Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Aksesori Sambal ala Liunic Jadi Statement Fashion Baru saat Travelling
Popmama.com/Onic Metheany
  • Kolaborasi Scoot dan seniman visual Martcellia Liunic menghadirkan kampanye 'Sambal si Petualang', terinspirasi dari kebiasaan orang Indonesia membawa sambal saat travelling.
  • Koleksi ini menampilkan aksesori travel handmade dengan desain playful khas Liunic, termasuk pouch berbentuk cabai yang jadi statement piece paling mencuri perhatian.
  • Dengan konsep blind box, pelanggan Scoot bisa menukar koleksi edisi terbatas ini di beberapa bandara Indonesia pada periode 14 Mei hingga 8 Juli 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Buat banyak orang Indonesia, sambal rasanya sudah jadi barang wajib yang harus ikut saat travelling. Kebiasaan sederhana ini ternyata menginspirasi kolaborasi unik antara Scoot dan seniman visual Indonesia, Martcellia Liunic, lewat kampanye “Sambal si Petualang”.

Tak cuma menghadirkan aksesori travel yang playful dan penuh warna, koleksi ini juga terasa sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Mulai dari pouch berbentuk cabai hingga travel pouch bernuansa quirky, semuanya dibuat dengan gaya khas Liunic yang bold dan fun.

Berikut Popmama.com ulas fakta menarik di balik koleksi travel accessories yang sukses mencuri perhatian ini!

1. Liunic merasa konsep “bawa sambal saat travelling” sangat relate dengan dirinya

Popmama.com/Onic Metheany

Bagi Liunic, proyek ini terasa personal karena dirinya memang terbiasa membawa sambal ke mana pun pergi. Menurutnya, makanan tanpa sambal sering terasa kurang lengkap.

“Aku suka sambal, aku selalu bawa-bawa sambal kalau traveling. Jadi aku merasa sangat relate dengan proyek ini,” ujar Liunic saat sesi peluncuran kolaborasi Liunic dengan Scoot pada Kamis (7/5/2026), di Artotel Gelora Senayan Jakarta.

Pihak Scoot pun melihat kebiasaan sederhana ini sebagai sesuatu yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Chief Commercial Officer Scoot, Calvin Chan, mengatakan kampanye ini dibuat untuk menghadirkan rasa familiar bagi pelanggan Indonesia saat bepergian.

“Kampanye Sambal si Petualang merupakan perayaan kekayaan warisan kuliner Indonesia,” ujar Calvin Chan.

2. Pouch berbentuk cabai jadi item paling standout

Dok. Scoot

Salah satu desain yang paling mencuri perhatian adalah Travelling Chilli, pouch berbentuk cabai merah dengan ekspresi playful khas ilustrasi Liunic.

And you can put your sambal sachet in the chili. And it’s so cute,” kata Liunic.

Menurutnya, desain cabai ini terasa seperti statement piece yang langsung menarik perhatian saat digantung di tas.

“Karena itu statement piece banget kan. Jadi orang kayak inget, oh aku bawa sambal ya,” lanjutnya.

Sementara itu, Calvin Chan mengaku memiliki favorit berbeda, yaitu Carry-On Buddy berwarna kuning karena paling merepresentasikan identitas Scoot.

I like it because it’s yellow and it represents Scoot the most,” ujar Calvin Chan.

3. Semua desain dibuat dengan detail handmade

Dok. Scoot

Di balik tampilannya yang fun dan colorful, proses produksi koleksi ini ternyata cukup menantang. Liunic mengungkapkan bahwa desain cabai menjadi item yang paling sulit diwujudkan menjadi bentuk nyata.

“Challenge-nya itu cabe, karena susah bikin cabe dari gambar jadi bentuk asli,” ungkapnya.

Menariknya lagi, aksesori ini dibuat handmade bersama tim Liunic di Jakarta. Mulai dari proses menjahit hingga prototype dilakukan dengan detail tinggi agar hasil akhirnya tetap sesuai dengan desain ilustrasi awal.

Pihak Scoot sendiri mengaku langsung terkesan saat pertama kali melihat prototype koleksi tersebut.

Pihak Scoot sendiri mengaku langsung terkesan saat pertama kali melihat prototype koleksi tersebut.

We were very, very impressed with the designs. They were very cute,” kata Calvin Chan.

4. Liunic diberi kebebasan penuh untuk eksplorasi desain

Dok. Scoot

Liunic mengatakan bahwa proses kreatif koleksi ini terasa menyenangkan karena Scoot memberi ruang eksplorasi yang cukup luas.

“Awalnya cuma brief-nya bikin tentang sambal dong. Tapi they gave us a lot of freedom to explore,” jelas Liunic.

Kebebasan itu membuat hasil akhirnya terasa sangat khas Liunic, mulai dari warna cerah, ilustrasi playful, hingga bentuk aksesori yang quirky dan wearable untuk travelling sehari-hari.

The designs really captured the spirit and essence of this campaign,” ujar tim Scoot dalam sesi jumpa pers peluncuran kampanye.

5. Konsep blind box bikin koleksi ini terasa makin eksklusif

Popmama.com/Onic Metheany

Koleksi “Sambal si Petualang” hadir dalam konsep blind box, sehingga pelanggan tidak bisa memilih desain yang didapatkan. Justru konsep ini membuat pengalaman collecting terasa lebih seru dan penuh kejutan.

Liunic sendiri mengaku semua desain terasa meaningful karena setiap proses pembuatannya memiliki cerita berbeda.

“Buat aku yang paling penting itu semuanya meaningful, karena every process itu beda,” kata Liunic.

Kolaborasi Scoot dan Liunic ini membuktikan kalau aksesori travelling kini nggak cuma soal fungsi, tapi juga bisa menjadi fashion statement yang penuh karakter. Dengan sentuhan budaya Indonesia yang kuat dan desain playful khas Liunic, koleksi ini sukses menghadirkan pengalaman travelling yang terasa lebih personal sekaligus stylish.

Menariknya lagi, koleksi aksesori travel edisi terbatas ini hadir dalam format blind box, sehingga pelanggan akan mendapatkan desain secara acak.

Blind box tersebut bisa ditukarkan oleh pelanggan Scoot di beberapa bandara di Indonesia, mulai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport, hingga Bandara Internasional Kualanamu Medan.

Penukaran dapat dilakukan dengan menunjukkan boarding pass pada periode tertentu, dimulai dari 14 Mei hingga 8 Juli 2026.

Editorial Team