Kalau selama ini kamu mendengar tembang indah tersebut kamu mengaitkannya pada percintaan antara laki-laki dan perempuan. Maka kamu tidak salah hanya kurang tepat saja.
Badai mengungkapkan kisah di balik lagu Aku Harus Jujur yang diciptakannya untuk band Kerispatih pada tahun 2009 melalui kanal YouTube Abdel Achrian.
Ia membukanya dengan mengungkap bahwa banyak yang terkecoh dengan lagu ciptaannya itu.
"Jadi di lagu (Aku Harus Jujur) ini, sebenernya banyak orang yang kecele (terkecoh). 'Tak ada satupun yang mungkin bisa, terima kau seperti aku'. Nah, di lirik itu yang benar bukan 'kau', tapi 'kaum'. Coba cek," buka Badai.
Abdel Achrian yang tampak menyadari hal itu pun penasaran dengan kisah sebenarnya di balik lagu Aku Harus Jujur. Badai akhirnya memberikan cerita sebenarnya bahwa lagu itu adalah ungkapan rasa bersalah seorang laki-laki yang membohongi pasangan perempuan, bahwa dirinya tidak menyukai lawan jenis.
"Ceritanya gini, waktu itu gue mau menikah. Gue bertemu sama satu orang, tapi gue nggak bisa bilang dia siapa dan profesinya apa. Orang itu terlibat dalam wedding gue. Dia cerita sama kami, terutama sama gue, bahwa dia membohongi pasangannya selama bertahun-tahun, yang ternyata dia tidak suka dengan wanita. Begitulah," ungkap Badai.
Melihat sebuah inspirasi yang tidak biasa. Maka Badai mengangkat kisah tersebut dalam sebuah lagu yang akhirnya menjadi salah satu senjata Kerispatih dalam album berjudul Semua Tentang Cinta.
"Dia natural curhat sama gue dan dia bilang 'aku ini musti jujur mas sama pasanganku, aku nggak mau membohongi dia dengan keterbatasanku ini'. Terus gue pada saat itu 'iya ya, ini lagu idenya luar biasa nih, gua belum pernah bikin yang seperti ini'. Akhirnya gua bikin yang seperti itu. 'Maafkan kali ini aku harus jujur'," tambahnya lagi.