Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tips Memilih Pashmina yang Nyaman bagi Pemula, Bikin Tetap Stylish!
Freepik
  • Pemula perlu memperhatikan bahan pashmina agar tetap adem, lembut, ringan, dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.

  • Ukuran, ketebalan, tekstur, serta kemampuan bahan untuk tetap rapi membantu proses menata pashmina menjadi lebih praktis.

  • Warna netral dan pashmina instan dapat memudahkan pemula memadukan hijab serta mencoba gaya berhijab sehari-hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memilih pashmina yang nyaman menjadi salah satu hal penting bagi perempuan yang baru mulai mengenakan hijab. Selain bisa menunjang penampilan agar terlihat lebih rapi dan stylish, pemilihan bahan, ukuran, hingga tekstur pashmina juga perlu diperhatikan.

Bagi pemula, mengenakan pashmina mungkin terasa sedikit ‘menantang’ karena perlu menyesuaikan cara memakai dan menatanya. Namun, kamu tidak perlu khawatir! 

Dengan memilih pashmina yang tepat, kamu bisa lebih mudah berkreasi dengan berbagai gaya hijab tanpa merasa gerah atau kerepotan saat merapikannya.

Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut terkait tips memilih pashmina yang nyaman bagi pemula. 

1. Pilih bahan yang adem dan nyaman di kulit

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Bagi pemula, memilih pashmina dengan bahan yang adem menjadi salah satu hal penting. Kamu bisa mempertimbangkan bahan katun, rayon, atau viscose yang cenderung nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. 

Bahan yang terasa lembut di kulit juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, terutama ketika hijab dikenakan dalam waktu lama. Selain memperhatikan kenyamanan, kamu sebaiknya menyesuaikan bahan pashmina dengan kondisi cuaca dan aktivitas. 

Jika sering beraktivitas di luar ruangan, pilih bahan yang ringan dan memiliki sirkulasi udara baik agar kepala tidak mudah terasa gerah.

2. Utamakan bahan yang mudah dibentuk

Pexels/PNW Production

Pashmina dengan bahan yang mudah dibentuk akan memudahkan kamu saat belajar menata hijab. Bahan yang tidak terlalu licin biasanya lebih mudah diatur dan tidak gampang bergeser ketika dililitkan di kepala. 

Dengan begitu, kamu bisa mencoba berbagai gaya hijab tanpa harus terus-menerus memperbaiki posisinya. Sebaliknya, bahan yang terlalu licin mungkin membutuhkan ciput atau jarum pentul tambahan agar pashmina tetap rapi. 

Jika masih pemula, kamu bisa memilih pashmina yang cukup lentur dan tidak terlalu sulit diatur sehingga proses belajar mengenakan hijab terasa lebih praktis.

3. Perhatikan ukuran panjang dan lebar pashmina

Freepik/freepik

Ukuran pashmina juga perlu diperhatikan agar kamu lebih mudah menyesuaikannya dengan gaya hijab yang diinginkan. Pashmina yang cukup panjang dan lebar memberikan keleluasaan untuk membentuk berbagai model, mulai dari gaya sederhana hingga tampilan yang lebih menutupi bagian dada.

Namun, pashmina yang terlalu panjang terkadang terasa merepotkan bagi pemula karena membutuhkan lebih banyak lilitan. Oleh karena itu, pilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan kamu. 

4. Pilih bahan yang tidak mudah kusut

Pexels/Fety Puja Amelia

Pashmina yang mudah kusut dapat membuat penampilan terlihat kurang rapi, terutama jika kamu harus beraktivitas seharian. Untuk mengatasinya, pilih bahan yang tidak mudah membentuk lipatan kusut dan tetap terlihat rapi setelah digunakan. 

Jenis bahan seperti jersey atau bahan sintetis tertentu bisa menjadi pilihan, tergantung pada karakteristik kainnya. Selain itu, perhatikan pula cara perawatannya agar pashmina tetap awet dan nyaman digunakan.

Ikuti petunjuk pencucian pada label produk serta simpan hijab dengan rapi setelah kering. Dengan perawatan yang tepat, kamu tidak perlu terlalu sering menyetrika pashmina sebelum memakainya.

5. Sesuaikan tingkat ketebalan bahan

Magnific/freepik

Ketebalan bahan menjadi faktor penting saat memilih pashmina. Bahan yang terlalu tipis berisiko menerawang, sehingga kamu perlu mengenakan ciput atau inner hijab sebagai lapisan tambahan. 

Sementara itu, bahan yang terlalu tebal bisa terasa berat dan lebih sulit ditata, terutama jika kamu belum terbiasa mengenakan pashmina. Untuk pemakaian sehari-hari, kamu bisa memilih bahan dengan ketebalan sedang yang tidak mudah menerawang dan tetap nyaman digunakan. 

Pastikan juga bahan tersebut tidak terasa panas ketika dikenakan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan tampilan hijab yang rapi tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

6. Pilih warna netral yang mudah dipadukan

Pexels/pnw production

Bagi pemula, memilih pashmina dengan warna netral bisa menjadi langkah praktis untuk melengkapi koleksi hijab. Warna seperti hitam, putih gading, krem, abu-abu, dan cokelat cenderung mudah dipadukan dengan berbagai warna pakaian.

Kamu pun tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencocokkan hijab dengan outfit yang dikenakan. Setelah memiliki beberapa pashmina berwarna netral, kamu bisa mulai mencoba warna lain sesuai selera. 

Misalnya, warna pastel untuk memberikan kesan lembut, lalu warna yang lebih gelap untuk tampilan elegan. Intinya, pilih warna yang membuat kamu merasa percaya diri dan sesuai dengan gaya berpakaian sehari-hari.

7. Pertimbangkan pashmina instan tanpa peniti atau pentul

Popmama.com/Sania Chandra

Bagi yang baru pakai hijab, agenda styling pashmina menjadi hal yang cukup menantang. Untuk mengakalinya, kamu bisa mencoba terlebih dahulu pashmina instan yang tidak memerlukan peniti atau jarum pentul.

Nabillasyal menjadi salah satu brand hijab instan asal Indonesia yang menghadirkan kepraktisan berhijab tanpa peniti atau jarum. Terbaru, hijab merek lokal satu ini meluncurkan koleksi bertajuk LAIA. 

Kali ini, LAIA ingin memperkenalkan keselarasan antara hijab dan inner. Koleksinya mempunyai karakter yang effortless, comfortable, versatile, dan cocok untuk daily look.

Hijabnya dirancang untuk mudah dikenakan, mudah dipadupadankan, dan bisa dipakai untuk berbagai kesempatan dalam keseharian perempuan. 

"LAIA kami rancang sebagai The Perfect Match, bukan hanya sekadar outfit, tetapi look yang match antara hijab dan inner. Rasa nyaman dan kemudahan itu tidak cukup hanya dilihat di layar, tetapi perlu dirasakan, dicoba, dan dipadupadankan sendiri,” kata Cynthia Ramlan, Founder dan CEO Nabillasyal saat acara ‘Mini Gathering of The Perfect Match’ di kawasan Bintaro, Kamis (22/10/2026). 

Demikian informasi mengenai tips memilih pashmina yang nyaman bagi pemula. Selamat mencoba!

Curated For You

Editorial Team

Related Article