Cara Menutrisi Tubuh bagi Perempuan Dari Masa ke Masa

Setiap tahap menjadi seorang Mama perlu asupan nutrisi yang tepat

10 Desember 2019

Cara Menutrisi Tubuh bagi Perempuan Dari Masa ke Masa
Pexels/Alena Shekhovtcova

Setiap perempuan nampaknya ingin  mencapai tahap sebagai seorang Mama. Menjadi Mama merupakan sebuah tanggung jawab besar karena akan ada banyak tugas yang diemban. Mulai dari mengurus suami, merawat anak, hingga mengerjakan tugas rumah lainnya.

Menjalani beragam aktivitas setiap hari tentu saja melelahkan ya, Ma. Hingga tak jarang, Mama lupa akan kesehatan diri sendiri.

Padahal, Mama harus menjaga pola hidup sehat agar kondisi tubuh tetap prima.

Sebenarnya, Mama harus memerhatikan asupan nutrisi sejak masa persiapan kehamilan, lho.

Hal tersebut akan memberikan pengaruh positif pada tahap-tahap selanjutnya, seperti saat masa kehamilan, menjadi Mama muda, hingga menjadi Mama dewasa.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi asupan nutrisi di setiap tahap menjadi seorang Mama. Seperti yang telah Popmama.com lansir dari laman Singaporemotherhood berikut ini:

1. Persiapan kehamilan

1. Persiapan kehamilan
Pexels/Jonathan Borba

Setelah menikah dan berencana memiliki buah hati, Mama perlu memerhatikan asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh. Persiapkan masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang dapat meningkatkan kualitas sel telur.

Dengan cara menambah asupan lemak nabati yang dapat diperoleh dari alpukat dan kacang-kacangan. Konsumsi juga sayur dan buah karena diperkaya dengan antioksidan glutathione.

Mama juga perlu mengisi bakteri baik dalam usus dan organ genital dengan mengambil suplemen probiotik atau mengonsumsi yogurt organic, kombucha, kefir, dan sayuran fermentasi.

Dalam masa persiapan ini, Mama juga disarankan untuk memperkaya asupan asam folat yang bisa ditemukan pada beras merah dan asparagus. 

Hal ini diperlukan dalam produksi sel DNA dan membantu mengurangi resiko cacat lahir tertentu.

2. Saat hamil

2. Saat hamil
Pexels/Renato Abati

Saat masa kehamilan, Mama tidak hanya perlu memerhatikan asupan nutrisi pada tubuh. Tetapi, juga harus memerhatikan kesehatan bayi dalam kandungan. Maka, Mama perlu menjalani pola makan sehat dengan membatasi konsumsi makanan olahan, lemak jenuh, dan gula tambahan.

Konsumsilah protein yang berkualitas seperti ikan air dingin yang penuh lemak sehat dan daging tanpa lemak dalam jumlah sedang.

Editors' Picks

3. Pasca persalinan

3. Pasca persalinan
Pexels/Jonathan Borba

Pada masa pasca persalinan ini, biasanya Mama menderita kehilangan banyak darah karena melahirkan dan rentan terkena flu. Makanan yang sehat dapat membantu memulihkan kondisi tubuh Mama.

Misalnya dengan mengonsumsi jahe tua, minyak wijen, anggur, dan cuka hitam. Konsumsi bersamaan dengan daging tanpa lemak yang mengandung banyak zat besi ya, Ma.

Mama juga bisa mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam yang mengandung kalsium dan daun fenugreek untuk meningkatkan produksi ASI.

4. Mama dalam usia muda

4. Mama dalam usia muda
Pexels/Visionpic.net

Masa-masa menjadi seorang Mama di usia muda merupakan hal yang baru. Mama akan sering terbangun di malam hari untuk menyusui bayi sehingga menderita kurang tidur.

Menjaga tingkat zat besi tetap tinggi merupakan kunci untuk meningkatkan energi dan kesehatan. Zat besi dapat diperoleh dari daging tanpa lemak, bayam, dan kangkung.

Mama yang sibuk mengurus rumah atau bahkan aktif berkarier memerlukan blueberry dan strawberry yang kaya antioksidan, serta pisang dan bit karena mengandung potasium sehingga dapat mencegah hipertensi.

Mama juga perlu memertahankan asupan serat larut yang baik dengan mengonsumsi biji-bijian utuh, buah serat tinggi, kacang-kacangan, polong-polongan, okra, kangkung, dan ikan.

5. Mama yang sudah dewasa

5. Mama sudah dewasa
Pexels/Pixabay

Memasuki tahap lebih lanjut, Mama sudah menjadi dewasa dengan anak yang tumbuh dengan baik. Maka, Mama memerlukan asupan kalsium yang lebih banyak untuk mencegah osteoporosis.

Kalsium bisa didapatkan dari produk susu, tahu, tahu, sarden, dan sereal. Mama juga perlu magnesium dan vitamin D untuk pemanfaatan kalsium yang maksimal. Dengan cara mengonsumsi brokoli, quinoa, mentimun, dan beragam kacang-kacangan.

Vitamin D dapat ditemui pada ikan berlemak dan telur.

Kemudian, untuk menghindari Mama dari penyakit Alzheimer dan dimensi terkait usia, diperlukan makanan yang dapat menjaga fungsi otak, meningkatkan daya ingat, dan memperlambat penurunan mental. Makanan yang dapat membantu adalah ikan dan blueberry.

Itulah beberapa cara yang dapat Mama lakukan untuk menjaga nutrisi agar tubuh sehat. Jangan lupa untuk diimbangi dengan istirahat yang cukup serta olah raga teratur, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.