Berawal dari Hobi, Ini 5 Potret Menawan Hasil Tangan MUA Shalis

Shalis kini menjelma jadi MUA profesional lho!

5 Juli 2020

Berawal dari Hobi, Ini 5 Potret Menawan Hasil Tangan MUA Shalis
Popmama.com/KING Foto

Kadang, sebagai manusia kita tak tahu jalan mana yang akan membawa ke puncak impian yang diinginkan.

Begitu pun dengan Shalis, tak pernah menyangka kalau menjadi makeup artist (MUA) adalah pekerjaan yang akan terus ditekuninya hingga saat ini.

MUA yang sudah bersertifikat ini berkesempatan untuk mendandani Gista Putri yang menjadi Millennial Mama Of The Month bulan Februari 2020 Popmama.com lho.

Berbagai teknik dan jenis makeup ia tekuni untuk memuaskan kliennya. Berikut Popmama.com rangkum cerita ekslusif dengan Shalis dan bagaimana perjalanannya sebagai MUA profesional!

1. Berawal dari hobi

1. Berawal dari hobi
Instagram.com/shalis.makeup

Perempuan yang menggemari makeup ini mengawali karier sebagai MUA dari hobi semata. Ia pertama kali memulai makeup ingin mengembangkan hobi dan iseng-iseng.

“Aku kan orangnya suka makeup, tapi kan aku nggak bisa setiap hari pakai makeup. Akhirnya setiap ada acara beberapa kali aku yang makeup. Cuman makin ke sini, akhirnya lumayan juga hasilnya (pendapatan). Akhirnya mau fokus aja,” jelas Shalis.

Editors' Picks

2. Makeup ‘natural’ adalah ciri khas Shalis

2. Makeup ‘natural’ adalah ciri khas Shalis
Instagram.com/shalis.makeup

Jika ditanya apakah tipe makeup yang disukai Shalis, ia menyebutkan gaya natural. Mengingat memang gaya natural lah yang menjadi ciri khasnya selama ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk makeup dengan gaya lain. Karena kadang, pelanggan yang menggunakan jasanya juga ingin tampilan yang berbeda.

“Tergantung permintaan juga. Kadang kalau mau bold yang kita bikin bold. Kalau mau natural yang kita bikin natural,” tuturnya.

3. Tekun jadi rahasia Shalis untuk jadi MUA

3. Tekun jadi rahasia Shalis jadi MUA
Instagram.com/shalis.makeup

Setiap pekerjaan dan tantangan tentunya butuh usaha untuk melewatinya. Meski kadang tantangan di depan mata, tekun itu jadi hal yang wajib dilakukan untuk orang yang mau terus belajar. Begitu pun Shalis, meski berawal dari hobi ia tekun untuk terus menekuni pekerjaan ini.

“Semuanya kalau dijalanin setengah-setengah itu nggak akan jalan,” ujar Shalis.

Kemudian, bagaimana ia mengubah dari yang awalnya hobi hingga bisa dikenal yakni Shalis memperbanyak portofolio makeup-nya.

“Ajakin aja temen, ajakin yang lain. Aku makeupin. Jadi deh portofolio. Jadi ketika orang buka profil kamu udah banyak portofolionya. Walaupun belum banyak pelanggan, ya tetap aja makeup. Karena awalnya buat nambahin portofolio aja,” jelasnya.

4. Setiap makeup artist punya uniknya masing-masing

4. Setiap makeup artist pu unik masing-masing
Instagram.com/shalis.makeup

Meski saat ini banyak sekali MUA yang bermunculan, Shalis tetap percaya diri membangun karier di sini. Menurutnya karena setiap tangan MUA punya ciri khasnya masing-masing. Meski memiliki tipe makeup yang sama, hasilnya pasti berbeda.

“Setiap orang punya selera makeupnya masing-masing. Aku lebih ke selera orang sih. Rezeki juga nggak akan ketuker,” ujar MUA yang berbasis di Jakarta dan Tangerang ini.

Ia juga menyarankan agar MUA pemula memiliki setidaknya tools dasar seperti kuas, palet makeup, hingga berbagai jenis foundation dan lisptik yang beragam agar bisa dipilih pelanggan. 

Mengutip dari frendsbeauty.com, ada beberapa hal yang mesti dimiliki MUA pemula yang ingin mengembangkan karier secara profesional. Website ini menyebut peralatan makeup mulai dari:

  • Primer wajah dan mata
  • Palet foundation dan concealer
  • Palet contour
  • Eye shadow
  • Palet lipstik
  • Brow kit
  • Eye liner dan lip liner
  • Setting powder
  • Setting spray
  • Set kuas makeup
  • Sponge makeup

5. Terus belajar adalah kunci untuk Shalis agar makin berkembang

5. Terus belajar adalah kunci Shalis agar makin berkembang
Instagram.com/shalis.makeup

Apapun bidang pekerjaan seorang, terus bertumbuh dan berkembang adalah suatu keharusan. Begitu pun menjadi MUA, karena bagi Shalis terus belajar dan mengeksplor kemampuan diri adalah kunci untuk bertahan dan bersaing.

“Jangan stop buat belajar, ngulik lagi. Kita sebagai MUA harus tau tren makeup baru seperti apa. Jadi kita nggak akan kalah saing sama MUA yang lebih paham dan tau tren. Ya…kitanya juga harus open dengan perkembangan makeup,” jelas Shalis.

Wah, gimana nih ma cerita Shalis? Menarik banget ya. Ternyata buat jadi MUA juga pekerjaan yang nggak gampang ya. Pokoknya apapun pekerjaan yang dilakukan harus serius dan tekun. Jangan lupa yakin juga kepada diri sendiri ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.