Sering Dibilang Centil, Bolehkan Anak Merias Diri Sejak Kecil?

Selama pandemi, anak mungkin bosan. Merias diri bisa jadi solusi menghilangkan kebosanan

2 November 2020

Sering Dibilang Centil, Bolehkan Anak Merias Diri Sejak Kecil
Doc. Amara
Ilustrasi

Pernahkah Mama merasa khawatir, di usia yang masih sangat kecil ternyata anak sudah suka merias diri. Anak mulanya menggunakan makeup milik sang Mama, sampai akhirnya meminta dibelikan khusus untuk dirinya.

Ada yang pernah mengalami hal ini?

Anak tentu bisa kenal makeup karena melihat orang-orang di sekitarnya mengenakan makeup. Ada kesan yang anak tangkap sehingga mereka tertarik untuk mencobanya.

Inilah yang kemudian membuat anak merasa merias diri adalah hal yang patut dilakukan.

Sayangnya, banyak orang dewasa menganggap anak yang merias diri adalah anak centil. Sebutan demikian bisa saja melekat pada anak.

Dalam hati Mama pasti bertanya-tanya, apakah ini wajar?

Bolehkah anak merias diri sejak masih kecil?

Bolehkah anak merias diri sejak masih kecil
Dok. Denrich Suryadi, M.Psi.,Psikolog

Tenang saja Ma, Denrich Suryadi, M.Psi.,Psikolog melalui acara live streaming bersama Amara Kids Cosmetics menjelaskan bahwa anak ingin merias diri dan berpenampilan menarik adalah hal yang wajar dan sangat alami. 

Terlebih jika anak mama sedang di masa kelompok usia balita sampai taman kanak-kanak. 

Fase usia balita sampai masa pra sekolah adalah waktu yang cepat bagi anak untuk meniru siapapun sosok orang-orang dewasa di sekitarnya. Anak sedang mencari role model untuknya menurut Denrich.

Mereka akan meniru idolanya. Bisa saja sosok yang menjadi idola bagi anak adalah mamanya, guru, kakak perempuan, atau artis kesukaannya.

Untuk itu penting memperkenalkan sosok yang baik di hadapan si Kecil.

Berikut Popmama.com telah merangkum tips agar hobi dandan anak bisa tetap aman dan terbebas dari efek samping yang berbahaya. Disimak yuk, Ma!

Editors' Picks

1. Dampingi si Kecil 

1. Dampingi si Kecil 
Doc. Amara

Selalu dampingi anak mama ketika ia sedang berekplorasi dengan makeup dan skincare apapun. Ketika anak mulai beran mengaplikasikan segara riasan ke tubuhnya, beritahu bagaimana cara memakainya dengan tepat.

Berikan penjelasan juga ke anak perempuan mama jika berdandan bisa membuat Mama tampil rapi, menarik dan serasi. 

Bukan sekadar area wajah saja yang perlu diperhatikan, anak mama juga perlu belajar memadu-padankan penampilannya secara keseluruhan.

2. Gunakan makeup yang aman untuk kulit anak

2. Gunakan makeup aman kulit anak
Freepik

Pilihkan makeup yang aman untuk kulit anak karena kulit mereka yang masih sangat muda memerlukan perhatian khusus.

Kulit sebagian anak cenderung lebih sensitif. Gunakan makeup yang aman dan terbuat dari bahan yang ramah untuk anak. 

Rangkaian yang biasa anak pakai saat merias diri adalah makeup kit yang lengkap, mini lipstik, spray cologne dan nail polish.

Seperti dalam live streaming Amara Kids Cosmetics, disebutkan bahwa produk makeup anak-anak yang dibuat sudah lengkap rangkaiannya dan memiliki ijin edar dari BPOM. 

Selain itu, Mama juga perlu memerhatikan tanggal kadaluarsa yang tertera dalam kemasan. Ini penting untuk mencegah iritasi atau bahaya lainnya pada anak.

3. Mencuci muka setelah makeup

3. Mencuci muka setelah makeup
Unsplash/Colin Hasle

Anak mungkin belum tahu bagaimana cara main makeup yang benar. Mama perlu menjelaskan bahwa mencuci muka setelah mengaplikasikan makeup ke wajah adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Bantu anak mama membersihkan riasan di wajahnya hingga kulitnya kembali seperti semula. Momen kebersamaan ini bisa menjadi bonding time yang ideal bagi Mama dan anak perempuan mama.

Cara membersihkannya mudah, cukup menggunakan air atau baby oil saja. Usap perlahan hingga riasan pudar dan menghilang.

Agar anak lebih mudah memahaminya, sebaiknya Mama juga langsung membersihkan muka setelah memakai riasan wajah saat sepulang bepergian. Anak akan meniru apa yang mereka lihat. 

Bila dicontohkan sambil dipraktikan, maka akan lebih mudah bagi anak mengikutinya.

Itulah tips agar hobi dandan anak bisa tetap aman dan terbebas dari efek samping yang berbahaya. Sederhana tapi bisa meningkatkan kedekatan Mama dengan si Kecil. Selamat mencoba ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.