Hemat dan Praktis! Ini 8 Cara Mengecat Rambut di Rumah

Bisa isi waktu saat karantina di rumah aja!

30 Maret 2020

Hemat Praktis Ini 8 Cara Mengecat Rambut Rumah
Pixabay/Mabel Amber

Saat masa karantina, kita bisa melakukan banyak hal baru yang belum penah dicoba sebelumnya. Salah satunya, mungkin banyak juga yang belum pernah mengecat rambut di rumah.

Jika biasanya melakukan di salon favorit, tak ada salahnya melakukan ini sendiri.

Dilansir dari allure.com, Popmama.com memberikan tips mengecat rambut di rumah. Caranya praktis dan mudah lho!

1. Jangan percaya dengan warna rambut yang ada pada kotak kemasan

1. Jangan percaya warna rambut ada kotak kemasan
Freepik/Racool_studio

Siapa sih yang nggak tertarik ketika melihat kotak kemasan cat rambut? Pastinya bikin kita penasaran, kira-kira cocok nggak ya untuk rambut kita?

"Warna cat selalu berakhir lebih ringan daripada rambut model pada kemasan," kata Dana Ionato dari salon Sally Hershberger Downtown di New York City.

"Pewarna permanen rumahan sangat kuat, lebih kuat dari yang kami gunakan di salon, sehingga mengangkat warna dan membuatnya lebih ringan dari apa yang kamu lihat di kotak kemasan."

Nah, buat Mama yang ingin membeli cat rambut, sebaiknya lihat perkiraan warna rambut pada bagan di bagian atas kotak kemasan. Di situ, menujukkan warna yang akan kita dapatkan dari cat rambut yang akan kita pilih.

2. Beli dua kotak untuk rambut sebahu

2. Beli dua kotak rambut sebahu
Freepik

Jika rambut melewati bahu, atau panjangnya sebahu, gunakan dua kotak dengan warna yang sama untuk memastikan cat rambut cukup.

Pastikan untuk mencampur pewarna dalam gelas atau mangkuk plastik, logam yang akan mengoksidasi pewarna dan menyebabkannya berubah warna.

3. Pertimbangkan tekstur rambut

3. Pertimbangkan tekstur rambut
Pexels/Bennie Lukas Bester

Tekstur rambut sama pentingnya dengan saat mewarnai rambut seperti halnya saat memotongnya.

Rambut kasar, keriting, ikal, atau tidak teratur bisa cepat hitam, sehingga akan terlihat lebih cepat abu-abu, atau sedikit kebiru-biruan setelah pewarnaan.

Beda dengan tekstur rambut halus ke sedang, ini tidak menyerap warna dengan mudah dan akan membuat warna rambut lebih terlihat, artinya pewarna oranye, merah, atau tembaga lebih mudah masuk

Sebaiknyam jika kamu memiliki rambut keriting atau ikal, pilih warna-warna hangat seperti emas, tembaga, perunggu, tetapi sedikit lebih ringan dari warna rambut alami.

Jika rambut halus dan lurus, pilih warna yang lebih dingin (champagne, beige) yang sedikit lebih gelap dari warna alami.

4. Lakukan bagian per bagian

4. Lakukan bagian per bagian
Pexels/Engine Akyurt

Agar lebih merata, lakukan pewarnaan bagian per bagian. Pertama, bagian tengah yang membentang ke belakang kepala dan bagi rambut menjadi empat bagian. Dua di depan telinga dan dua di belakang.

"Jadilah teratur saat melakukan langkah ini," kata Brooke Jordan, kepala hair stylist dengan salon The Bird House di NYC.

Sering kali saat mewarnai rambut, kita nggak membaginya, hal ini membuat ada beberapa helai yang nggak terisi cat. Mencegah hal ini, gunakan klip untuk membuat empat bagian dan kerjakan dari depan ke belakang.

Editors' Picks

5. Tambahkan kondisioner untuk rambut yang kering

5. Tambahkan kondisioner rambut kering
Unsplash/The Creative Exchange

Jika ujung rambut sangat kering, jangan beri pewarna pada ujung rambut. Sebagai gantinya, tiga menit sebelum pengecatan, rambut dibilas dulu ya dengan sampo agar rambut nggak semakin kering.

Tambahkan dua sendok makan kondisioner ke dalam pewarna yang tersisa di botol. Kocok dan oleskan campuran ke ujung rambut.

"Ini mencairkan pewarna tetapi masih memberi kamu sedikit warna dan bonusnya rambut bisa kilau," kata Louis Licari dari Louis Licari Salon di New York City.

6. Jangan memelintir rambut ke atas setelah pewarnaan

6. Jangan memelintir rambut ke atas setelah pewarnaan
Freepik.com/yanalya

Saat selesai mewarnai rambut, jangan pelintir semua rambut lalu membuatnya menjadi sanggul ya, ini nggak akan membuat warna rambut tercampur rata.

Biarkan terurai hingga waktu sesuai dengan anjuran kemasan produk pewarna rambut.

7. Tepuk-tepuk dengan air

7. Tepuk-tepuk air
Freepik/Racool_studio

Sebelum membilas, taburkan sedikit air di kepala dan tepuk-tepuk rambut dengan tangan selama beberapa detik.

Ini mengemulsi pewarna dan memindahkannya ke sekeliling sehingga rambut kamu tidak berakhir dengan garis atau goresan.

8. Bungkus rambut dengan plastik dan handuk panas

8. Bungkus rambut plastik handuk panas
Pexels

Setelah cat rambut mengering, kamu dapat memberikan kondisioner yang bisa melembabkan rambut. Kemudian tutup kepala dengan plastik dan handuk panas serta lembab.

Biarkan selama 20 menit (sepuluh menit, bisa dikeringkan dengan alat pengering rambut), lalu keramas dan tata rambut kamu.

Itulah beberapa cara untuk mengecat rambut di rumah. Bagaimana Ma, apakah Mama lebih suka mengecat rambut di rumah atau tetap ke salon? Tahan dulu ya Ma, sampai pandemik ini berakhir!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.