6 Penyebab Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Apa Mama pernah melakukan salah satunya?

10 November 2021

6 Penyebab Kuku Rapuh Mudah Patah
Freepik/Racool_studio

Sama halnya seperti kulit, kuku yang kita miliki juga bisa mengalami kerusakan seperti kehilangan kelembapannya sehingga kuku terasa lebih rapuh dan kering. Jangan abaikan kerusakan kuku secara terus menerus karena menganggap bahwa seiring berjalannya waktu kuku akan pulih dari masalah-masalah yang ada.

Daripada menunggu kuku menjadi rusak, bukankah lebih baik untuk mencegah kerusakannya? Tentunya Mama juga perlu mengetahui apa saja penyebab kuku menjadi rapuh dan mudah patah. Oleh karena itu, kali ini Popmama.com  telah merangkum 6 penyebab kuku rapuh dan cara untuk mencegah kerusakan. Yuk, disimak!

1. Kebiasaan menggigit kuku secara terus menerus

1. Kebiasaan menggigit kuku secara terus menerus
Pexels/Kat Smith

Jika Mama memiliki kebiasaan menggigit kuku secara terus menerus karena perasaan gugup atau bosan, tidak hanya membuat kuku menjadi lebih mudah patah, tetapi juga membuat Mama rentan terhadap infeksi.

Air liur merupakan enzim pencernaan yang berfungsi untuk memecah makanan, dengan kebiasaan menggigit kuku maka air liur secara otomatis akan membuat kuku dan kulit kutikula menjadi lebih rapuh.

Untuk mengatasinya, pastikan bahwa kondisi kuku Mama tetap rapi dan juga pendek sehingga akan lebih sulit untuk di gigit sehingga secara perlahan Mama bisa melupakan kebiasaan tersebut.

2. Tidak rutin menggunakan hand cream

2. Tidak rutin menggunakan hand cream
Pexels/Karolina Grabowska

Salah satu fungsi hand cream adalah untuk menjaga kuku menjadi lebih lembap setiap harinya terlebih lagi saat mencuci tangan. Air dapat mengeringkan kulit kutikula dan juga kuku, seperti yang dilansir dalam prevention.com yang akan membuat kuku menjadi lebih rentan pecah, patah, dan retak.

Karena hal itu, jangan sampai Mama melewatkan hand cream agar kuku tetap terjaga kelembapannya dan membuat kuku menjadi lebih kuat. Gunakan hand cream setiap setelah mencuci tangan untuk mengembalikan kelembapan yang hilang.

Editors' Picks

3. Terlalu sering mencuci tangan

3. Terlalu sering mencuci tangan
Pixabay/Zukunftssicherer

Menjaga tangan tetap bersih tentunya adalah salah satu hal yang dapat membuat kuku menjadi lebih sehat. Dengan mencuci tangan akan membantu untuk menghilangkan kotoran yang ada pada kuku, tetapi jika dilakukan secara berlebihan hanya akan membuat kuku menjadi iritasi dan rapuh lho.

Air dapat mengeringkan kulit, sehingga mencuci tangan terlalu sering akan membuat kulit menjadi lebih kering. Mama bisa menggunakan hand cream atau body lotion untuk tetap menjaga tangan lebih lembap.

4. Terlalu sering menggunakan hand sanitizer

4. Terlalu sering menggunakan hand sanitizer
Freepik/goffkein

Sama halnya seperti terlalu sering mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer secara berlebihan juga dapat menyebabkan kuku menjadi rapuh karena kandungan alkohol yang ada di dalamnya.

Meskipun selama pandemic ini mengharuskan kita untuk selalu sedia hand sanitizer agar mempermudah Mama dalam mensterilkan tangan dari kuman dan bakteri, terlalu berlebihan juga ternyata tidak baik.

Untuk mengatasinya, Mama bisa menggunakan tisu basah karena memiliki kandungan alkohol yang lebih rendah dibandingkan dengan hand sanitizer. Namun, jika memang lebih mudah menggunakan hand sanitizer, pastikan untuk menggunakan hand cream setelahnya untuk menyeimbangkan kelembapan.

5. Menggunakan cat kuku terlalu lama

5. Menggunakan cat kuku terlalu lama
Freepik

Cat kuku memang membuat kuku terlihat lebih manis dan menarik, tetapi jika digunakan terlalu lama akan membuat kuku menjadi rapuh. Semua cat kuku mengandung bahan pengering dapat menyerap kelembapan pada kuku meskipun cat kuku telah mengering.

Untuk mengatasinya, lebih baik untuk menghapus cat kuku setelah lima hari penggunaan atau pada saat sebagian besar kuku telah luntur. Setelahnya biarkan kuku beristirahat terlebih dahulu sebelum menggunakan cat kuku kembali.

6. Terlalu banyak menggunakan aseton

6. Terlalu banyak menggunakan aseton
Freepik

Salah satu cara untuk menghapus cat kuku adalah dengan menggunakan aseton karena memiliki kandungan alkohol yang bisa dengan mudahnya memudarkan cat kuku. Namun, Mama harus memperhatikan jumlah penggunaan aseton pada saat melakukan pembersihan pada kuku.

Jika terlalu banyak menggunakan aseton maka kuku akan jadi lebih mudah patah karena kering dan rapuh. Hindari merendam jari-jari ke dalam aseton pada saat ingin menghapus cat kuku, tetapi gunakan kapas sebagai aplikator menghapus cat kuku.

Nah, itulah enam hal yang dapat menyebabkan kuku menjadi tipis dan rapuh sehingga membuatnya lebih mudah patah. Jika ingin menjaga kuku tetap sehat, jangan lakukan hal-hal di atas ya, Ma. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.