untuk menghindari juga yogurt beraroma dan berperisa, yang tinggi gula.

7. Ayam

7. Ayam
Pixabay/JESHOOTS-com

Ayam dikemas dengan protein dan Bitamin B6, yang digunakan untuk membantu tubuh mengekstrak energi dari makanan.

Sangat penting bagi balita untuk mulai secara teratur mengonsumsi makanan yang mengandung protein dalam jumlah yang cukup, hal ini untuk mendukung pertumbuhannya yang cepat.

Jika balita tidak menyukai rasa ayam sendiri, Mama dapat mencampurkan sayuran favoritnya.

8. Ikan salmon

8. Ikan salmon
Freepik/Racool_studio

Sudah bukan rahasia umum lagi jika ikan salmon mengandung lemak omega-3 yang sehat untuk jantung, yang juga dikenal untuk meningkatkan perkembangan otak, mencegah depresi, dan memiliki kekuatan anti-inflamasi yang luar biasa.

Jika memilih ikan salmon, pastikan untuk memilih jenis liar, karena lebih rendah merkuri dan lebih tinggi omega-3.

Cara terbaik untuk membuat si Kecil mengonsumsinya adalah Mama dapat menyajikan salmon dengan bahan-bahan yang ia sukai.

Misalnya, olesi fillet salmon dengan saus teriyaki. atau sajikan sebagai kue salmon, burger, atau salad.

9. Brokoli

9. Brokoli
Pixabay/ExplorerBob

Brokoli adalah superfood untuk setiap manusia berapapun usianya, ini berkat kandungan Vitamin C, beta-karoten, asam folat, zat besi, kalium, dan serat yang tinggi.

Merebus brokoli dalam air mengurangi kandungan Vitamin C-nya menjadi dua, jadi yang terbaik adalah mengukus atau memasukkannya ke dalam microwave.

Jika si Kecil tidak menyukai rasa brokoli, Mama dapat mencampurkan brokoli dengan sayuran yang rasanya manis, seperti ubi jalar atau labu butternut.

Nah itulah 9 superfood yang bantu menjaga pola makan balita tetap sehat. Kini Mama telah mengetahui apa saja makanan sehat yang bisa disajikan sebagai menu utama dan camilan si Kecil.

Dengan menyajikan makanan di atas, Mama bisa lebih yakin bahwa apa pun yang dimasukkan ke dalam mulut balita, dapat menjaga tubuhnya tetap sehat dan membuat tumbuh kembangnya tetap optimal.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk