Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Pentingnya Memilih dan Menyediakan Mainan yang Aman untuk Anak
Pexels/JaxieJia
  • Beredar viral anak bermain dengan cara berbahaya jadi pengingat pentingnya memilih mainan yang aman agar terhindar dari cedera serius.

  • Mainan harus sesuai usia, bebas bahan berbahaya, dan tidak mudah rusak untuk menjaga keamanan serta kesehatan anak saat bermain.

  • Pemilihan mainan yang tepat membantu tumbuh kembang optimal, mengajarkan aturan bermain aman, dan memberi ketenangan bagi orangtua.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, sempat beredar video anak-anak yang sedang bermain dengan cara yang cukup berbahaya. Dalam video tersebut, satu anak berdiri di atas bola, sementara temannya menendang bola itu.

Alhasil, anak yang berdiri langsung jatuh terduduk cukup keras. Situasi seperti ini bukan sekadar “jatuh biasa”, Ma kalau sampai mengenai tulang ekor, risikonya bisa serius dan menimbulkan cedera yang tidak ringan.

Kejadian ini jadi pengingat bahwa memilih mainan untuk anak tidak bisa asal. Selain seru, faktor keamanan tetap harus jadi prioritas utama agar anak bisa bermain dengan aman dan nyaman.

Berikut Popmama.com rangkum 7 alasan pentingnya memilih dan menyediakan mainan yang aman untuk anak:

1. Keamanan Anak Tetap Terjaga

Pexels/JaxieJia

Keamanan adalah alasan utama, Ma.
Setiap mainan biasanya sudah memiliki klasifikasi usia yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Mainan yang tidak sesuai bisa meningkatkan risiko cedera, mulai dari terjatuh, terjepit, hingga tersedak.

2. Menjaga Kesehatan Anak

Pexels/cottonbrostudio

Mainan yang aman juga berkaitan dengan kesehatan.

Pilih mainan yang bebas bahan berbahaya, tidak beracun, dan tidak mudah rusak. Mainan berkualitas buruk bisa mengandung zat kimia berbahaya atau serpihan kecil yang berisiko tertelan anak.

3. Mengurangi Risiko Cedera Serius

Pexels/cottonbrostudio

Mainan yang tidak tepat atau digunakan dengan cara yang salah bisa menyebabkan cedera serius, seperti benturan keras, keseleo, bahkan cedera tulang.

Contohnya seperti bermain bola dengan cara yang tidak aman tadi, tanpa pengawasan dan pemahaman, risiko jatuh jadi lebih besar.

4. Mendukung Tumbuh Kembang yang Optimal

Pexels/Vikaglitter

Mainan yang sesuai usia membantu anak berkembang secara fisik, kognitif, dan emosional.

Sebaliknya, mainan yang terlalu sulit atau tidak sesuai justru bisa membuat anak frustrasi atau bermain dengan cara yang berisiko.

5. Mengajarkan Anak Bermain dengan Aman

Pexels/vilaglitter

Dengan memilih mainan yang tepat, Mama juga bisa sekaligus mengajarkan aturan bermain yang aman.

Anak jadi belajar mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bermain.

6. Membantu Anak Lebih Fokus dan Nyaman

Pexels/ronlach

Mainan yang aman dan sesuai usia membuat anak lebih nyaman saat bermain.

Anak bisa fokus mengeksplorasi tanpa harus menghadapi risiko yang membuatnya takut atau cedera.

7. Memberikan Rasa Tenang untuk Orangtua

Pexels/kindelmedia

Saat Mama sudah memastikan mainan yang digunakan aman, tentu hati jadi lebih tenang.
Pengawasan tetap penting, tapi setidaknya risiko bahaya bisa diminimalkan sejak awal.

Jadi, sebelum memberikan mainan ke si Kecil, pastikan Mama sudah mengecek keamanan, kualitas, dan kesesuaiannya dengan usia anak, ya. Karena bermain seharusnya jadi momen menyenangkan bukan malah berujung cedera.

Editorial Team