TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Wudhu Tanpa Menghapus Makeup, Apakah Hukumnya Sah dalam Islam?

Apakah wudhu tanpa menghapus makeup ibadah tetap sah?

16 Juli 2022

Wudhu Tanpa Menghapus Makeup, Apakah Hukum Sah dalam Islam
Freepik

Bagi sebagian perempuan, makeup sudah menjadi kebutuhan untuk menunjang penampilan sehari-hari. 

Produk kosmetik ini bisa menyamarkan kekurangan pada bagian wajah. Jadi, para kaum Hawa bisa tampil lebih percaya diri. 

Meski demikian, ada beberapa waktu tertentu yang melarang penggunaan make up bagi umat Islam. 

Salah satunya ketika hendak menunaikan salat. Namun, masih ada beberapa perempuan yang tetap berwudhu dengan makeup. 

Lantas, apakah sah jika berwudhu tanpa menghapus makeup? Berikut penjelasan yang telah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber.

Editors' Picks

1. Wudhu sebagai syarat sah untuk menunaikan salat

1. Wudhu sebagai syarat sah menunaikan salat
Pexels/Thirdman

Wudhu merupakan syarat sah didirikannya salat oleh umat Muslim. Ini bertujuan untuk menghilangkan hadas sebelum beribadah.

Perintah untuk wudhu sebelum salat terdapat dalam firman Allah SWT berikut yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bangun untuk (melakukan) salat, basuhlah wajahmu dan lenganmu sampai siku dan usaplah ke atas kepalamu dan basuhlah kakimu sampai mata kaki," (QS Al-Maidah 5:6).

Tanpa berwudhu, salat yang ditunaikan tidak akan diterima Allah SWT. 

Dalam berwudhu, Mama juga harus memerhatikan syarat-syarat sahnya. Apabila wudhu yang dilakukan tidak sah, maka salatnya pun tak akan diterima.

Nah, salah satu syarat sah wudhu ialah tidak ada yang menghalangi air sampai ke anggota wudhu.

Dalam hal ini misalnya, Mama dianjurkan untuk menghapus riasan wajah. Jadi, air wudhu yang dibasuhkan ke anggota wudhu tidak terhalangi makeup.

Hukum berwudhu tanpa menghapus makeup

Hukum berwudhu tanpa menghapus makeup
Pexels/PNW Production

Karena berwudhu tanpa menghapus makeup bisa menglahangi masuknya air ke dalam kulit, maka dapat dikatakan tidak sah.

Wudhu yang tidak sah pun bisa membuat salat yang ditunaikan tidak diterima oleh Allah SWT.

Oleh karenanya, Mama diharuskan untuk menghapus riasan wajah ketika berwudhu sebelum menunaikan salat.

Nabi Muhammad SAW pun bersabda:

“Allah tidak akan menerima sholat tanpa kemurnian (atau kebersihan),” (HR Muslim).

Jadi, usahakan untuk selalu menghapus makeup sebelum berwudhu.

Apabila Mama termasuk individu yang beraktivitas mengenakan makeup sepanjang hari, maka sebaiknya selalu menyediakan produk pembersih. 

Cukup bawa produk pembersih makeup berukuran travel size sehingga lebih praktis, Ma. 

3. Perhatikan jenis riasan yang dikenakan saat berwudhu

3. Perhatikan jenis riasan dikenakan saat berwudhu
Pexels.com/cottonbro

Meskipun hukum berwudhu tanpa menghapus makeup tidak sah, tetapi ada pengecualian tertentu. 

Jika jenis riasan yang digunakan tidak menghalangi masuknya air ke kulit, maka wudhu dengan makeup diperbolehkan.

Misalnya, riasan berupa krim yang biasa menyerap ke dalam kulit atau kohl yang dipakai di bagian bulu mata, wudhunya tetap sah. 

Jadi, sah tidaknya wudhu dengan makeup bisa dilihat dari jenis riasan dan senyawa kimia yang ada di dalamnya. 

Apabila kosmetik Mama bisa menghalangi air untuk masuk ke kulit, seperti makeup waterproof, maka wudhunya tidak sah.

Itu dia penjelasan mengenai hukum sah atau tidaknya wudhu tanpa menghapus makeup. Semoga jawabannya membantu ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk