Mendapatkan tampilan wajah yang bening dan bercahaya alias glass skin tentu menjadi impian banyak perempuan, tidak terkecuali bagi Mama yang sedang dalam masa kehamilan atau menyusui.
Namun, perubahan hormon selama masa ini sering kali membuat kulit terasa lebih kusam atau justru lebih sensitif dari biasanya. Mama mungkin merasa butuh melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati, tapi di sisi lain muncul kekhawatiran apakah prosedur ini aman bagi si Kecil.
Sebenarnya, melakukan eksfoliasi saat hamil dan menyusui itu boleh saja dan bahkan sangat bermanfaat untuk menjaga kulit tetap halus, tampak segar, dan mencegah penyumbatan pori-pori.
Melansir penjelasan dari dermatolog, ritual eksfoliasi berfungsi sebagai tindakan pencegahan untuk menyingkirkan kotoran di permukaan kulit yang sering kali membuat wajah tampak lelah.
Kuncinya adalah memilih metode yang tepat dan bahan yang tidak membahayakan janin maupun bayi.
Walaupun Mama sudah terbiasa dengan produk tertentu sebelum hamil, masa kehamilan bisa membuat reaksi kulit jadi sangat berbeda, seperti lebih mudah merah atau kering.
Oleh karena itu, Mama perlu ekstra hati-hati dan sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter OB-GYN atau dokter kulit sebelum mencoba rutinitas perawatan baru. Penting bagi Mama untuk memahami perbedaan antara metode fisik dan kimia agar bisa mendapatkan kilau alami tanpa risiko kesehatan.
Memahami keinginan Mama untuk tetap tampil glowing secara aman, berikut Popmama.com bagikan tips dan cara melakukan eksfoliasi kulit yang ramah untuk ibu hamil serta menyusui.
