Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
15 Tahun Karya Ayu Dyah Andari, Angkat Tiga Bunga Khas Indonesia
Popmama.com/Putri Syifa N
  • Ayu Dyah Andari merayakan 15 tahun berkarya lewat koleksi 'Puspa', menampilkan 27 busana yang memadukan elemen couture dan ready-to-wear dengan sentuhan modern seperti penggunaan denim.
  • Koleksi 'Puspa' terinspirasi dari tiga bunga Nusantara—Rafflesia, Melati, dan Anggrek—yang diterjemahkan dalam desain elegan berpadu motif kebaya, kain panjang, serta ukiran Jepara.
  • Sebagai pelengkap, Ayu meluncurkan lini tas kulit premium buatan lokal dengan lima warna simbolis yang merepresentasikan filosofi bunga-bunga dalam koleksi 'Puspa'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Merayakan 15 tahun berkarya di industri mode Indonesia, desainer Ayu Dyah Andari menghadirkan koleksi spesial bertajuk “Puspa”. Koleksi ini menjadi bentuk refleksi perjalanan kreatifnya dalam menghadirkan busana modest yang elegan, feminin, dan kaya detail khas budaya Indonesia.

Tak sekadar menampilkan rancangan busana, koleksi Puspa juga mengangkat filosofi tiga bunga khas Nusantara yakni Rafflesia, Melati, dan Anggrek. Ketiga bunga tersebut diterjemahkan ke dalam siluet couture dan ready-to-wear yang dipadukan dengan elemen budaya lokal, mulai dari kebaya hingga motif ukiran Jepara yang artistik.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Perayaan 15 tahun perjalanan estetika Ayu Dyah Andari

Popmama.com/Putri Syifa N

Desainer Ayu Dyah Andari menghadirkan koleksi bertajuk “Puspa” sebagai bentuk dedikasi retrospektif bagi perempuan Indonesia. Perjalanan ini dimulai sejak ia memutuskan berhijrah ke jalur desain modest dua tahun setelah merintis kariernya, sebuah pilihan yang konsisten ia jalani hingga kini dikenal sebagai salah satu desainer papan atas Nusantara. 

Koleksi ini merangkum evolusi desainnya yang tetap setia pada citra elegan, feminin, dan penuh detail presisi yang menjadi DNA jenama Ayu Dyah Andari (ADA).

Perhelatan istimewa ini dikemas dalam bentuk Art Installation and Private Collection yang diselenggarakan pada 7-8 Mei 2026 kemarin di Le Nusa, Jakarta Selatan. Ada 27 koleksi utuh dipamerkan, yang terdiri dari 13 busana couture (adi busana) yang mewah serta 14 busana ready-to-wear (siap pakai). 

Menariknya, dalam koleksi siap pakai, Ayu bereksperimen dengan mengaplikasikan detail bunga di atas material denim biru dan hitam. Ayu menyampaikan ini adalah bagian dari eksplorasinya yang sempat stuck saat mengerjakan rangkaian desain untuk koleksi “Puspa”. Twerk ini seolah memberikan sentuhan modern di tengah napas klasik yang menjadi ciri khasnya.

“Saya sempat stuck dan tidak bisa berpikir untuk koleksi ini. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk keluar saja dari pakem yang biasa saya buat. Terciptalah warna-warna yang agak berbeda, kami juga pakai denim untuk koleksi ready-to-wear-nya,” jelas Ayu di Le Nusa, Jumat (7/5/2026).

2. Filosofi tiga bunga Nusantara dalam balutan busana

Popmama.com/Putri Syifa N

Inspirasi utama koleksi “Puspa” berakar pada kekayaan flora Indonesia yang direpresentasikan melalui tiga bunga utama: Rafflesia, Melati, dan Anggrek. Masing-masing bunga membawa karakter berbeda.

Misalnya, Rafflesia diterjemahkan dalam garis desain yang kokoh dan berwibawa. Melati dalam siluet flowy yang lembut, serta Anggrek yang memancarkan keanggunan keningratan. Ketiganya diciptakan melalui teknik bordir dan payet yang rumit, bersanding harmonis dengan motif mawar yang menjadi identitas ikonik rancangan ADA.

Keindahan bunga-bunga tersebut semakin diperkuat dengan sentuhan elemen budaya lokal seperti siluet kebaya, kain panjang, hingga beskap. Ayu bahkan menyertakan detail halus dari motif ukiran Jepara untuk menyempurnakan rancangannya. 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Ayu ingin bergerak lebih bebas di karyanya kali ini. Oleh karena itu ia sengaja memakai spektrum warna yang berbeda dari biasanya. Palet warnanya sangat kaya, ada semburat lembut seperti butter cream dan dusty pink, hingga palet yang lebih dalam dan dramatis seperti teal blue, maroon, dan greyish blue.

3. Lini aksesoris premium dengan tas kulit buatan anak negeri

Popmama.com/Putri Syifa N

Melengkapi kemegahan busana dalam koleksi “Puspa”, Ayu Dyah Andari juga meluncurkan seri tas terbaru yang terbuat dari kulit sapi asli. Koleksi aksesoris ini menjadi bukti nyata kekuatan kearifan lokal, di mana tas-tas tersebut merupakan hasil karya tangan ahli anak negeri dengan craftmanship yang mumpuni. 

Produk ini dirancang untuk membuktikan bahwa kualitas produksi lokal mampu bersaing di pasar internasional dalam hal bentuk maupun ketahanan material.

Seri tas ini hadir dalam lima pilihan warna simbolis yang juga masih harmonis dengan tiga bunga koleksi “Puspa”, yakni marun yang mewakili keteduhan Rafflesia, putih yang berselaras dengan melati, hijau sebagai representasi dedaunan, cokelat yang melambangkan tanah, serta hitam yang mengusung filosofi jagatnata. 

Dalam proses kreatifnya, Cynthia Ganesha hadir sebagai muse yang menginspirasi penciptaan desain tas tersebut. Kehadiran lini tas ini semakin mempertegas posisi jenama ADA yang menawarkan kemewahan ultra premium bagi para pecinta mode tanah air.

Itulah tadi informasi mengenai koleksi “Puspa” dari Ayu Dyah Andari. Koleksi ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Indonesia bisa diterjemahkan menjadi karya fashion modern yang elegan dan penuh makna.

Editorial Team