7 Rencana Membesarkan si Kecil yang Harus Disiapkan Orangtua Tunggal

Hal-hal penting yang harus disiapkan Mama sebagai seorang single mother

21 November 2018

7 Rencana Membesarkan si Kecil Harus Disiapkan Orangtua Tunggal
scarymommy.com

Menjadi orangtua tunggal bukanlah hal yang mudah, terlebih jika memiliki si Kecil yang masih amat dini. 

Menghadapi kondisi ini, tentulah merupakan hal yang sangat tidak mudah bagi orangtua manapun.

Khususnya sebagai perempuan, tentu dapat menciptakan pergumulan tersendiri yang terasa memberatkan bagi Mama. 

Jangan khawatir, Popmama.com hadir untuk membantu Mama mengatasi kondisi ini dengan berbagai masukan positif yang dapat Mama ikuti.

Secara spesifik, hal ini dapat diminimalisir melalui perencanaan yang baik untuk mendukung proses tumbuh kembang si Kecil.

Kira-kira apa saja ya, yang harus direncakan? Berikut adalah 7 rencana membesarkan si Kecil yang bisa dilakukan Mama sebagai single mother.

1. Tentukan pola asuh yang tepat

1. Tentukan pola asuh tepat
chiquita.com

Dalam membesarkan si Kecil, pola asuh merupakan faktor penting yang sangat memengaruhi kondisi psikologis, mental serta fisik si Kecil itu sendiri.

Itu kenapa, dalam kondisi apapun, orangtua sangat dianjurkan untuk mencermati pola asuh yang hendak diterapkan dalam proses tumbuh kembang si Kecil.

Saat anak dibesarkan dalam sebuah kondisi keluarga, di mana Mama berperan sebagai orangtua tunggal, keadaan ini tentu akan menumbuhkan kesadaran bagi si Kecil untuk mempertanyakan sosok Papa yang hilang.

Untuk itu, Mama diharapkan mengasuh si Kecil dengan pola asuh yang disertai pendekatan yang terbuka satu sama lain.

Hal ini meliputi kejujuran mengenai kepergiaan Papa. Dengan komunikasi yang baik, anak akan tumbuh rasa pengertian, di mana Mama dianjurkan untuk turut menerapkan nilai cinta kasih dan perhatian kepada si Kecil.

Hal ini akan memberi dampak positif yang efektif. Pola asuh seperti ini akan membangun sikap dan perasaan si Kecil yang mampu mengucap syukur dan bahagia dengan cukup memiliki Mama sebagai satu-satunya orangtua yang bertanggung jawab atas kehidupannya.

2. Atur keuangan dengan menabung

2. Atur keuangan menabung
Unsplash/Fabian Blank

Bukan hanya pola asuh yang tepat saja yang harus diperhatikan oleh Mama sebagai single parent, keberlangsungan hidup si Kecil ke depannya tentu merupakan hal yang harus dianggap penting.

Hal ini akan sangat memengaruhi kondisi kesehatan fisik serta masa depannya yang gemilang, sebagaimana yang Mama impikan. Untuk mewujudkannya, kebutuhan financial menjadi kunci utama untuk hal itu.

Mama sangat ditekankan untuk mampu mengolah keuangan dengan sangat baik. Melakukan perencanaan keuangan dengan cara menabung adalah opsi terbaik yang harus dilakukan oleh Mama sebagai orangtua tunggal

Mama dapat menyiapkan satu buku keuangan sebagai catatan dari perencanaan keuangan yang meliputi pendapatan dan pengeluaran.

Untuk pengeluaran itu sendiri, pastikan Mama dapat memilah jumlah uang untuk setiap keperluan dengan sangat terencana, seperti mengutamakan jumlah uang untuk kebutuhan yang menjadi prioritas sekarang dan sisanya, tabunglah untuk prioritas mendatang.

Dengan cara ini, Mama tidak akan menghadapi krisis ekonomi saat membesarkan si Kecil.

3. Siapkan kebutuhan si Kecil dengan terencana

3. Siapkan kebutuhan si Kecil terencana
Pixabay/Terovesalainen

Dalam memilih setiap jumlah uang pengeluaran yang menjadi tanggung jawab Mama, Mama tentu harus mengetahui betul kebutuhan apa saja yang sangat dibutuhkan.

Oleh sebab itu, Mama disarankan untuk turut menyiapkan daftar kebutuhan si Kecil dan memilah-milah kembali mana yang menjadi prioritas dan mana yang bukan.

Tentu, Mama dianjurkan untuk melakukannya dalam rentang waktu tertentu, seperti satu minggu atau satu bulan.

Perencanaan ini akan menjamin keadaan Mama dan si Kecil yang membuat kondisi stabil dalam rentang waktu tersebut.

Jadi, Mama tidak akan repot-repot atau merasa cemas memikirkan keperluan anak yang dibutuhkan setiap harinya.

Bayangkan, memiliki perencanaan tepat yang bisa membuat Mama fokus membangun hubungan dengan si Kecil dalam rentang waktu tertentu, sangat melegakan, bukan?

Editors' Picks

4. Tentukan pekerjaan yang sesuai

4. Tentukan pekerjaan sesuai
bcgsearch.com

Dalam menunjang kondisi keuangan yang berperan penting untuk melengkapi kebutuhan serta keberlangsung hidup si Kecil, Mama tentu tidak bisa menutup fakta bahwa Mama sebenarnya membutuhkan pekerjaan.

Sebagai orangtua tunggal, Mama haruslah siap untuk melakukan peran Mama sebagai seorang Mama sekaligus Papa yang mencari nafkah.

Memang terasa sedikit memberatkan dan kami pun mengerti. Melalui sebuah perencanaan yang tepat, Mama sebenarnya dapat bekerja sambil membesarkan anak dengan lega.

Mumpung anak masih berusia dini, Mama dapat mencari pekerjaan di waktu senggang Mama melalui gadgets ataupun handphone.

Pilihan yang bijak jika Mama fokus mencari jenis pekerjaan dengan jam kerja yang tidak berlebihan, seperti profesi guru yang mengikuti jam sekolah anak atau freelance writer yang mengikuti jam Mama setiap harinya.

Jangan lupa, cermati jumlah pendapatan yang akan Mama terima dan sesuaikan dengan kebutuhan keuangan si Kecil.

Saat anak sudah beranjak besar, tentukan kapan Mama bisa mulai mampu bekerja ditempat yang lebih banyak memakan waktu.

Disarankan untuk memulai bekerja saat anak hendak masuk sekolah dan beraktifitas, bukan saat anak  masih dalam usia yang membutuhkan peran Mama secara penuh.

5. Atur jadwal sehari-hari

5. Atur jadwal sehari-hari
mommyish.com

Sebagai orangtua tunggal, Mama harus mampu membagi waktu pribadi Mama dengan waktu si Kecil yang pastinya sangat membutuhkan peran Mama. Apalagi, jika Mama sudah mulai disibukkan dengan pekerjaan yang bermanfaat untuk menjaga kondisi keuangan keluarga kecil Mama.

Disarankan, Mama memiliki sebuah buku agenda atau aplikasi reminder yang menjadi dasar dari pengaturan jadwal sehari-hari Mama. Hal ini akan memudahkan Mama untuk selalu berada di tempat dan waktu yang dibutuhkan oleh si Kecil.

Dengan kata lain, Mama tidak akan melewatkan hari-hari penting si Kecil serta waktu kebersamaan Mama dengannya.

Pengaturan jadwal yang cermat akan membuat Mama mampu melakukan setiap kewajiban Mama sebagai orangtua tunggal.

6. Cari tempat penitipan anak yang terpercaya

6. Cari tempat penitipan anak terpercaya
parenting.com

Untuk memastikan si Kecil tidak akan merasa kesepian saat Mama harus melakukan tanggung jawab Mama lainnya, seperti mencari nafkah, Mama dapat menitipkan si Kecil ke tempat penitipan anak atau daycare yang terpercaya.

Sebelum menitipkan si Kecil pada daycare, Mama perlu memastikan tempat penitipan anak bisa dipercaya dengan meneliti terlebih dahulu setiap latar belakang dan reputasi dari tempat tersebut.

Jika menurut Mama, daycare kurang cocok untuk menitipkan anak selama Mama bekerja, tidak ada salahnya melibatkan keluarga dekat seperti Oma dan Opa atau saudara terkedat Mama lainnya.

Justru, menitipkan si Kecil pada orang-orang terdekat yang merupakan keluarga adalah pilihan terbaik di atas segalanya.

7. Variasikan aktifitas anak

7. Variasikan aktifitas anak
Pixabay/leoleobobeo

Last but not least, memberikan aktifitas yang beragam dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak dapat menjadi opsi terbaik yang mampu menjaga suasana hatinya. Mama harus menyesuaikannya dengan minatnya sekaligus kebutuhan anak itu sendiri.

Sebagai contoh, anak  sangat suka musik, maka Mama dapat memasukkannya ke kursus musik yang disukainya, di mana hal ini akan turut meningkatkan kemampuannya dalam bermusik.

Hal ini akan menciptakan semangat baru bagi anak sehingga ia akan bertumbuh dengan bahagia layaknya anak-anak lainnya yang dibesarkan oleh Papa dan Mama.

Aktifitas yang beragam dapat mengalihkan pola pikir serta perasaannya dari keadaan dirinya dibesarkan oleh Mama sebagai orangtua tunggal ke hal-hal yang ia sukai.

Ini merupakan salah satu perencanaan mediasi terbaik bagi anak. Tentu, waktu bersama Mama merupakan prioritas utama di atas segalanya ya, Ma.

Agar Mama dapat sukses menjalani hari-hari bahagia bersama anak sebagai orangtua tunggal yang kuat, Mama disarankan untuk mengikut rencana di atas.

Ingat, segala sesuatu selalu ada jalan keluarnya. Mama tentu bisa menghadapi hal ini seorang diri. Good luck, Ma!

Baca juga: Pentingnya Keterlibatan Orangtua Saat Menemani Anak Bermain