Kandungan Skincare Anti-Aging yang Sesuai dengan Kondisi Kulit

Ketahui kandungan sesuai skincare anti-aging yang dibutuhkan

23 Oktober 2020

Kandungan Skincare Anti-Aging Sesuai Kondisi Kulit
unsplash/@pharmahempcomplex

Bagi sebagian perempuan, kulit wajah yang sehat, bersih, dan kencang merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, tidak heran kalau banyak sekali jenis produk perawatan kulit wajah untuk perempuan.

Perhatian terhadap kondisi kulit wajah semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Memang hal yang tidak bisa dihindari bahwa terjadinya penuaan pada perempuan akan terjadi. Kerutan-kerutan maupun munculnya bintik hitam akan mulai bermunculan.

Melihat masalah penuan ini, banyak perusahaan produk skincare yang berusaha mengurangi atau memperlambat efek penuaan. Mereka menggunakan bahan-bahan tertentu untuk masalah-masalah penuaan.

Jika Mama mulai menemukan masalah kulit wajah akibat bertambahnya usia, maka ada baiknya untuk memilih produk yang berlabel anti-aging. Perhatikan juga masalah yang Mama keluhkan agar produk skincare yang digunakan bisa sesuai dengan kebutuhan.

Untuk mengetahui skincare apa yang sebaiknya dipilih, simak pemaparan berikut ini ya. Popmama.com akan memberikan informasi tentang kandungan skin care anti-aging yang sesuai dengan kondisi kulit.

1. Mulai tampak keriput pada wajah

1. Mulai tampak keriput wajah
Freepik/Racool_studio

Jika Mama bermasalah dengan munculnya kerutan-kerutan halus di wajah, seperti area mata atau garis senyum, kandungan retinol pada skincare anti-aging akan membantu kulit menjadi lebih halus. Retinol membantu kulit membuat lebih banyak kolagen.

Selain itu, skincare  yang mengandung vitamin C juga dapat menghilangkan garis-garis halus. Vitamin C bahkan bisa membantu menghilangkan kerutan pada wajah.

Editors' Picks

2. Kulit wajah yang mengendur

2. Kulit wajah mengendur
Pexel/RF._.studio

Seiring bertambahnya usia memang membuat elastisitas kulit berkurang. Hal itu membuat kulit wajah tampak kendur.

Kandungan peptida pada produk skincare anti-aging akan membantu menyelesaikan permasalah ini. Peptida sendiri merupakan zat yang berasal dari kelompok asam amino yang membantu pembuatan protein, termasuk kolagen. Sehingga peptida akan membantu sel beregenerasi.

3. Bintik hitam akibat penambahan usia

3. Bintik hitam akibat penambahan usia
Pexel/Andrea Piacquadio

Biasanya, produk skincare anti-aging yang memiliki kemampuan untuk mengurangi bintik hitam akan mengandung beberapa kandungan seperti hydroquinone, retinoid, vitamin C, dan juga asam kojic.

Hydroquinone merupakan suatu zat yang menangani hiperpegmentasi yang membuat munculnya bintik kehitaman. Sedangkan asam kojic dikenal sebagai bahan yang membantu untuk memutihkan kulit. 

4. Warna kulit yang tidak merata dan kusam

4. Warna kulit tidak merata kusam
Pixabay/Victoria_Borodinova

Ada juga masalah yang sering ditemui oleh perempuan yang warna kulitnya tidak merata dan terlihat kusam. Kedua masalah ini biasanya diatasi dengan memilih skincare anti-aging yang memiliki kandungan AHA dan juga retinoid.

Asam Alfa Hidroksi (AHA) merupakan kelompok asam alami yang didapatkan dari berbagai macam makanan. AHA memiliki kemampuan dalam mengatasi beberapa masalah kulit wajah, termasuk warna kulit yang tidak merata. Biasanya, kandungan AHA ditujukan untuk mencerahkan wajah.

Merawat kulit wajah untuk mendapatkan hasil yang diharapkan tidak seperti sulap yang bisa berhasil dalam sekejap. Walaupun kandungan-kandungan yang ada di dalam produk skincare anti-aging yang bertujuan untuk mengatasi permasalah kulit Mama, perlu adanya waktu kulit untuk merespon rangsangan kandungan tersebut. Lalu, apabila ada efek samping yang membuat tidak nyaman maka Mama harus menghentikan pemakaian dan konsultasikan kepada dokter kulit.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.