5 Penyebab Bibir Pecah dan Kering, Jangan 'Dikupas' Ya, Ma!

Salah satunya sering makan makanan asin, kok bisa?

6 Juli 2021

5 Penyebab Bibir Pecah Kering, Jangan 'Dikupas' Ya, Ma
Freepik/Nnudoo

Secara alami, bibir tidak memiliki kelenjar minyak sehingga akan sulit untuk mempertahankan kelembapan nya. Bibir merupakan salah satu bagian yang lebih sensitif dibandingkan dengan bagian kulit lainnya.

Memiliki bibir yang kering dan mengelupas tentunya bukanlah lah yang diinginkan oleh semua orang, terlebih lagi karena dapat memengaruhi penampilan.

Bibir yang kering dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti salah satunya adalah kekurangan vitamin C.

Tidak hanya itu saja, terdapat beberapa penyebab lainnya yang dapat membuat bibir menjadi kering. Kira-kira ada apa saja, ya? Yuk simak, 5 hal yang dapat menyebabkan bibir kering yang telahPopmama.com rangkum berikut in!

1. Terlalu sering mengonsumsi makanan asin atau pedas

1. Terlalu sering mengonsumsi makanan asin atau pedas
Pexels/Tim Samuel

Jika Mama merupakan penggemar makanan asin atau pedas, bisa jadi inilah penyebab kekeringan yang dialami bibir Mama. Ini bisa menjadi salah satu penyebab bibir pecah-pecah.

Makanan asin, terutama yang memiliki banyak garam di bagian luar dapat memengaruhi kondisi bibir.

Seperti keripik asin atau pedas yang mana bumbunya dapat menempel pada bagian bibir sehingga kandungan garam yang ada dapat menyerap air di dalam bibir. Karena hal itulah, bibir akan mengalami kekeringan dan mengalami iritasi kulit.

Editors' Picks

2. Seringkali menjilat bibir

2. Seringkali menjilat bibir
Freepik/User18526052

Kebiasaan yang satu ini mungkin sering dilakukan tanpa disadari. Ternyata kebiasaan menjilat bibir dapat membuat bibir menjadi lebih kering. Hal ini dikarenakan air liur terdiri dari enzim untuk memecahkan lemak, protein, dan karbohidrat.

Jika merasa bibir kering, jangan membasahi bibir dengan cara menjilat nya untuk membuat bibir terasa lembap dan dingin.

Gunakan pelembap bibir sebagai penggantinya untuk membuatnya menjadi lebih lembap.

3. Terkena paparan sinar matahari

3. Terkena paparan sinar matahari
Freepik/drobotdean

Jika Mama terkena paparan sinar matahari tanpa menggunakan lip balm dengan kandungan SPF, kemungkinan bibir terkelupas akan semakin besar.

Matahari dapat mengambil kelembapan alami yang ada pada bibir dan dapat membuatnya menjadi lebih kering di area yang secara alami sudah lebih kering.

Peradangan yang diakibatkan oleh sengatan sinar matahari dapat membuat bibit mengelupas sel-sel kulit yang berfungsi untuk menjaga kelembapan bibir.

4. Formula lipstick yang digunakan tidak cocok

4. Formula lipstick digunakan tidak cocok
Freepik

Jika mengalami bibir kering dan pecah-pecah pada saat menggunakan lip cream atau produk lipstick lainnya, bisa jadi merupakan salah satu alasannya.

Selain itu, perasaan bibir mengering setelah menggunakan produk lipstick tertentu dapat berarti bahwa Mama tidak cocok dengan produk tersebut.

Formula yang ada di dalam lipstick dapat membuat bibir menjadi kering dan pecah-pecah jika secara terus-menerus digunakan.

Untuk mencegahnya, selalu gunakan lip balm sebelum mengaplikasikan lipstick pada bibir untuk tetap menjaga kelembapan bibir.

5. Penggunaan obat tertentu

5. Penggunaan obat tertentu
Freepik/wirestock

Obat-obat tertentu dapat dengan mudahnya membuat bibir menjadi kering dan juga pecah-pecah. Biasanya obat-obatan yang dapat mengatasi masalah jerawat memiliki efek samping berupa bibir yang kering dan pecah-pecah.

Untuk menghindarinya, coba konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan, apakah penggunaan obat-obat tertentu dapat membuat bibir menjadi kering.

Nah, itulah lima hal yang dapat menyebabkan bibir menjadi kering dan juga pecah-pecah. Baik faktor dari dalam atau faktor dari luar, bibir bisa saja mengalami kekeringan karena secara alami bibir tidak memiliki kelenjar minyak.

Selalu gunakan lip balm untuk membantu menjaga kelembapan yang ada pada bibir agar tetap sehat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.