5 Jenis Aroma Parfum Ini Perlu Dihindari saat di Luar Ruangan

Tidak akan lengkap jika keluar rumah tanpa memakai parfum bukan?

26 Oktober 2020

5 Jenis Aroma Parfum Ini Perlu Dihindari saat Luar Ruangan
Pexels/Valeria Boltneva

Faktanya, parfum memang menjadi senjata ampuh membuat tubuh menjadi wangi dan segar sepanjang hari.

Apalagi kini ada banyak jenis parfum dan wewangian yang bisa dipilih di pasaran. 

Dilansir dari Byrdie, parfum aromanya sangat intim. Namun jika tahu jenis wewangian yang kamu sukai, memilihnya menjadi tugas yang lebih mudah. 

Oleh sebab itu, penting untuk memakai aroma yang tepat. Nah, dalam kesempatan kali ini Popmama.com membahas mengenai 5 jenis parfum yang perlu dihindari saat di luar ruangan :

1. Aroma citrus yang kuat bisa sangat menyengat

1. Aroma citrus kuat bisa sangat menyengat
Freepik

Kamu suka memakai parfum dengan aroma jeruk yang segar?

Parfum yang beraroma citrus memang menyegarkan. Namun sebaiknya hindari penggunaannya saat musim panas yang terik.

Jika wewangian jeruk dipakai di luar ruangan, sering kali kurang hangat dan bersahaja. Tentu aroma citrus yang umumnya punya kadar kuat ini bisa menjadi sangat menyengat.

Apalagi kalau kamu menghadiri acara outdoor pada siang hari, parfum dengan aroma citrus sepertinya bukan pilihan yang tepat.

Editors' Picks

2. Aroma lily akan cepat hilang saat menggunakannya di luar ruangan

2. Aroma lily akan cepat hilang saat menggunakan luar ruangan
Pexels/cottonbro

Kamu merasa bingung saat berbelanja parfum?

Jika kamu lebih sering menggunakan parfum di luar ruangan, sebaiknya perlu menghindari parfum dengan aroma lily.

Aroma floral yang sering menjadi favorit perempuan ini memang menenangkan.

Namun ternyata aroma bunga lily adalah salah satu wangi yang disimpulkan kurang cocok untuk dipakai pada acara atau kegiatan untuk outdoor.

Dengan memakainya, kamu akan seperti tidak menggunakan parfum apa pun setelah satu jam berada di luar ruangan. Lebih baik pilih wangi campuran floral dan musk yang lebih kuat wanginya.

3. Aroma rempah-rempah menimbulkan kesan unik dan kuat

3. Aroma rempah-rempah menimbulkan kesan unik kuat
Freepik

Parfum atau wewangian memang tidak bisa dipisahkan dari keseharian baik pria maupun perempuan.

Untuk kamu penyuka wangi parfum rempah-rempah yang berkarakter eksotis dan mewah, sebaiknya tidak memakainya saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

Aroma parfum rempah-rempah yang umumnya digunakan adalah kayu manis, jahe, cengkeh dan lada ini terbilang sangat unik.

Hal itu bisa saja menimbulkan kesan yang sangat kuat, sehingga orang di sebelah kamu belum tentu merasa nyaman.

4. Aroma stroberi terbilang kurang tahan lama

4. Aroma stroberi terbilang kurang tahan lama
Pexels/Andrea Piacquadio

Tinggal di negara tropis, tentu membuat seseorang kerap berkeringat karena tingginya suhu udara.

Oleh karena itu kamu membutuhkan jenis parfum yang tepat untuk menyegarkan tubuh.

Namun parfum dengan aroma fruity seperti stroberi kurang cocok saat digunakan di luar ruangan. Kemungkinan, ketika kamu memilih parfum fruity ini kurang tahan lama selama berkegiatan di outdoor.

Jika ingin pilih aroma campuran fruity, kamu bisa menggunakan campuran floral atau vanila yang lebih tahan lama.

5. Aroma woody bisa sangat pengap untuk orang sekitar

5. Aroma woody bisa sangat pengap orang sekitar
Freepik

Jenis parfum favorit kamu beraroma woody?

Wewangi alami seperti woody biasanya dimiliki oleh parfum unisex, karena cocok digunakan oleh pria maupun perempuan.

Jenis wangi parfum kayu seperti ini menciptakan kesan yang kuat, klasik, dan membuat rileks. Namun sayangnya kurang cocok disemprotkan saat beraktivitas di luar ruangan.

Kebanyakan parfum beraroma kayu dicirikan dengan wewangian alam, sejujurnya hal tersebut bisa sangat pengap dan menyengat untuk orang sekitar.

Sebaiknya gunakan parfum woody yang elegan cocok ketika musim dingin.

Demikianlah kelima jenis parfum yang perlu dihindarkan saat di luar ruangan. Jadi pilihlah parfum sesuai tempat dan aktivitas kamu, ya!

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.