Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Potret Si.Se.Sa. Annual Fashion Show 2026 dalam Tema The Kaleidoscope
Instagram.com/sisesaclothing

Intinya sih...

  • Tema The Kaleidoscope merepresentasikan keragaman gaya Muslimah

  • Siluet longgar dan khimar variatif dalam busana syar’i

  • Penggunaan material yang disesuaikan dengan jenis busana

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebanyak 106 koleksi busana muslim syar’i ditampilkan dalam Si.Se.Sa Annual Fashion Show 2026 yang digelar di Ballroom The Langham Hotel Jakarta, Rabu (28/1/2026). 

Mengusung tema The Kaleidoscope, koleksi ini menampilkan keberagaman gaya Muslimah untuk berbagai momen, mulai dari busana kasual, formal, hingga rancangan khusus Ramadan dan Idul Fitri.

Seluruh koleksi tetap berpegang pada kaidah busana syar’i dengan potongan longgar, menutup aurat, serta tidak transparan, dipadukan dengan khimar dalam beragam gaya dan ukuran. 

Berikut Popmama.com merangkum potret dari Si.Se.Sa Annual Fashion Show 2026 yang mencuri perhatian.Yuk simak berikut ini. 

1. The Kaleidoscope yang merepresentasikan keragaman Muslimah

Popmama.com/Yesica Kirana

Tema The Kaleidoscope menjadi fokus yang menyatukan seluruh koleksi dalam peragaan busana ini. 

Melalui tema tersebut, Si.Se.Sa ingin menunjukkan bahwa busana syar’i dapat hadir dalam beragam karakter dan fungsi, menyesuaikan kebutuhan Muslimah di berbagai fase kehidupan, hingga momen spesial keagamaan, karena setiap koleksi dirancang agar tetap relevan tanpa meninggalkan nilai kesantunan.

2. Siluet longgar dan khimar variatif dalam busana syar’i

Instagram.com/sisesaclothing

Sebagai merek busana muslim syar’i, Si.Se.Sa konsisten menghadirkan rancangan dengan potongan longgar, menutup aurat, dan tidak transparan. 

Siluet A-line dan klok mendominasi koleksi, menciptakan tampilan yang feminin sekaligus nyaman dikenakan. 

Setiap busana dipadukan dengan khimar dalam berbagai ukuran dan gaya, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi Muslimah masa kini.

3. Penggunaan material yang disesuaikan dengan jenis busana

Instagram.com/sisesaclothing

Keberagaman koleksi juga terlihat dari pemilihan material yang disesuaikan dengan fungsi busana. 

Untuk koleksi kasual, Si.Se.Sa menggunakan bahan nyaman seperti katun, scuba, flanel, katun drill, fleece, hingga denim yang cocok untuk aktivitas harian. 

Sementara itu, koleksi formal dan spesial memanfaatkan material, seperti chiffon, crepe, brokat, tulle, organza, dan jacquard untuk menghadirkan kesan elegan dan berkelas.

4. Detail busana menciptakan kesan elegan dan kesantunan

Instagram.com/sisesaclothing

Detail menjadi salah satu daya tarik utama dalam koleksi tahun ini. Mulai dari aplikasi bordir handmade, permainan lipatan kain, serta penggunaan kristal Swarovski Austria diaplikasikan pada busana dan khimar untuk memberikan sentuhan artistik. 

Hal tersebut dirancang secara proporsional sehingga tetap menghadirkan kesan mewah tanpa mengurangi nilai kesantunan yang menjadi ciri khas mereka.

“Harapanya, bisa terus memberikan hasil koleksi yang terbaru dan terbaik" ujar Siriz Tentani dalam Annual Fashion Show 2026.

5. Koleksi dengan sentuhan monogram

Instagram.com/sisesaclothing

Selain fokus pada estetika, Si.Se.Sa juga menyisipkan makna dalam koleksinya. Motif monogram khasnya yang selalu dinantikan kembali dihadirkan dalam edisi terbatas dengan efek timbul menyerupai 3D, memberikan dimensi visual yang lebih kuat.

Selain itu, koleksi yang terinspirasi dari motif keffiyeh menjadi simbol solidaritas dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, yang diaplikasikan pada desain abaya dan khimar.

"Harapan kedepan makin bermanfaat, makin berkah, bahkan lewat ini bisa bermanfaat buat mereka dan berkah buat semuanya" tambah Siriz.


6. Peran muse dalam menyampaikan cerita dari setiap koleksi

Instagram.com/sisesaclothing

Koleksi Family Set Ied Fitr menghadirkan sentuhan wastra Nusantara berupa tenun Aceh dan Sumatera Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan masyarakat pasca bencana. 

Kain tradisional tersebut diolah dalam desain modern seperti outerwear kontemporer yang dipadukan dengan dress feminin. 

Peragaan busana semakin hidup dengan kehadiran muse, di antaranya Paula Verhoeven, Hamidah Rachmayanti, dan Celine Evangelista, yang merepresentasikan karakter elegan, lembut, hingga glamor-syar’i perempuan Muslim masa kini.

Inilah potret Si.Se.Sa dalam Annual Fashion Show 2026, sebuah brand yang didirikan oleh Siriz Tentani, Senaz Nasansia, dan Sansa Enandera ini yang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan busana muslim syar’i yang tidak hanya relevan secara gaya, tetapi juga memiliki nilai budaya dan kepedulian sosial yang kuat.

Editorial Team