id.pinterest.com/electricistaima93
Peter Pan collar mendapatkan namanya dari produksi panggung Peter Pan di awal abad ke-20, yang terkenal diperankan oleh Maude Adams, jauh sebelum versi animasinya memasuki budaya pop. Meskipun bentuknya yang bulat melengkapi semangat muda karakter tersebut, desainnya juga berakar pada kepraktisan.
Desainnya yang datar dan dekat dengan leher menawarkan kenyamanan yang lebih besar daripada kerah yang kaku, sehingga sangat cocok untuk para pemain. Berkat awal mula di dunia teater ini, kerah tersebut dengan cepat beralih dari panggung ke pakaian sehari-hari, menjadi bagian penting dalam mode perempuan dan anak-anak di awal tahun 1900-an.
Dari itu, kerah Peter Pan tidak pernah benar-benar menghilang, ia hanya terus berinovasi. Kerah berlekuk diterima sebagai detail yang elegan dalam pakaian formal pertengahan abad ke-20, diolah kembali menjadi ciri khas mode pada tahun 1960-an, dan kemudian diadopsi dengan ironi oleh subkultur riot grrrl dan grunge pada tahun 1990-an.
Pada pertengahan hingga akhir tahun 2000-an, kerah berlekuk muncul kembali sebagai ciri khas gaya indie sleaze, twee, dan hipster, yang sering terlihat di lemari pakaian para ikon di layar lebar seperti Zooey Deschanel dan jelas terlihat dalam film-film seperti Frances Ha.