Di Balik Rasanya yang Enak, Ini 5 Manfaat Lobster untuk Kesehatan Anak

Lobster memiliki kandungan yang baik untuk si Kecil terutama bagi mereka yang mengalami ADHD

19 Februari 2021

Di Balik Rasa Enak, Ini 5 Manfaat Lobster Kesehatan Anak
Freepik/timolina

Lobster adalah makanan laut yang rupanya mirip udang dalam ukuran besar dengan kepala yang lebih besar dan panjang dan cangkang yang lebih keras.

Setelah dimasak, warna lobster yang semula keabuan akan menjadi kemerahan sama seperti udang. Berat lobster bervariasi, ada yang 200 gram per ekor bahkan bisa mencapai lebih dari 1 kg per ekor.

Seperti jenis lobster mutiara, beratnya bisa mencapai 1,2 kg per ekor. Wah, makan 1 ekor saja bisa untuk sekeluarga ya Ma.

Lobster memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Meski dianggap sebagai makanan mahal, lobster memiliki peminatnya tersendiri karena rasanya yang enak dan kandungan omeganya tinggi. 

Kandungan Lobster yang Menyehatkan

Melansir dari laman medicalnewstoday.com kandungan 145 gram lobster memberikan beraneka gizi sebagai berikut:

  • 129 kalori
  • 1,25 g lemak
  • 0 g karbohidrat
  • 27,55 g protein
  • 3% AKG zat besi
  • 3%  AKG vitamin A
  • 9% AKG kalsium

Selain kandungan tersebut, juga masih ada selenium, fosfor, zinc, magnesium, tembaga, zat besi, vitamin B12, vitamin E dan asam lemak omega 3.

Berikut Popmama.com telah merangkum manfaat lobster untuk kesehatan anak dan tumbuh kembangnya.

1. Menyehatkan otak anak

1. Menyehatkan otak anak
Freepik/benzolx

Lobster baik untuk diberikan pada anak balita karena dapat mendukung kerja otak anak di usia 5 tahun pertama. Kandungan kolin dan vitamin B12 yang aa pada lobster menjadi nutrisi penting bagi otak anak.

Melansir laman kesmas.kemkes.go.id disebutkan bahwa Fungsi otak tergantung pada banyaknya sel otak dan percabangannya, banyaknya neurotransmitter atau zat yang mengaktifkan synaps (hubungan antar sel syaraf), dan kualitas mielin (zat yang melapisi dan mendukung transmisi saraf) atau selubung sel syaraf.

Kolin dapat membantu terbentuknya neurotransmitter pada otak anak. Lalu vitamin B12 dapat membantu menjaga fungsi mielin.

Editors' Picks

2. Baik untuk kesehatan tulang

2. Baik kesehatan tulang
Freepik/mrshirapol

Agar kondisi tulang anak tumbuh dengan kuat dan prima, Mama bisa membantunya dengan mendapatkan manfaat lobster yang kaya fosfor dan kalsium alami.

Kedua kandungan mineral tersebut bisa menjaga kepadatan tulang si Kecil. Aktivitas anak kadang berbahaya bagi dirinya, dengan memiliki tulang yang kuat anak bisa beraktivitas lebih bebas sehingga tumbuh kembangnya juga semakin optimal.

Manfaat kandungan lobster yang juga perlu diketahui yaitu adanya kalsium untuk mendukung kesehatan saraf dan fosfor baik untuk menutrisi bagian membran sel tubuh.

3. Mengatasi anemia

3. Mengatasi anemia
Freepik/Jcomp

Tembaga dan zat besi di dalam lobster bisa membantu mengatasi anemia pada anak karena menjaga sel darah merah dalam tubuh.

Anemia terjadi jika kebutuhan tembaga tidak tercukupi, akibatnya sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Lobster bisa jadi pilihan untuk mengatasi ini karena mengandung tembaga tertinggi dibandingkan makanan sejenis lainnya.

4. Mencegah penyakit tiroid pada anak

4. Mencegah penyakit tiroid anak
Freepik/benzolx

Selenium memiliki kualitas yang baik dan menjadikannya komponen penting dari fungsi tiroid yang sehat. Ini berfungsi sebagai antioksidan dan juga membantu tiroid menyerap dan memetabolisme hormon.

Disebutkan dalam medicalnewstoday.com, sebuah meta-analisis telah menunjukkan bahwa mereka dengan penyakit tiroid yang mengalami kekurangan selenium mencatat manfaat ketika meningkatkan asupan selenium mereka, termasuk peningkatan kesejahteraan umum, peningkatan suasana hati, dan peningkatan fungsi tiroid. Lobster adalah sumber selenium yang baik.

5. Menurunkan tingkat agresi pada anak

5. Menurunkan tingkat agresi anak
Freepik/lifeforstock

Kandungan dalam lobster bisa memberi manfaat pada kesehatan mental anak. 

Menurut National Institute on Alcohol and Abuse and Alcoholism (NIAAA) dari National Institutes of Health di Bethesda, MD, asam lemak omega 3 juga telah terbukti menurunkan agresi, impulsif dan depresi pada orang dewasa.

Jika dikonsumsi sesuai kebutuhan, maka juga bisa memberi manfaat baik bagi anak-anak.

Sementara itu, kekurangan selenium pada anak-anak juga merupakan faktor lingkungan yang mungkin menyebabkan gangguan attention-deficit hyperactivity (ADHD). Memastikan bahwa seorang anak mengonsumsi cukup selenium dapat membantu mengurangi risiko ADHD.

Itulah beberapa manfaat lobster untuk kesehatan anak-anak. Mama bisa jadikan lobster sebagai salah satu menu untuk si Kecil untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Namun ingat, makan lobster terlalu banyak juga bisa meningkatkan kolesterol.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.