Mengutip dari lama Fox23, Dr. Jeffrey S. Barkin, psikiater klinis dan forensik lulusan Yale University, mengungkapkan bahwa paparan video pendek berlebihan bisa membuat anak mengalami Short Video Addiction (SVA).
Kecanduan ini terjadi karena video pendek memicu pelepasan dopamin dalam waktu singkat, yang membuat anak semakin penasaran dan ketagihan menonton selama berjam-jam.
Akibatnya, anak menjadi tidak mampu menyimak informasi yang lebih panjang dan kompleks karena terbiasa dengan konten instan.
Para ahli juga menemukan bahwa anak yang terpapar video pendek berlebihan menunjukkan peningkatan aktivitas otak di area yang terkait dengan impuls dan pengaturan emosi.
Hal ini tentu bisa mempengaruhi kemampuan anak dalam mengelola perasaannya. Itulah mengapa akhirnya fitur blokir konten durasi pendek ini dirasa sangat memudahkan para orangtua.
Dengan hadirnya fitur-fitur perlindungan ini, Mama dana Papa kini memiliki kendali lebih besar dalam mengawasi aktivitas digital anak, sehingga anak tetap bisa menikmati konten hiburan tanpa mengorbankan perkembangan otak dan kemampuan fokus mereka.