Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Edukasi Glass Skin: Cara Aman Eksfoliasi Kulit saat Hamil & Menyusui
freepik
  • Eksfoliasi saat hamil dan menyusui aman dilakukan asal memilih metode serta bahan yang tepat, dengan konsultasi dokter untuk mencegah risiko pada kulit sensitif dan kesehatan janin.
  • Metode fisik dengan butiran lembut atau enzim buah alami direkomendasikan karena minim iritasi dan tidak melibatkan penyerapan bahan kimia berbahaya ke dalam kulit.
  • Dianjurkan eksfoliasi maksimal sekali tiap dua minggu disertai uji coba produk terlebih dahulu agar kulit tetap sehat, tidak iritasi, dan aman bagi Mama serta si Kecil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mendapatkan tampilan wajah yang bening dan bercahaya alias glass skin tentu menjadi impian banyak perempuan, tidak terkecuali bagi Mama yang sedang dalam masa kehamilan atau menyusui.

Namun, perubahan hormon selama masa ini sering kali membuat kulit terasa lebih kusam atau justru lebih sensitif dari biasanya. Mama mungkin merasa butuh melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati, tapi di sisi lain muncul kekhawatiran apakah prosedur ini aman bagi si Kecil.

Sebenarnya, melakukan eksfoliasi saat hamil dan menyusui itu boleh saja dan bahkan sangat bermanfaat untuk menjaga kulit tetap halus, tampak segar, dan mencegah penyumbatan pori-pori.

Melansir penjelasan dari dermatolog, ritual eksfoliasi berfungsi sebagai tindakan pencegahan untuk menyingkirkan kotoran di permukaan kulit yang sering kali membuat wajah tampak lelah.

Kuncinya adalah memilih metode yang tepat dan bahan yang tidak membahayakan janin maupun bayi.

Walaupun Mama sudah terbiasa dengan produk tertentu sebelum hamil, masa kehamilan bisa membuat reaksi kulit jadi sangat berbeda, seperti lebih mudah merah atau kering.

Oleh karena itu, Mama perlu ekstra hati-hati dan sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter OB-GYN atau dokter kulit sebelum mencoba rutinitas perawatan baru. Penting bagi Mama untuk memahami perbedaan antara metode fisik dan kimia agar bisa mendapatkan kilau alami tanpa risiko kesehatan.

Memahami keinginan Mama untuk tetap tampil glowing secara aman, berikut Popmama.com bagikan tips dan cara melakukan eksfoliasi kulit yang ramah untuk ibu hamil serta menyusui.

1. Memahami perbedaan eksfoliasi fisik dan kimiawi

freepik

Eksfoliasi fisik adalah metode yang menggunakan alat atau butiran kasar untuk mengangkat sel kulit mati secara mekanis di lapisan atas kulit.

Mama bisa menggunakan alat seperti sikat berbulu kering atau produk scrub yang mengandung butiran halus alami agar kulit terasa lebih halus dan tampak segar.

Metode fisik ini sering dianggap sebagai pilihan yang lebih aman selama kehamilan karena Mama bisa menggunakan sesuatu yang mekanis untuk menghilangkan lapisan sel kulit mati tanpa penyerapan bahan kimia yang dalam.

Di sisi lain, pengelupasan kimiawi mengandalkan bahan topikal seperti asam atau enzim untuk melarutkan sel-sel mati agar lebih mudah lepas tanpa perlu digosok secara manual.

Proses kimiawi ini melibatkan penggunaan bahan yang lebih asam daripada kulit, seperti enzim buah atau larutan asam tertentu yang bekerja melarutkan ikatan sel kulit mati.

Meskipun efektif, Mama harus memastikan bahwa bahan aktif yang digunakan sudah dikonsultasikan dengan dokter karena kulit hamil cenderung lebih reaktif dan sensitif.

Asam yang umum digunakan dalam produk eksfoliasi kimiawi antara lain asam alfa hidroksi (AHA) seperti glikolat dan laktat, serta asam beta hidroksi (BHA) seperti asam salisilat.

Jika Mama berniat menggunakan bahan kimiawi ini, sangat disarankan untuk membicarakannya dengan dokter OB-GYN untuk memastikan keamanan penggunaan dan dosis yang tepat.

Dengan begitu, Mama bisa mendapatkan manfaat penghalusan kulit tanpa perlu khawatir akan efek samping yang belum pernah dialami sebelumnya.

2. Memilih bahan alami yang lembut untuk kulit

freepik

Jika Mama lebih menyukai cara fisik, carilah produk dengan butiran atau bubuk yang teksturnya lembut di kulit agar tidak menyebabkan luka kecil atau iritasi berlebih.

Mama bisa menggunakan partikel alami seperti potongan kenari, bubuk kopi, gula, hingga butiran pasir halus untuk mengangkat kotoran dari permukaan kulit secara efektif.

Bahan-bahan mekanis ini bekerja menghilangkan lapisan sel mati di permukaan tanpa harus menyerap zat kimia yang berpotensi membahayakan janin ke dalam pori-pori Mama.

Selain butiran kasar, Mama juga bisa memanfaatkan enzim buah tertentu sebagai alternatif pengelupasan yang jauh lebih lembut dan minim iritasi.

Bahan yang sering direkomendasikan adalah enzim yang berasal dari buah nanas atau labu untuk menghaluskan permukaan wajah maupun perut hamil Mama. Enzim buah ini bekerja secara kimiawi namun lembut, sehingga cocok bagi Mama yang ingin kulit bersih namun tetap merasa aman dengan bahan alami.

Sebelum berbelanja produk eksfoliasi baru, Mama tetap perlu memeriksa bahan apa yang paling direkomendasikan oleh dokter kulit sesuai kondisi spesifik Mama.

Pengetahuan tentang bahan pengelupas alami ini membantu Mama untuk tetap bisa menjaga ritual kecantikan tanpa rasa was-was selama masa kehamilan. Pilihan bahan yang tepat akan membuat kulit Mama tidak hanya bersih, tapi juga sehat dan siap menyambut kehadiran si Kecil.

3. Perhatikan frekuensi agar kulit tidak iritasi

freepik

Selama masa kehamilan, kulit Mama mengalami banyak perubahan hormonal sehingga sangat disarankan untuk tidak melakukan eksfoliasi secara berlebihan.

Melakukan eksfoliasi yang terlalu sering justru bisa menyebabkan kulit Mama menjadi sangat sensitif, mudah kering, dan timbul kemerahan yang mengganggu kenyamanan. Mama perlu memberikan waktu bagi kulit untuk beristirahat dan beregenerasi secara alami tanpa gangguan berlebih.

Dermatolog menyarankan agar Mama tidak melakukan eksfoliasi lebih dari sekali setiap dua minggu selama masa kehamilan.

Frekuensi yang rendah ini dinilai sudah cukup untuk menjaga kulit tetap bersih tanpa merusak lapisan pelindung alami kulit yang sedang sangat sensitif.

Mengontrol jadwal eksfoliasi adalah bagian penting dari menjaga kesehatan kulit jangka panjang bagi ibu hamil maupun menyusui.

Ingatlah bahwa tujuan utama dari ritual ini adalah menjaga kesehatan dan kecerahan kulit, bukan sekadar memaksakan tren kecantikan yang berisiko.

Jika Mama merasa kulit menunjukkan tanda-anda stres seperti rasa perih, segera kurangi frekuensi atau hentikan penggunaan produk sementara waktu dan konsultasikan dengan dokter.

Dengan frekuensi yang tepat, Mama bisa tetap tampil menawan tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan keamanan kulit Mama.

4. Lakukan uji coba terlebih dahulu (patch test)

freepik

Sebelum mengaplikasikan produk eksfoliasi ke seluruh wajah atau tubuh, sangat penting bagi Mama untuk melakukan pengujian pada area kecil kulit terlebih dahulu.

Mama bisa menggosokkan sedikit produk di area lengan bawah, biarkan selama waktu yang disarankan pada kemasan, lalu bersihkan. Perhatikan area tersebut selama beberapa saat untuk melihat apakah ada reaksi buruk seperti kemerahan atau iritasi yang muncul secara mendadak.

Langkah sederhana ini bertujuan untuk mendeteksi dini apakah ada reaksi seperti rasa gatal, panas, atau kemerahan berlebih sebelum Mama menggunakannya secara luas.

Karena kehamilan bisa memicu sensitivitas baru, produk yang dulu Mama anggap aman pun bisa saja memberikan efek samping yang berbeda saat ini. Jangan mengabaikan langkah pencegahan ini demi menghindari iritasi luas yang bisa memicu stres pada tubuh Mama.

Jika muncul reaksi negatif setelah uji coba, sebaiknya segera hentikan penggunaan produk tersebut dan tanyakan saran kepada dokter kulit Mama.

Selalu periksa kembali bahan-bahan yang tertera pada label produk untuk memastikan tidak ada zat yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi janin. Dengan melakukan uji coba, Mama bisa merawat diri dengan perasaan yang lebih tenang dan percaya diri.

Menjaga penampilan agar tetap segar dan bercahaya memang bisa meningkatkan rasa percaya diri Mama selama masa kehamilan dan menyusui.

Namun, ingatlah bahwa kesehatan Mama dan si Kecil adalah yang paling utama, jadi jangan pernah malas untuk mengecek label kandungan produk ya, Ma! Tetaplah bijak dalam memilih perawatan dan jangan ragu untuk berdiskusi dengan tenaga medis profesional demi kenyamanan bersama.

Semangat untuk terus merawat diri ya, Mama! Meski ada batasan tertentu, Mama tetap bisa tampil menawan dan glowing dengan cara yang aman dan penuh kehati-hatian. Stay beautiful and healthy, Ma!

Editorial Team