7 Bahasa di Dunia untuk Menyampaikan Rasa Cinta pada Anak

Selain "I love you" ada beragam bahasa di dunia untuk menyampaikan rasa cinta pada anak

2 Agustus 2021

7 Bahasa Dunia Menyampaikan Rasa Cinta Anak
Freepik/Gpointstudio

Mengungkapkan rasa sayang pada anak adalah hal yang berat, serius, dan bermakna. Lalu, bagaimana cara Mama untuk mengatakan rasa sayang pada anak? Apakah dengan mengucapkan "I love you" atau dengan "Mama sayang kamu"? 

ungkapan rasa cinta pada anak memang perlu diungkapkan. Jika Mama bertanya-tanya bagaimana cara mengekspresikan cinta dan kasih sayang dengan cara yang menarik dan unik, maka Mama berada di tempat yang tepat.

Di sini Mama dapat mengetahui bagaimana cara menyebutkan rasa cinta dalam berbagai bahasa.

Hal ini dapat membuat anak terpukau dan tentunya menambah pengetahuannya. Langsung saja, inilah 7 bahasa di dunia dalam menyampaikan rasa cinta pada anak yang telah Popmama.com rangkum. Simak beberapa diantaranya di bawah ini!

1. Je t'aime (Perancis)

1. Je t'aime (Perancis)
Pinterest.com/This Is Glamorous

Cara terbaik untuk memulai daftar ini adalah dengan bahasa Prancis, dan lebih jauh lagi Paris, yang dikenal sebagai Kota Cinta. Orang-orang di seluruh dunia melakukan perjalanan ke Paris untuk jatuh cinta, dengan makanan, tempat dan, tentu saja, orang-orangnya. Jika ingin mengungkapkan rasa cinta pada anak, cobalah untuk mengatakan, "Je t'aime."

2. Te amo (Spanyol)

2. Te amo (Spanyol)
Pinterest.com/Etsy

Kata-kata manis dan sederhana seperti "Te amo" dengan sempurna merangkum rasa cinta Mama pada anak. Ini adalah kata ganti informal yang digunakan, untuk mengekspresikan kedekatan atau keintiman yang nyata. Jika Mama ingin menambahkan "selamanya", Mama dapat mengatakan, "te amo para siempre." ketika waktu tidur anak.

Editors' Picks

3. Saranghae (Korea)

3. Saranghae (Korea)
Pinterest.com/Bailyn Richards

Mama mungkin pernah atau sering mendengar ungkapan yang satu ini jika pernah menyaksikan drama atau film Korea. Yup, Saranghae memiliki arti "aku sayang kamu" dalam bahasa Korea. Lalu ajarkan anak untuk mengatakan, "nado saranghae, eomma" yang artinya, "aku juga sayang Mama". Gemas bukan?

4. Mahal kita (Tagalog-Filipina)

4. Mahal kita (Tagalog-Filipina)
Pinterest.com/Leilani Amber

Mahal kita bukan mengungkapkan pada anak bawa Mama dan anak adalah orang-orang yang "mahal" ya Ma! Namun, dalam bahasa Tagalog di Filipina, mahal kita berarti "aku sayang kamu". Meskipun sebagian besar diucapkan dalam konteks romantis, frasa ini terkadang digunakan untuk mengungkapkan cinta kepada orangtua dan anak.

5. Ich liebe Dich (Jerman)

5. Ich liebe Dich (Jerman)
Pinterest.com/Joao Leitao

Mengatakan Ich liebe Dich adalah bagaimana cara Mama mengungkapkan rasa cinta yang serius pada anak. Jika Mama sudah fasih mengatakan Ich liebe Dich, cobalah untuk mengatakan Du bist die Liebe meines Lebens yang artinya "Kamu adalah cinta dalam hidupku.". Ini adalah bentuk pernyataan cinta terkuat dalam bahasa Jerman.

6. Aishiteru (Jepang)

6. Aishiteru (Jepang)
weheartit.com/thantruc

Ucapan aishiteru mungkin bisa ditunjukkan kepada si Kecil yang menyukai kartun-kartun a la Jepang. Mama juga bisa menambahkan nama anak sebelum mengucapkan aishiteru. Selain mengatakan aishiteru, keluarga di Jepang juga mengatakan daisuki yang artinya "aku menyukai mu". 

Namun, dua kalimat ini sangat jarang digunakan di Jepang karena mereka menunjukkan cinta mereka satu sama lain melalui tindakan, daripada menegaskannya secara verbal.

7. Я тебя люблю (Rusia)

7. Я тебя люблю (Rusia)
58tf.blogspot.com

Mungkin Mama bingung bagaimana cara pengucapannya, namun Я тебя люблю memiliki pelafalan seperti "Ya tyeBYA lyuBLYU". Frasa ini adalah cara paling umum untuk mengatakan "Aku mencintaimu" dalam bahasa Rusia, dan digunakan dengan cara yang sama seperti ungkapan bahasa Inggris "i love you". 

Nah itulah tujuh bahasa untuk mengungkapkan rasa cinta pada anak agar lebih unik dan juga mengajarkan anak berbagai macam bahasa di dunia. Tertarik untuk menggunakan salah satunya, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.