Punya Kuku yang Retak dan Mudah Rapuh? Begini 5 Cara Mengatasinya

Jangan malas menggunakan pelembab kuku, ya

7 Juni 2021

Pu Kuku Retak Mudah Rapuh Begini 5 Cara Mengatasinya
Freepik/nikitabuida

Punya kuku yang rapi nan indah menjadi dambaan setiap orang. Agar tampil sempurna, terkadang sebagian perempuan melakukan perawatan kuku.

Sayangnya saat mengalami masalah kuku seperti retak dan mudah rapuh tentunya akan mengganggu kecantikan jari tangan.

Kamu bingung cara menghadapi masalah kuku yang satu ini?

Tak perlu khawatir, Popmama.com akan berikan 5 tips mengatasi kuku yang retak dan rapuh. Yuk, simak ulasannya berikut ini:

1. Berendam dalam air garam

1. Berendam dalam air garam
Freepik/svetikova

Kuku yang retak dan mudah rapuh sangat mengganggu penampilan seseorang.

Bahkan retakan kecil saja bisa menghambat kegiatan sehari-hari. Hal yang bisa kamu lakukan yaitu dengan merendam kuku di dalam air hangat.

Caranya dengan mencampurkan tiga sendok makan garam, lemon, dan air hangat. Setelah itu diamkan selama kurang lebih 15 menit agar bahan-bahan tersebut dapat masuk ke kuku secara sempurna.

Editors' Picks

2. Konsumsi makanan yang mengandung banyak biotin dan vitamin

2. Konsumsi makanan mengandung banyak biotin vitamin
Freepik

Untuk memastikan kuku menjadi lebih baik kondisinya, cara selanjutnya adalah memerhatikan asupan makanan.

Kamu bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak biotin seperti alpukat, almond, gandum, hati, dan telur.

Dengan mengonsumsi makanan biotin maka dapat membantu menguatkan dan menebalkan kuku jarimu.

Bila perlu kamu juga meminum vitamin untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, terutama kesehatan kuku.

Sebab jika kekurangan vitamin A, C, dan kalsium bisa membuat kuku menjadi kering dan rapuh.

Oleh, karenanya pastikan kamu juga mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin setiap harinya.

3. Kurangi frekuensi penggunaan kutek dan kuku palsu

3. Kurangi frekuensi penggunaan kutek kuku palsu
Freepik

Kini banyak produk untuk mempercantik kuku, sebagian perempuan pun menggunakan kutek atau kuku palsu demi menunjang penampilannya.

Sayangnya produk-produk tersebut mengandung bahan kimia berbahaya yang menyebabkan kelembaban kuku alami menjadi berkurang.

Nah, saat kuku mengalami retak dan rapuh sebaiknya hindari dulu pemakaian kutek agar kuku kamu bisa bernapas dan tetap sehat.

Selain itu proses pemasangan dan pelepasan lapisan dari permukaan kuku seperti nail polish, cairan pembersih kuku (aseton), stiker maupun kuku palsu juga bisa merusak dan membuat kuku menjadi kering.

Jadi, kurangi frekuensi produk kecantikan kuku dan biarkan kuku tumbuh secara alami.

4. Memakai pelembab kuku

4. Memakai pelembab kuku
Freepik

Langkah selanjutnya adalah memakai pelembab kuku. Cara ini terbilang cukup efektif untuk memperkuat lapisan kutikula.

Jika punya kuku yang retak dan rapuh, gunakanlah pelembab atau petroleum jelly pada permukaan kuku setelah mandi secara rutin.

Pemakaian krim pelembab kuku bisa mengurangi masalah pada kuku, sehingga membuatnya lebih lembab dan sehat.

Gunakan perawatan ini paling tidak sekali sehari. Biarkan hingga meresap untuk melembabkan dan mencegah kuku menjadi retak atau rapuh.

5. Menggunakan minyak zaitun dan madu

5. Menggunakan minyak zaitun madu
Freepik

Apabila seluruh retakan kuku tumbuh melewati ujung jari, kamu bisa memotongnya. Gunakan gunting kuku untuk memotong tepat di bawah retakan. Setelah itu kikir kuku ke satu arah untuk mencegahnya tersangkut atau terbelah kembali.

Usai memotongnya kamu dapat memakai bahan alami yang bisa dijadikan sebagai pelembab kuku seperti minyak zaitun dan madu.

Kamu cukup mengolesi kuku dengan minyak zaitun dan madu, lalu diamkan kurang lebih 10-15 menit agar kuku menjadi lembab dan sehat. Selanjutnya lakukanlah pemijatan pada jari kuku untuk melancarkan sirkulasi darah dan merangsang pertumbuhan kuku.

Lakukan beberapa kali dalam seminggu untuk mengurangi kerapuhan.

Nah, itulah lima cara tepat merawat kuku yang retak dan rapuh. Mulailah menjaga kesehatan kuku dan hindarkan menggunakan produk kecantikan kuku berbahan kimia berbahaya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.