Ruam Kulit Bisa Jadi Tanda Penyebab 5 Penyakit Ini Lho, Ma

Perhatikan ruam kulit yang dialami ya, Ma

30 Maret 2020

Ruam Kulit Bisa Jadi Tanda Penyebab 5 Penyakit Ini, Ma
blackmoldfix

Ruam kulit adalah perubahan yang terjadi pada tekstur atau warna kulit yang disebabkan oleh iritasi atau peradangan. Ruam biasanya muncul seperti noda kemerahan yang terasa gatal dan perih.

Kulit yang ruam biasanya terjadi sebagai bentuk penyesuaian tubuh dengan suhu dan cuaca serta reaksi alami ketika kulit mendeteksi adanya virus atau benda asing yang menempel di tubuh.

Ruam kulit termasuk kondisi yang umum terjadi pada siapa saja dan bisa terjadi disegala usia. Penyebab dari ruam kulit beragam, bisa dikarenakan efek obat-obatan, penggunaan kosmetik, bekas gigitan serangga atau reaksi alergi terhadap sesuatu.

Umumnya ruam kulit hanya terjadi dalam waktu singkat atau dalam beberapa hari. Ruam ini nantinya akan hilang dengan sendirinya dan tidak menimbulkan bekas.

Tetapi ruam kulit yang muncul secara tiba-tiba juga bisa menjadi tanda terjadinya masalah kesehatan kulit lain sehingga membutuhkan penanganan intensif untuk menyembuhkannya.

Berikut Popmama.com rangkum beberapa jenis masalah kesehatan yang ditandai dengan ruam kuit.

1. Herpes Zoster

1. Herpes Zoster
Halodoc

Herpes zoster atau dikenal sebagai cacar ular adalah masalah kesehatan kulit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster.

Infeksi ini dapat terjadi bila imunitas tubuh seseorang melemah sehingga virus aktif dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit kemudian menimbulkan penyakit herpes zoster.

Ruam akibat penyakit ini akan menimbulkan rasa nyeri, perih, gatal, atau kesemutan. Ruam yang terjadi bisa beberapa hari hingga satu minggu dan hanya muncul di salah satu sisi tubuh dengan pola membentuk garis.

Ruam ini nantinya akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan. Bintil ini akan pecah dengan sendirinya namun menyisakan luka seperti bekas terbakar.

Herpes zoster termasuk penyakit menular yang penyebarannya melalui kontak langsung antar manusia.

Editors' Picks

2. Herpes Simplex

2. Herpes Simplex
Pedsinreview

Herpes simplex adalah infeksi menular yang disebabkan karena hubungan seksual. Masalah kulit ini juga disebabkan oleh virus dan bisa terjadi hingga beberapa kali dalam setahun.

Penularan infeksi ini juga bisa dari luka yang tidak terlalu kelihatan di area mulut atau dubur.

Penyakit ini memiliki dua jenis, yaitu:

  • HSV 1, umumnya menimbulkan luka dan ruam di area mulut. Masalah ini ditularkan karena kontak kulit secara langsung.
  • HSV 2, herpes jenis ini lebih dikenal sebagai penyebab herpes genital. Penularannya terjadi akibat kontak seksual dan kontak kulit meski tidak ada luka terbuka pada kulit.

Ruam yang disebabkan oleh HSV akan muncul seperlu luka melepuh yang nantinya akan pecah dengan sendirinya dan menyisakan bekas luka.

3. Ringworm

3. Ringworm
Techexplorist

Ringworm atau kurap adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofit atau jamur kulit. Gejala yang timbul awalnya seperti ruam dan bisa terjadi di tubuh, kulit kepala, kuku bahkan sela-sela paha.

Ruam kulit yang ditimbulkan berbentuk lingkaran merah muda, gatal, dan perih sehingga menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas.

Infeksi ini bisa menular lewat kontak langsung maupun lewat perantara seperti pakaian. Selain itu, hewan yang terinfeksi jamur juga bisa menjadi faktor lain penyebab kurap.

4. Contact Dermatitis

4. Contact Dermatitis
Healthline

Contact dermatitis adalah peradangan kulit karena paparan zat pemicu alergen atau zat yang megiritasi.

Ruam kulit yang ditimbulkan akan terasa gatal dan menggelembung sera berisi cairan. Ruam tersebut akan pecah dengan sendirinya namun akan menimbulkan bekas luka seperti kerak.

Ruam kulit akan muncul selama beberapa menit atau jam setelah kulit terpapar zat pemicu. Ruam akan terjadi selama 2 minggu hingga 1 bulan. Bila gejalanya semakin parah bisa menyebabkan demam atau asma.

Kondisi ini akan diperparah jika cuaca ekstrim, terpapar debu, dan penyebab alergi lain seperti makanan, deterjen, kosmetik, pewangi, perhiasan maupun tanaman.

5. Perhatikan gejala yang timbul

5. Perhatikan gejala timbul
Freepik/rawpixel

Jika ruam kulit yang dialami terasa mengganggu dan tidak biasa, sebaiknya periksakan gejala tersebut ke dokter agar mendapat penanganan lanjutan.

Selain itu, pemeriksaan dini juga bertujuan agar tidak terjadi komplikasi dan penularan masalah kulit terhadap orang lain. Lakukan pemeriksaan bila ruam kulit memiliki gejala lanjutan seperti;

  • Ruam muncul secara mendadak dan melebar dengan cepat
  • Ruam menyebabkan luka terbuka
  • Ruam muncul di seluruh bagian tubuh
  • Terjadi demam, nyeri, bengkak, hingga menghasilkan cairan nanah.

Itulah beberapa penyakit yang ditandai dengan ruam kulit. Jika ruam yang ditimbulkan masih wajar, tidak perlu khawatir ya, Ma. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan agar tidak terjadi masalah kesehatan yang tak diinginkan. Jangan ragu untuk menghubungi dokter bila ruam menunjukkan gejala lanjutan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.