TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

15 Cara Memilih Sayuran yang Baik dan Segar, Nutrisinya Terjamin!

Terapkan cara ini mulai sekarang, yuk!

9 Agustus 2022

15 Cara Memilih Sayuran Baik Segar, Nutrisi Terjamin
Freepik/PV Producations

Pernahkah kamu membeli sayuran, tapi tak berselang lama sayuran sudah layu? Rasanya pasti kesal, ya.

Sayuran adalah asupan bernutrisi yang kayak antioksidan, serat, vitamin, dan mineral. Apabila kondisinya masih segar, kandungan nutrisinya lebih banyak terkandung bila dibandingkan dengan sayuran beku.

Jika cepat layu, nutrisi dalam sayuran pun bisa jadi telah berkurang. Untuk itu, kamu perlu tahu cara memilih sayuran yang baik dan segar. Sehingga, nutrisi sayuran masih lengkap ketika dikonsumsi.

Yuk, ikuti cara memilih sayuran yang baik dari Popmama.com berikut ini. Simak langkah-langkahnya.

1. Pahami bahwa sayuran baru tidak selalu segar

1. Pahami bahwa sayuran baru tidak selalu segar
Freepik/PV Producations

Cara memilih sayuran yang baik adalah memahami bahwa tidak semua sayuran yang baru selalu segar. Misalnya, sayuran baru di pusat perbelanjaan sudah dipetik lama dari petani. Bahkan, sayuran telah melewati waktu perjalanan yang lama. 

Kemungkinan besar kamu akan sulit menemukan sayuran segar. Kamu perlu memperhatikan kondisi sayuran berdasarkan warna, aroma, dan teksturnya.

2. Pertimbangkan tujuan penggunaan

2. Pertimbangkan tujuan penggunaan
Freepik/Pressfoto

Dilansir North Dakota State University, sebelum membeli sayuran, pertimbangkan tujuan penggunaannya dulu. Cara memilih sayuran yang baik ini bertujuan meminimalisir sayuran layu karena tidak segera dikonsumsi.

Usahakan membeli sayuran segar dan segera memasaknya. Sehingga, sayuran tidak tersimpan dalam jangka waktu lama.

3. Beli sayuran di pagi hari

3. Beli sayuran pagi hari
Freepik/PV Producations

Cara memilih sayuran yang baik adalah membeli sayuran di pagi hari. Umumnya, sayuran masih segar di pagi hari karena baru dipanen oleh petani. Kondisinya masih bagus dan tidak layu.

Jika sudah menjelang siang atau sore, sayuran biasanya sudah layu karena terkena terik sinar matahari. Selain nutrisinya berkurang, rasanya pun tidak selezat sayuran yang masih segar.

4. Beli sayur sesuai musim

4. Beli sayur sesuai musim
Freepik/Atlas Company

Cara memilih sayuran yang baik berikutnya adalah membeli sayuran sesuai musim. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan sayuran segar dengan harga murah.

Misalnya, sayuran seperti bayam, selada, daun bawang, terong, dan kangkung adalah tanaman musim hujan. Sementara itu, lobak dan kangkung air adalah jenis tanaman yang tumbuh subur di musim kemarau.

5. Pilih sayuran yang masih segar, tidak layu

5. Pilih sayuran masih segar, tidak layu
Freepik/Gpointstudio

Nah, pastikan sayuran tidak layu ketika kamu membelinya.

Cara memilih sayuran yang baik dan segar adalah dengan memperhatikan bagian daun dan tangkainya. Apabila dua bagian tersebut tidak lemas, maka sayuran dipastikan masih segar. 

Namun, kesegaran semua sayuran tidak dapat dideteksi dengan cara ini. Beberapa sayuran yang bisa diperhatikan kesegarannya, seperti kangkung, selada, sawi, dan bayam.

6. Perhatikan warna

6. Perhatikan warna
Freepik/Jcomp

Cara memilih sayuran yang baik selanjutnya adalah dengan memperhatikan warnanya. Rata-rata sayuran yang segar berwarna cerah merata. Tidak ada bintik hitam atau jamur pada batang dan daunnya.

Perhatikan kulitnya juga. Bila kulitnya keriput, sayuran sudah tua.

Selain itu, perhatikan bagian batang sayuran. Warnanya agak cokelat bila baru dipanen.

Editors' Picks

7. Cium aroma sayuran

7. Cium aroma sayuran
Freepik/Aleksandarlittlewolf

Jangan lupa cium aroma sayuran saat membelinya.

Umumnya, sayuran yang segar memiliki aroma yang segar dan tidak menyengat. Namun, ada beberapa sayuran yang mengeluarkan aroma khas dan menyengat bila masih segar, sepeti kubis.

Cara memilih sayuran yang baik ini juga membantumu mendeteksi jamur bila sayuran berada dalam kemasan. Kamu juga bisa mencium tanda-tanda busuk atau bahan kimia.

8. Rasakan teksturnya

8. Rasakan teksturnya
Freepik/Jcomp

Berikutnya, cara memilih sayuran yang baik berdasarkan teksturnya. 

Cobalah raba permukaan sayuran. Setiap produk memang memiliki tekstur yang berbeda-beda, tapi rata-rata sayuran yang segar masih terasa kenyal atau tidak lembek.

Jadi, pastikan sayuran seperti pare, paprika, tomat, jamur, terong, atau timun masih kenyal dan kencang.

9. Pastikan sayuran tidak berkeriput

9. Pastikan sayuran tidak berkeriput
Freepik/Freepik

Cara memilih sayuran yang baik adalah dengan memastikan sayuran tidak berkeriput. Cara ini dapat diterapkan saat memilih sayuran berbentuk umbi, seperti wortel, kentang, bawang bombai, atau lobak.

Inilah beberapa indikator kesegaran sayuran berdasarkan jenis sayurannya:

  • Sayuran berdaun memiliki batang mudah dipatahkan dan tidak layu.
  • Sayuran berbunga yang segar adalah yang berserat halus, tampak tebal, dan kokoh. Contohnya, brokoli.
  • Sayuran berbentuk umbi-umbian yang segar adalah yang tidak lembek dan tidak keriput.

10. Pilih ukuran yang lebih kecil dan muda

10. Pilih ukuran lebih kecil muda
Freepik/Pressfoto

Cara memilih sayuran yang baik berikutnya adalah dengan memilih sayuran ukuran lebih kecil.

Rata-rata sayuran yang lebih kecil masih berusia muda, sehingga rasanya lebih enak dan lebih sehat jika dikonsumsi.

Teksturnya lebih empuk dan renyah. Sementara itu, sayuran tua cenderung tidak segar dan rasanya keras atau alot.

11. Pilih sayuran yang belum dibersihkan

11. Pilih sayuran belum dibersihkan
Freepik/Aleksandarlittlewolf

Cara memilih sayuran yang baik adalah dengan memilih sayuran yang belum dibersihkan. Mengapa?

Sayuran ini lebih tahan lama. Ciri-ciri sayuran yang belum dibersihkan adalah bagian akar masih kotor. Ada sedikit tanah atau lumpur yang menempel.

Sayuran yang belum dibersihkan berarti belum mengalami proses apa pun, sehingga sayuran lebih segar dan sehat. Nutrisinya pun masih terjaga dengan baik.

12. Perhatikan kemasannya

12. Perhatikan kemasannya
Freepik/Pressfoto

Apabila membeli sayuran yang ada di kemasan, cobalah gunakan cara memilih sayuran yang baik ini.

Perhatikan kondisi kemasannya. Pastikan sayuran masih terbungkus dengan sempurna.

Sayuran semakin segar bila semakin minim paparan udara. Selain itu, perhatikan juga waktu konsumsi sayuran yang disarankan (biasanya tertulis di kemasan).

13. Perhatikan kondisi kaleng kemasan sayur

13. Perhatikan kondisi kaleng kemasan sayur
Freepik/Freepik

Cara memilih sayuran yang baik juga bisa dengan memperhatikan kemasan kalengnya.

Beberapa sayuran beku disimpan dalam kaleng. Jadi, pastikan masih utuh dan tidak berlubang. 

Sebenarnya, sayuran beku memiliki nutrisi yang sedikit. Namun, bila terpaksa mengonsumsinya, perhatikan keterangan nutrisi dan saran penggunaannya.

14. Pastikan sayuran bebas pestisida

14. Pastikan sayuran bebas pestisida
Freepik/Fxquadro

Jangan lupa memastikan sayuran bebas dari pestisida.

Cara memilih sayuran yang baik ini dengan memeriksa kondisi sayuran. Apakah ada lubang bekas gigitan serangga pada sayuran atau tidak.

Jika pada bagian daun sayuran berlubang, maka bisa jadi penanda sayuran tersebut telah dimakan ulat atau hewan kecil lainnya. Artinya, sayuran bebas dari pestisida karena ulat umumnya tidak makan sayuran dengan bahan-bahan kimiawi.

15. Beli dari petani langsung

15. Beli dari petani langsung
Freepik/Jcomp

Cara memilih sayuran yang baik terakhir adalah membeli langsung pada petani. Dengan sedikit perantara, sayuran berarti tidak melewati proses perjalanan yang panjang sehingga kondisinya masih segar.

Dengan membeli di petani, kamu juga bisa memilih sayuran dengan kondisi paling baik. Biasanya, harga belinya pun lebih terjangkau.

Itulah 15 cara memilih sayuran yang baik. Mulai sekarang pakai cara ini, yuk. Supaya sayuran yang dibeli awet dan segar dalam jangka lama.

Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk