Mengatasi Hiperpigmentasi, Inilah 5 Manfaat Cuka Apel untuk Kecantikan

Ternyata cuka apel memiliki efek antimikroba dan antioksidan, lho!

2 Juli 2021

Mengatasi Hiperpigmentasi, Inilah 5 Manfaat Cuka Apel Kecantikan
Freepik/rawpixel.com

Seolah sedang menjadi primadona, kini cuka apel banyak digunakan banyak orang untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Tak hanya itu, ternyata cuka sari apel juga bisa sebagai perawatan kulit yang alami.

Dilansir dari Healthline, secara tradisional cuka apel dapat mengobati jamur kuku maupun kutil. Cuka apel sendiri memang sudah digunakan lebih dari 2.000 tahun yang lalu.

Artinya, cuka apel memiliki efek antimikroba dan antioksidan yang mampu meredakan berbagai keluhan masalah kulit.

Nah, berikut Popmama.com berikan informasi 5 manfaat cuka apel untuk kecantikan:

1. Membantu mengatasi hiperpigmentasi pada kulit

1. Membantu mengatasi hiperpigmentasi kulit
Freepik/lookstudio

Umumnya, cuaca tertentu dapat memicu munculnya masalah kulit seperti hiperpigmentasi.

Cuka apel pun bisa menghilangkan hiperpigmentasi, yaitu bertanggung jawab dalam pembentukkan melanin yang menghitamkan kulit. 

Dikutip dari Dermcollective, penggunaan cuka sari apel untuk hiperpigmentasi menjadi perawatan yang populer. Ini karena cuka sari apel mengandung asam asetat. 

Ketika dioleskan, asam asetat pada cuka apel akan mengelupas sel-sel kulit mati.

Editors' Picks

2. Menghilangkan sel kulit mati

2. Menghilangkan sel kulit mati
Freepik/mdjaff

Ternyata, cuka sari apel yang mengandung asam malat bisa menjadi exfoliator harian kamu.

Penggunaannya pun dapat membantu menghilangkan lapisan kulit terluar dan mendorong pergantian sel.

Lian Mack, MD dokter kulit bersertifikat menjelaskan kepada Refinery29 bahwa cuka sari apel kaya akan asam malat. Senyawa ini mirip dengan asam alfa-hidroksi dan memiliki efek pengelupasan kulit.

Efek tersebut bisa mengelupas sel-sel kulit mati dan membantu membersihkan kulit wajah, sehingga sel kulit yang baru terus regenerasi.

3. Membunuh bakteri akibat jerawat

3. Membunuh bakteri akibat jerawat
Freepik/katemangostar

Biasanya, salah satu penyebab jerawat adalah bakteri Propionibacterium acnes.

Secara efektif, kandungan asam sitrat dan asam asetat pada cuka apel dapat membunuh bakteri akibat jerawat.

Perlu diketahui, bahwa cuka apel juga membantu menghilangkan sumbatan di pori-pori yang menyebabkan jerawat.

Kamu bisa mengoleskan cuka apel dengan kapas ke kulit yang berjerawat. Diamkan selama 5-20 detik, lalu bilas dengan air dan keringkan.

4. Menyamarkan bekas jerawat di kulit wajah

4. Menyamarkan bekas jerawat kulit wajah
Freepik/diana.grytsku

Penggunaan cuka apel adalah salah satu prosedur medis yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat.

Secara alami, cuka apel yang mengandung zat asam organik akan memberikan efek peeling pada kulit.

Cara kerja zat asam tersebut yakni mengangkat lapisan kulit paling atas, sehingga bisa mempercepat regenerasi sel kulit.

Hasilnya, pigmentasi dan bekas jerawat di kulit wajah menjadi lebih tersamarkan.

5. Meredakan kulit akibat rasa terbakar sinar matahari

5. Meredakan kulit akibat rasa terbakar sinar matahari
Freepik/cookie_studio

Salah satu perawatan kulit akibat sunburn adalah dengan memanfaatkan cuka apel.

Kandungan asam dalam cuka apel dapat meredakan kulit akibat rasa terbakar sinar matahari. Cara kerjanya yakni menenangkan rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu dapat mencampurkan cuka sari apel dan air dingin dalam jumlah yang sama. 

Kemudian rendam handuk ke dalam larutan dan letakkan di atas area kulit. Biarkan handuk sampai kering, lalu lepaskan dengan lembut.

Itulah kelima manfaat cuka apel untuk kecantikan. Tapi ingat, lakukanlah dengan hati-hati. Kamu dapat mengoleskannya sekali sehari menggunakan kapas.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.