Dampak Jika Anak Kidal Dipaksa Berlatih Menggunakan Tangan Kanan

Pahami dampaknya, biarkan anak mengembangkan kemampuan alami dirinya

23 September 2021

Dampak Jika Anak Kidal Dipaksa Berlatih Menggunakan Tangan Kanan
Pexels/Yan Krukov

Beberapa budaya dan adat-istiadat mengutamakan penggunaan tangan kanan sebagai tangan yang dianggap baik. Sebetulnya, baik tangan kanan maupun tangan kiri sama-sama tangan yang baik.

Tetapi anggapan tangan kanan sebagai tangan yang lebih sopan digunakan membuat banyak orangtua yang memaksa anaknya yang kidal menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan. 

Lalu, apa dampaknya apabila anak kidal dipaksa menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan? Dan apa penyebab seorang anak menjadi kidal?

Berikut ini Popmama.com merangkum informasi yang penting diketahui para orangtua:

1. Anak kidal, apakah dipengaruhi faktor genetik dan jenis kelamin?

1. Anak kidal, apakah dipengaruhi faktor genetik jenis kelamin
Pexels/Tatiana Syrikova

Para ahli hingga kini masih belum bisa menjawab secara pasti apa yang menyebabkan seorang anak kidal. Tetapi para ahli menduga faktor genetik yang diturunkan orangtua ke anak mempengaruhi mana tangan yang lebih dominan, dilansir dari Better Health.

Di sisi lain, jenis kelamin juga diduga memengaruhi banyaknya anak laki-laki yang menjadi kidal ketimbang anak perempuan karena faktor hormon testosteron.

Editors' Picks

2. Lingkungan janin bertumbuh menyebabkan anak kidal, benarkah?

2. Lingkungan janin bertumbuh menyebabkan anak kidal, benarkah
Freepik/senivpetro

Beberapa peneliti percaya bahwa tangan yang dominan lebih besar dipengaruhi karena faktor lingkungan saat janin bertumbuh. Faktor lingkungan di dalam rahim, termasuk paparan hormon, dapat memengaruhi tangan mana yang lebih dominan pada anak di kemudian hari. 

Teori lain yang berkembang adalah manusia sebetulnya semuanya dilahirkan dengan tangan kanan yang dominan. Tetapi adanya kerusakan pada otak di awal perkembangan janin menyebabkan seorang anak memiliki preferensi kidal. Tetapi teori ini dianggap kontroversial dan belum dianggap kuat dibuktikan

3. Apa dampaknya jika anak kidal dipaksa menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan?

3. Apa dampak jika anak kidal dipaksa menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan
Pexels/cottonbro

Banyak orangtua yang memaksa anak kidal menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan agar 'normal' kembali. Padahal hal ini terkait struktur otak yang berbeda.

Anak kidal lebih banyak menggunakan otak kanan ketika berpikir. Begitu pula sebaliknya dengan anak yang dominan tangan kanannya. Ketika dipaksa menggunakan tangan kanan untuk tangan yang dominan, perkembangan otak anak kidal bisa terhambat.

Tak jarang anak kidal yang dipaksa menggunakan tangan kanan mengalami keterlambatan bicara atau sulit menyerap pelajaran.

4. Tantangan menjadi kidal

4. Tantangan menjadi kidal
Freepik

Karena 90 persen populasi di dunia ini menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan, anak yang kidal mungkin mengalami beberapa masalah yang praktikal, misalnya:

  • Sulit menulis di buku yang dirancang untuk penulis bertangan kanan
  • Anak kidal cenderung menulis dari belakang ke depan, dan hal ini adalah normal
  • Benda-benda sehari-hari, seperti gunting, dirancang untuk digunakan dengan tangan kanan. Tetapi di pasaran kini sudah lebih mudah ditemukan benda-benda untuk anak kidal
  • Alat-alat seperti gergaji bundar bisa berbahaya jika dioperasikan dengan tangan kiri daripada tangan kanan

5. Mengajarkan kepantasan dalam berkehidupan sehari-hari pada anak kidal

5. Mengajarkan kepantasan dalam berkehidupan sehari-hari anak kidal
Pexels/Kampus Production

Di Indonesia, penggunaan tangan kanan memang dianggap lebih hormat ketimbang tangan kiri dalam beraktivitas. Mungkin hal ini terasa sulit pada anak yang kidal karena mereka tidak nyaman menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan dalam beraktivitas. 

Meskipun begitu, orangtua tidak perlu memaksa anak menjadi 'normal' lho, Ma. Anak hanya perlu diajarkan tata krama yang mendasar dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan tangan kanan untuk bersalaman atau mengambil makanan. 

Untuk kegiatan sehari-hari, lebih bijak membiarkan anak menggunakan tangan kirinya yang dominan. Dengan cara ini anak dapat memaksimalkan potensi dan perkembangan otaknya secara alami.

Berikan pemahaman pada anak bahwa menjadi kidal itu unik dan tidak perlu malu karena berbeda dengan teman-teman yang lain.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.