Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Mengenal The Canopy Room, Destinasi Fashion dengan Konsep Modern
Dok. The Canopy Room

Intinya sih...

  • Pengalaman berbelanja lebih menyenangkan dengan brand terpilih

  • Setiap koleksi memiliki makna dan cerita di balik desainnya

  • Fokus pada kualitas, detail, dan keberlanjutan fashion lokal

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Fashion kini tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga berkaitan dengan cara Mama mengekspresikan gaya hidup dan nilai personal. 

Seiring dengan itu, pengalaman berbelanja pun mengalami perubahan. Banyak Mama yang mulai mencari ruang fashion yang terasa lebih nyaman, relevan, dan memberi konteks lebih dari sekadar membeli pakaian.

The Canopy Room hadir sebagai salah satu destinasi fashion dengan pendekatan modern. Tempat ini menawarkan pengalaman berbelanja yang lebih terarah melalui pilihan brand terpilih yang disajikan dalam satu ruang, dengan suasana yang mendukung eksplorasi gaya secara lebih personal.

Berikut Popmama.com merangkum 7 hal menarik yang bisa Mama temukan di The Canopy Room sebagai destinasi fashion dengan pendekatan modern. Yuk simak berikut ini. 

1. Pengalaman belanja lebih menyenangkan

Popmama.com/Yesica Kirana

The Canopy Room memilih menampilkan brand dan koleksi yang telah melalui proses seleksi. Setiap pilihan tidak hanya dilihat dari sisi visual, tetapi juga mempertimbangkan proses kreatif dan karakter desainnya. 

Pendekatan ini membuat pengalaman berbelanja terasa lebih bermakna, sekaligus membantu Mama memahami konteks di balik setiap koleksi.

2. Setiap koleksi memiliki makna

Popmama.com/Yesica Kirana

Di ruang ini, fashion diperlakukan sebagai bentuk ekspresi kreatif. Koleksi yang ditampilkan membawa latar cerita tentang ide, proses, dan sudut pandang desainer. 

Hal tersebut memberi kesempatan bagi Mama untuk melihat busana bukan hanya sebagai produk, tetapi juga sebagai karya dengan identitas yang jelas.

3. Fokus terhadap kualitas dan detail

Popmama.com/Yesica Kirana

Aspek kualitas dan detail menjadi salah satu hal yang terasa konsisten dalam koleksi yang dihadirkan. 

Mulai dari pemilihan material hingga proses pengerjaan, setiap produk menunjukkan perhatian terhadap kenyamanan dan daya pakai. 

Hal ini membuat fashion yang tersedia lebih relevan untuk digunakan dalam jangka waktu panjang, bukan sekadar tren musiman.

Pendekatan tersebut juga sejalan dengan cara The Canopy Room memandang fashion sebagai bagian dari proses kreatif yang menyeluruh. 

Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia, menjelaskan bahwa ruang ini dibangun dengan fokus pada nilai di balik setiap karya.

“Kami percaya bahwa Indonesia memiliki begitu banyak talenta dengan cerita luar biasa. Melalui The Canopy Room, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjual produk tetapi membangun ekosistem apresiasi terhadap proses kreatif. The Canopy Room hadir sebagai jembatan antara kreator dan komunitas. Kami kurasi setiap brand partner dengan teliti, memastikan nilai keberlanjutan, keaslian, dan keunggulan craftsmanship menjadi fondasi kolaborasi kami. Lebih dari itu, kami berkomitmen menjadi storyteller menerjemahkan visi dan filosofi setiap brand kepada audiens yang tepat, sehingga setiap pembelian menjadi bentuk dukungan terhadap masa depan industri kreatif Indonesia,” ujar Anita Anastasia, Creative Director of The Canopy Room dalam Grand Launch Event di Astha Spac8, Jumat (16/1/2026).

4. Ruang nyaman untuk menikmati fashion

Dok. The Canopy Room

The Canopy Room dirancang sebagai ruangaan yang memberi suasana tenang dan inspiratif.

Tata ruang yang nyaman memungkinkan Mama menikmati proses memilih busana tanpa terburu-buru, sekaligus membuka ruang interaksi dan pertukaran ide secara natural.


5. Menampilkan berbagai karya dari desainer

Dok. The Canopy Room

The Canopy Room menghadirkan karya desainer dari berbagai fase perjalanan kreatif, baik yang sedang berkembang maupun yang telah memiliki identitas kuat. 

Keberagaman ini memberi gambaran yang lebih luas tentang dinamika dunia fashion, sekaligus memperkaya pilihan gaya dalam satu tempat.

6. Menyesuaikan dengan gaya hidup modern

Dok. The Canopy Room

Pilihan fashion yang ditampilkan dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masa kini.

Desainnya cenderung fungsional namun tetap memiliki sentuhan estetika, sehingga mudah dipadukan untuk berbagai aktivitas sehari-hari Mama tanpa kehilangan karakter personal.

7. Bagian dari fashion lokal Indonesia

Popmama.com/Yesica Kirana

Sejumlah brand seperti Renoa, Objects of Bentala, Rona Studio, Dare Label, Isoos Studio, Saint x Sinner, Merlot, dan Aloes turut mengisi ruang ini. 

Kehadiran berbagai label tersebut menghadirkan ragam perspektif desain dalam satu tempat, sekaligus membuka ruang apresiasi terhadap karya fashion lokal yang terus berkembang.

Lebih dari sekadar menghadirkan koleksi, pendekatan ini juga memperlihatkan upaya membangun ekosistem yang saling terhubung antara kreator dan audiens. 

Selain itu, setiap brand memiliki ruang untuk menyampaikan nilai dan identitasnya secara utuh.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia, yang menjelaskan bahwa kehadiran ruang ini diharapkan dapat membuka cara pandang baru dalam menikmati fashion.

“Melalui kehadirannya, The Canopy Room mengajak masyarakat untuk melihat fashion dari perspektif yang lebih intim: sebagai cerita yang hidup, karya yang bermakna, dan identitas yang terus berkembang bersama zaman. Harapan kami, The Canopy Room dapat menjadi rumah bagi kolaborasi yang berkelanjutan dan inspiratif, sebuah ekosistem di mana kreator dan komunitas tumbuh bersama,” ujar Anita saat ditemui di acara yang sama.

Nah, melalui pendekatan dan pengalaman berbelanja yang nyaman, The Canopy Room memberi gambaran tentang bagaimana fashion dapat dinikmati dengan cara yang lebih sesuai.  

Bagi Mama yang ingin mengeksplorasi gaya secara personal sekaligus memahami cerita di balik setiap pilihan busana, ruang seperti ini bisa menjadi referensi menarik untuk memahami perkembangan fashion masa kini.

Editorial Team