Menjadi orangtua sejatinya adalah proses yang tak mudah. Memenuhi kebutuhan jasmani hingga menjaga kebutuhan emosional tumbuh kembang anak merupakan salah satu hal penting yang tak luput dari tanggung jawab Mama sebagai orangtua.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari situasi tak terduga kerap kali terjadi baik rasa lelah, frustrasi, hingga amarah yang meledak hebat. Luapan emosi yang tidak terkontrol dinilai dapat berdampak buruk dan mengganggu kondisi psikis anak.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa anak yang sering terpapar amarah orangtua berisiko mengalami kecemasan hingga kesulitan mengelola emosi. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memiliki strategi menahan amarah agar komunikasi dengan anak dapat tetap terjaga secara sehat.
Untuk memahami tips ini secara lebih mendalam, berikut ini Popmama.com telah merangkum 10 tips menahan amarah di depan anak yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Disimak, ya!
