Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Tips Daniel Mananta Mix and Match Pakaian, Suka Tampil Effortless!
Popmama.com/Sania Chandra
  • Daniel Mananta menekankan bahwa gaya effortless tetap memerlukan perhatian pada detail dan kombinasi outfit agar terlihat santai namun tetap rapi.
  • Bagi Daniel, berpakaian dengan effort adalah bentuk penghargaan terhadap orang yang ditemui, sekaligus mencerminkan sikap profesional dan sopan.
  • Warna abu-abu menjadi identitas gaya Daniel dan juga dirayakan oleh New Balance lewat kampanye Grey Days 2026 yang menonjolkan makna grey sebagai simbol gaya hidup urban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penampilan menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan oleh banyak orang, termasuk Daniel Mananta. Presenter sekaligus sport enthusiast ini ternyata memiliki prinsip tersendiri saat memilih dan memadukan pakaian sehari-hari. 

Baginya, tampil effortless bukan berarti asal berpakaian tanpa persiapan. Justru, tampil effortless harus disertai detail dari busana yang dikenakan. Nah, kali ini Popmama.com siap membahas lebih lanjut tips Daniel Mananta mix and match pakaia

1. Effortless bukan berarti asal berpakaian

Popmama.com/Sania Chandra

Gaya effortless sering kali disalahartikan sebagai tampil seadanya. Padahal, di balik penampilan yang terlihat santai tetap ada perhatian terhadap detail dan perpaduan outfit yang digunakan. 

“Aku suka banget gaya yang effortless, tapi effortless bukan berarti tanpa usaha. Aku sangat memperhatikan kombinasi dan detailnya satu persatu,” kata Daniel Mananta saat acara ‘New Balance, Grey Days 2026’ di ARTOTEL Casa Hangtuah, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

2. Pakaian yang dikenakan jadi bentuk penghargaan bagi lawan bicara

Popmama.com/Sania Chandra

Daniel Mananta sendiri sangat memperhatikan kombinasi pakaian agar tetap terlihat rapi dan nyaman dipandang. Sebab, usaha dalam berpakaian juga menjadi bentuk menghargai orang-orang yang ditemui. 

“Ada banyak effort di balik penampilan itu, karena menurutku dengan effort berarti kita menghargai orang yang akan kita temui, meski tetap terlihat santai dan effortless,” ujar  Daniel Mananta.

“Jadi bukan berarti tampil asal-asalan atau terlihat berantakan. Kalau seperti itu, rasanya jadi kurang menghargai orang yang ditemui. Buatku, definisi effortless adalah pakaian yang tetap rapi dan menghargai orang lain yang akan ditemui,” sambungnya. 

3. Selalu sesuaikan outfit dengan situasi dan lawan bicara

Daniel selalu memikirkan akan bertemu siapa sebelum memilih pakaian. Hal ini membuatnya lebih mudah menentukan gaya yang tepat sesuai situasi. Saat pergi ke kantor, misalnya, ia ingin tampil sebagai sosok pemimpin yang profesional dan berwibawa.

Sementara ketika bertemu klien atau menghadiri acara tertentu, Daniel akan memilih outfit yang lebih sesuai dengan suasana. Bahkan, ia juga mempertimbangkan detail kecil seperti perpaduan sepatu dan celana agar keseluruhan look terlihat selaras. 

“Biasanya aku selalu memikirkan akan bertemu siapa saja. Kalau ke kantor, sebagai leader, aku juga memikirkan seperti apa sebaiknya cara berpakaian seorang pemimpin,” ucap Daniel Mananta.

“Kalau bertemu klien juga dipikirkan lagi penampilannya seperti apa yang paling tepat. Jadi aku sangat memperhatikan penampilan, karena ini semacam ‘baju perang’ buatku saat bekerja di luar sana. Misalnya kalau lagi pakai sepatu tertentu, aku juga akan memikirkan celana yang paling cocok dipadukan apa,” lanjutnya. 

4. Warna abu-abu sudah menjadi identitas berpakaian Daniel Mananta

Popmama.com/Sania Chandra

Salah satu hal yang paling melekat dari gaya Daniel Mananta adalah kecintaannya pada warna abu-abu. Ia merasa warna tersebut bukan hanya sekadar pilihan fashion, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas dirinya selama ini.

Daniel mengaku lebih percaya diri saat mengenakan outfit bernuansa grey. Apalagi, warna abu-abu sendiri mampu memberikan kesan tenang, clean, dan tetap stylish tanpa terlihat berlebihan. 

“Abu-abu buatku bukan sekadar warna, tapi juga identitas. Grey sudah menjadi bagian dari identitas dan hidupku. Aku suka banget memakai tone baju yang serba grey. I love wearing that because it gives me confidence,” kata Daniel Mananta. 

5. New Balance menghadirkan Grey Days 2026

Popmama.com/Sania Chandra

Melalui kampanye Grey Days 2026, New Balance kembali merayakan warna abu-abu sebagai identitas ikonis brand mereka. Mengusung tema ‘Find Your Grey’, kampanye ini mengajak setiap orang melihat grey bukan hanya sebagai warna pakaian, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri. 

“Bagi New Balance, grey bukan sekadar tren sesaat, tetapi bagian dari identitas brand yang tumbuh dari keseharian dan gaya hidup urban. Berawal dari pilihan warna yang praktis bagi para urban runners, grey kemudian berkembang menjadi signature New Balance yang merepresentasikan desain timeless, kualitas, dan karakter yang tidak perlu berteriak untuk dikenali,” ujar Martina Harianda Mutis, Senior General Manager Brand Marketing MAP Active. 

Di sisi lain, grey juga memiliki peran yang kuat di dua dunia yang saling melengkapi, yaitu performance dan lifestyle. Pada produk performance, grey erat dengan kesan durable, warna yang terasa kuat, fungsional, dan siap bergerak mengikuti berbagai aktivitas. 

Sementara pada produk lifestyle, grey menjadi cara untuk membuat statement tanpa harus berlebihan. Clean, versatile, dan effortless, grey menjadi penghubung antara fungsi dan gaya, serta menunjukan bagaimana sesuatu yang sederhana dapat tetap memiliki karakter dalam keseharian.

Oleh karena itu, New Balance menghadirkan Grey House di ARTOTEL Casa Hangtuah, Jakarta, yang berlangsung pada 18-31 Mei 2026. Grey House menjadi tempat di mana tamu hotel dapat merasakan bagaimana grey hidup dalam movement, style, dan keseharian secara langsung.

Demikian informasi mengenai tips Daniel Mananta mix and match pakaian serta pembahasan soal Grey Days dari New Balance. Bagaimana menurut pendapat kamu?

Editorial Team