Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Kesalahan Makeup yang Bikin Pori-Pori Wajah Terlihat Lebih Jelas
Pexels/kaboompics.com
  • Pori-pori tampak lebih jelas bukan hanya karena ukurannya, tetapi juga dipengaruhi teknik aplikasi, pilihan produk makeup, dan kondisi kulit sebelum dirias.

  • Penggunaan foundation atau powder berlebihan, serta complexion terlalu glowing, dapat menumpuk pada tekstur kulit dan membuat pori-pori terlihat lebih menonjol.

  • Persiapan kulit yang bersih dan sesuai kebutuhan, primer secukupnya pada area tertentu, serta alat makeup rutin dicuci membantu mencegah makeup menggumpal dan pori-pori tersumbat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pori-pori yang terlihat jelas terkadang bisa membuat seseorang kurang percaya diri saat menggunakan makeup. Apalagi, jika setelah mengaplikasikan foundation dan bedak, tekstur kulit justru tampak semakin menonjol.

Sebenarnya, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh ukuran pori-pori. Cara mengaplikasikan makeup, pilihan produk, hingga kondisi kulit sebelum merias wajah juga dapat memengaruhi tampilan pori-pori.

Jika ingin mendapatkan hasil complexion yang lebih halus dan natural, ada beberapa kebiasaan makeup yang sebaiknya dihindari. Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa kesalahan makeup yang membuat pori-pori terlihat lebih jelas.

1. Tidak mengaplikasikan primer pada area dengan pori yang terlihat

Pexels/Sora Shimazaki

Primer memang bukan produk yang wajib digunakan oleh semua orang. Namun, jika kamu merasa pori-pori di area hidung atau pipi bagian dalam cukup terlihat, primer bisa menjadi salah satu produk yang membantu menciptakan tampilan kulit lebih halus. 

Kamu bisa memilih primer dengan efek blurring untuk membantu menyamarkan tampilan pori-pori secara sementara. Produk ini dapat memberikan efek permukaan kulit yang lebih rata, sehingga foundation dapat diaplikasikan dengan lebih baik.

Tidak perlu menggunakan primer terlalu banyak. Cukup aplikasikan tipis-tipis pada area yang memiliki pori-pori lebih terlihat, seperti hidung dan bagian dalam pipi. Penggunaan secukupnya juga dapat membantu menjaga hasil makeup tetap terlihat natural.

2. Menggunakan foundation terlalu tebal

Pexels/Darina Belonogova

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa semakin banyak foundation yang digunakan, semakin mudah pula pori-pori tertutupi. Padahal, mengaplikasikan complexion terlalu tebal justru bisa membuat tekstur kulit semakin terlihat. 

Foundation yang menumpuk dapat berkumpul di area bertekstur, termasuk di sekitar pori-pori. Akibatnya, permukaan wajah bisa terlihat berat, tidak merata, bahkan cakey.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih menyatu dengan kulit, sebaiknya aplikasikan foundation dalam lapisan tipis terlebih dahulu. Jika masih membutuhkan coverage tambahan, maka bisa menambahkan sedikit produk hanya pada bagian wajah yang membutuhkan.

3. Memilih complexion dengan hasil yang terlalu glowing

Freepik/freepik

Makeup dengan hasil dewy atau glowing memang dapat membuat wajah terlihat segar dan sehat. Namun, jika diaplikasikan secara berlebihan, kilau pada wajah justru bisa membuat tekstur dan pori-pori tampak lebih menonjol.

Pantulan cahaya dari permukaan kulit yang terlalu berkilau dapat menarik perhatian pada area wajah dengan tekstur tidak rata. Hal ini membuat pori-pori yang sebenarnya tidak terlalu terlihat menjadi lebih mudah diperhatikan.

Jika kamu memiliki masalah dengan pori-pori yang tampak jelas, complexion dengan hasil natural atau soft matte bisa menjadi pilihan. Kamu tetap bisa mendapatkan efek glowing dengan menempatkan highlighter atau produk berkilau hanya pada area wajah yang ingin ditonjolkan. 

4. Membiarkan kulit terlalu berminyak sebelum makeup

Pexels/Kaboompics.com

Kondisi kulit sebelum menggunakan makeup juga berpengaruh terhadap hasil akhir complexion. Kulit yang terlalu berminyak dapat membuat foundation lebih mudah bergeser dan berkumpul di sekitar pori-pori.

Selain membuat makeup lebih cepat luntur, minyak berlebih juga dapat membuat tekstur kulit tampak semakin jelas. Terlebih jika kulit tidak dibersihkan dengan baik sebelum menggunakan produk makeup.

Sebelum merias wajah, pastikan kulit sudah dibersihkan secara lembut dan dipersiapkan dengan produk yang sesuai. Bagi pemilik kulit mudah berminyak, produk berlabel oil-free atau non-comedogenic dapat dipertimbangkan agar complexion terasa lebih nyaman dan tidak mudah menumpuk.

5. Mengabaikan persiapan kulit (skincare) sebelum makeup

Pexels/KATRIN BOLOVTSOVA

Skincare sebelum makeup sering kali dianggap sebagai langkah tambahan, padahal kondisi kulit dapat memengaruhi bagaimana makeup menempel di wajah. 

Kulit yang terlalu kering atau dehidrasi dapat membuat foundation terlihat pecah dan menonjolkan tekstur. Begitu pula dengan kulit yang masih memiliki sisa minyak, kotoran, atau produk skincare yang belum meresap dengan baik. 

Kondisi tersebut dapat membuat makeup lebih mudah menggumpal dan berkumpul di area pori-pori. Karena itu, jangan lupa melakukan persiapan kulit sebelum makeup. 

Bersihkan wajah dengan lembut, gunakan skincare sesuai kebutuhan kulit, lalu berikan waktu agar produk meresap sebelum melanjutkan ke tahap complexion.

6. Mengaplikasikan powder terlalu banyak

Pexels/Kaboompics.com

Bedak memang menjadi salah satu produk andalan untuk mengontrol minyak sekaligus membantu makeup bertahan lebih lama. Namun, penggunaan powder secara berlebihan justru bisa membuat hasil complexion terlihat terlalu kering dan berat.

Lapisan bedak yang menumpuk juga berpotensi membuat tekstur kulit semakin terlihat. Jika diaplikasikan terlalu banyak, complexion bisa tampak cakey, terutama pada area wajah yang memiliki pori-pori atau garis halus.

Daripada mengaplikasikan powder ke seluruh wajah secara tebal, kamu bisa memusatkan penggunaannya pada area yang memang mudah berminyak. 

Saat melakukan touch-up, gunakan blotting paper terlebih dahulu untuk menyerap minyak, kemudian tambahkan bedak tipis-tipis.

7. Tidak rutin membersihkan alat makeup

Pexels/Mateusz Dach

Bukan hanya produk makeup yang perlu diperhatikan, kebersihan alat makeup juga tidak kalah penting. Kuas dan spons yang jarang dicuci dapat menjadi tempat menumpuknya sisa makeup, minyak, kotoran, hingga bakteri.

Ketika alat tersebut kembali digunakan pada wajah, berbagai kotoran yang menempel bisa berpindah ke kulit. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pori-pori tersumbat dan membuat tampilannya semakin terlihat.

Oleh sebab itu, usahakan untuk rutin membersihkan kuas dan spons makeup sesuai frekuensi penggunaannya. Pastikan alat benar-benar kering sebelum disimpan agar tetap bersih dan nyaman digunakan kembali.

Itu dia beberapa kesalahan makeup yang membuat pori-pori terlihat lebih jelas. Dengan menghindari beberapa kebiasaan di atas, makeup bisa terlihat lebih flawless.

Curated For You

Editorial Team

Related Article