Kaum Ad pun semakin sombong dan justru malah balik menantang Nabi Hud AS. Mereka berkata, apabila Allah SWT memang benar-benar ada maka cobalah turunkan azab kepada mereka. Karena sudah kehabisan cara untuk menghadapi kaumnya, Nabi Hud hanya bisa mengadu kepada Allah seraya mengajak kaumnya yang beriman untuk pergi meninggalkan perkampungan Kaum Ad.
Rupanya, pengaduan Nabi Hud itu dijawab oleh Allah. Setelah kepergian Nabi Hud, perkampungan Kaum Ad mulai dilanda kekeringan. Hujan tak kunjung turun. Mata air habis, sumur kering, hewan-hewan ternak binasa, kebun-kebun pun layu dan mati. Kaum Ad kemudian melakukan ritual untuk meminta hujan.
Hingga tak lama kemudian, tampak gumpalan awan hitam menutupi langit di atas perkampungan Kaum Ad. Mereka pun bersorak gembira, padahal awan hitam tersebut merupakan azab Allah SWT yang selanjutnya. Mereka baru menyadarinya ketika awan itu menurunkan angin kencang yang bergulung-gulung disertai gemuruh petir dan kilat yang menyambar-nyambar.
Angin kencang yang menyerupai puting beliung itu memporak-porandakan Kaum Ad beserta semua yang dilewatinya, seperti rumah, pohon, hewan-hewan ternak, batu dan sebagainya.
Itulah kisah Nabi Hud AS, yang tak menyerah saat menyampaikan dakwahnya! Nabi Hud merupakan sosok yang penuh kelembutan dan penyabar. Ia tidak pernah menyerah untuk mengajak Kaum Ad agar bertobat kepada Allah meski selalu diejek. Kesombongan yang dimiliki Kaum Ad juga menjadikan mereka menjadi semena-mena terhadap orang lain. Padahal segala kenikmatan tersebut dapat diambil oleh Allah SWT.
Apa nama lengkap atau garis keturunan Nabi Hud AS? | Menurut beberapa riwayat sejarah tradisional, Nabi Hud AS adalah keturunan dari Nabi Nuh AS melalui garis suku ‘Ad, yakni cucu sampai cicit dari Nuh. Ini menunjukkan beliau termasuk dalam generasi setelah zaman banjir besar. |
Di mana lokasi persis kaum ‘Ad tinggal? | Kaum ‘Ad hidup di daerah yang disebut Al‑Ahqaf, wilayah berpasir di sekitar Yaman dan bagian Arab selatan, dikenal sebagai sebuah peradaban yang kuat, kaya sumber air, serta bangunan tinggi. |
Dalam Al‑Qur’an, di surat mana saja Nabi Hud disebut? | Nabi Hud disebut di beberapa surat Al‑Qur’an, termasuk Surat Hud, Surat Al‑Ahqaf, dan juga disebut secara singkat di surat lain ketika menceritakan tentang kaum ‘Ad dan azab mereka. |