Orangtua Wajib Tahu, Tips Memenuhi Nutrisi Anak saat Puasa Ramadan

Tak sekedar memberikan makan dan minum, penuhi juga nutrisinya ya, Ma!

19 April 2021

Orangtua Wajib Tahu, Tips Memenuhi Nutrisi Anak saat Puasa Ramadan
Pexels/Gabby K

Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah bagi umat Muslim. Di bulan ini pula umat Muslim diperintahkan untuk menjalankan ibadah puasa yang hukumnya wajib dilakukan.

Namun, bagi anak yang belum memasuki usia balikh, anak-anak belum diwajibkan berpuasa kok, Ma. Hanya saja, Mama sudah bisa melatih mereka berpuasa sejak dini agar kelak terbiasa.

Melatih anak berpuasa bukan hanya sekedar mengajarkan mereka untuk menahan haus dan lapar saja, tetapi juga mengendalikan emosi, serta memenuhi kebutuhan harian mereka saat berpuasa.

Terlebih bagi anak usia 5 tahun ke atas yang baru diajarkan berpuasa, usia ini masih menjadi masa krusial mereka, di mana anak masih terus mengalami tumbuh kembangnya. Sehingga, sebagai orangtua kita perlu memerhatikan asupan nutrisi anak agar tumbuh kembangnya tetap terjaga meski sedang berpuasa.

Melalui Instagram Live bersama Popmama Talk dengan tema “Memenuhi Asupan Nutrisi Anak Selama Puasa” pada Sabtu (17/04), Vany Gustianzly, S.Tr.Gz, selaku Ahli Gizi Puskesmas Pondok Betung menyebutkan, "Sekarang ini, Ma, udah nggak ada lagi tuh yang namanya 4 sehat 5 sempurna. Tapi ternyata, sekarang gizi seimbang, atau yang kita sebut itu 'isi piringku'."

Maksudnya adalah, dalam piring anak selama menjalani puasa juga tetap diperlukan asupan nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan cairan.

Sehingga kebutuhan tersebut tetap harus Mama perhatikan saat mengajarkan anak berpuasa, Ma.

Agar anak mama tetap kuat dan semangat menjalani ibadah puasanya, yuk simak rangkuman yang telah Popmama.com siapkan terkait nutrisi penting untuk anak selama menjalani puasa berikut ini.

1. Harus berikan anak gizi seimbang

1. Harus berikan anak gizi seimbang
Freepik/Master1305

Jika dahulu kita mengetahui gizi seimbang dengan mengonsumsi 4 sehat 5 sempurna, namun ternyata saat ini tagline tersebut sudah berubah sesuai dengan kebutuhan dikehidupan saat ini, Ma.

Sehingga yang dimaksud gizi siimbang sekarang adalah di mana orangtua dapat memenuhi isi piring anak dengan makanan bernutrisi mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan cairan.

Meski anak-anak maupun orang dewasa membutuhkan makanan seimbang yang lengkap dalam sekali makan. "Cuman bedanya kan memang anak-anak tuh masih butuh protein ya, karena kan masih masa pertumbuhan," jelas Vany.

Editors' Picks

2. Penuhi sekitar 1500 ml cairan harian

2. Penuhi sekitar 1500 ml cairan harian
Freepik

Hal terpenting yang sering kali terlupakan saat memenuhi nutrisi harian anak adalah memenuhi kebutuhan cairan. Terlebih saat berpuasa yang akan membuat tubuh anak kehilangan cairan dalam tubuhnya.

Itulah mengapa penting bagi orangtua memenuhi cairan tubuh anak. 

Untuk anak usia 5 tahun ke atas yang baru diajarkan berpuasa, Vany menyebutkan bahwa kebutuhan cairan anak pada usia ini kurang lebih sekitar 1500 ml per hari.

Memenuhinya pun nggak hanya dari air putih saja, Ma, tetapi bisa beragam. Mulai dari makanan berkuah seperti sayur, hingga susu.

3. Bisa diimbangi dengan camilan sehat

3. Bisa diimbangi camilan sehat
Freepik/pressfoto

Anak-anak umumnya gemar mengonsumsi camilan. Tak sedikit pula anak-anak yang lebih memilih mengonsumsi camilan dibanding dengan makanan berat yang jauh lebih mereka butuhkan.

Namun ketika berpuasa, waktu anak untuk mengonsumsi camilan pun menjadi terbatas, Ma. Mama bisa memberikannya 1-2 jam setelah berbuka dan setelah dierikan makanan berat yang bergizi seimbang.

Pastinya camilan yang bisa Mama berikan juga herus diperhatikan ya, Ma. Mama bisa memberikan camilan sehat yang tetap bernutrisi seperti membuat nugget, stik kentang, kroket, dan lain sebagainya.

4. Perhatikan makanan minuman yang perlu dihindari

4. Perhatikan makanan minuman perlu dihindari
Freepik/Master1305

Saat anak berpuasa, Mama juga perlu memerhatikan makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya dihindari agar anak tetap kuat dan semangat menjalani puasanya.

Vany menjelaskan, Mama sebaiknya menghindari pemberian makanan yang mengandung gas karena dapat memicu asam lambung anak menjadi meningkat. Hindari juga makanan pedas yang dapat membuat pencernaan anak lebih sensitif saat berpuasa.

Selain itu, sebaiknya konsumsi teh juga perlu diperhatikan ya, Ma. Vany menyebutkan untuk tidak membarengi pemberian teh dengan makanan. Hal ini karena dalam teh terdapat kandungan tanin yang bisa menghambat penyerapan zat besi yang ada dalam tubuh.

Ketika penyerapan zat besi tidak terpenuhi tubuh, anak pun bisa alami anemia atau rendahnya kadar hemoglobin dalam darah anak yang dapat membuat anak tidak optimal menjalani puasanya.

5. Penuhi protein dan vitamin untuk bantu tingkatkan imun tubuh

5. Penuhi protein vitamin bantu tingkatkan imun tubuh
Freepik/Master1305

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, protein sangat berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Sehingga sebagai orangtua, kita perlu memerhatikan asupan protein anak agar tetap seimbang.

Tak hanya sebagai pertumbuhan, Vany menyebutkan bahwa protein juga bisa meningkatkan fungsi iimunnitas tubuh anak, Ma. Itulah mengapa pemberian protein pada anak menjadi sangat penting, terlebih saat menjalani ibadah puasa di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Selain protein, vitamin dan mineral pun juga perlu dipenuhi, Ma. Salah satunya vitamin C yang akan membantu mencegah peradangan pada tubuh anak, serta probiotik dan prebiotik untuk kesehatan pencernaan anak.

Nah, itulah beberapa tips yang perlu Mama ketahui dalam memenuhi nutrisi anak saat berpuasa. Terlebih di kondisi seperti sekarang ini, Ma, kebutuhan nutrisi anak harus tetap terjaga agar imun tubuhnya pun tetap kuat dan sehat.

Semoga informasinya bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa bersama anak di rumah ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.