Sering Cemas Berlebihan? Agar Lebih Tenang, Ini 5 Cara Menghadapinya

Apa saja yang perlu diketahui tentang kecemasan?

17 Oktober 2019

Sering Cemas Berlebihan Agar Lebih Tenang, Ini 5 Cara Menghadapinya
Freepik/Katemangostar

Cemas adalah salah satu respon alami emosi manusia yang bisa terjadi kapan saja, bahkan mungkin bisa terjadi setiap hari. Rasa cemas bisa menjadi reaksi atas sesuatu hal yang dianggap mengerikan, atau bahkan jika seseorang terlalu senang dan kesulitan mengendalikan emosinya.

Beberapa orang bahkan kerap mengalami kecemasan yang berlebihan.

Ini berarti selain secara frekuensi sering terjadi, saat cemas kambuh respon yang terlihat juga cukup signifikan.

Reaksi yang bisa terjadi setelah kamu mengalami cemas adalah banyak berkeringat, terasa mual, sampai pucat.

Jika kamu juga kerap mengalami cemas, ada beberapa hal yang perlu dipahami dan dilakukan agar kondisi tersebut tidak serta-merta menguasai pikiran.

Dirangkum Popmama.com dari Healthline, berikut informasi lengkap mengenai 5 cara memahami rasa cemas yang sering kamu alami.

1. Kenali respon dan tanda alami tubuh

1. Kenali respon tanda alami tubuh
Freepik/asier_relampagoestudio

Saat pikiran sedang mengalami masalah, tubuh secara tidak langsung akan memberikan sinyal pada kamu. Kondisi ini bisa kamu kenali sebagai tanda bahwa ‘ada hal yang tidak beres’ di pusat pikiran.

Jadi, bisa dikatakan bahwa faktor penting untuk mulai mengenali perilaku cemas adalah tubuh sendiri.

Banyak orang menganggap bahwa kecemasan hanya terjadi di pikiran saja, padahal dalam kenyataannya fisik tubuh juga akan terganggu.

Beberapa respons dan tanda kecemasan yang mungkin muncul yakni pola napas tidak teratur, berkeringat dingin, sakit kepala, sakit perut atau tubuh terasa lemas.

Tiap orang umumnya memiliki respon berbeda-beda terhadap cemas, oleh sebab itu penting untuk mulai belajar mengenali tubuh sendiri ya, Ma.

2. Tarik napas panjang dan dalam

2. Tarik napas panjang dalam
Freepik/Yanalya

Setelah memahami bahwa kamu sedang cemas, upayakan untuk tetap tenang dan tidak gegabah. Salah satu hal sederhana yang bisa Mama lakukan adalah tarik napas panjang dan dalam.

Seseorang yang sedang mengalami cemas berlebihan bisa saja berperilaku ceroboh, merusak barang atau berisiko mengalami celaka.

Teknik tarik napas dalam ini perlu dilakukan secara perlahan ya agar kamu segera merasa lebih baik. Hindari hanya sekadar bernapas seperti biasa, karena efeknya mungkin tidak akan terlalu terasa.

Seperti disampaikan oleh psikolog Monica Sulistiawati beberapa waktu lalu dalam talkshow Popmama Parenting Academy 2019, bahwa tarik napas dalam dapat membantu membuat ritme napas teratur, terutama saat cemas dan panik.

Monica menyebutkan teknik tarik napas dalam yang bisa Mama coba yakni dengan pola 6-2-7. Ini berarti Mama perlu menarik napas selama 6 detik, tahan selama 2 detik, kemudian keluarkan secara perlahan-lahan selama 7 detik.

Editors' Picks

3. Periksa kondisi fisik dan psikis tubuh setiap hari

3. Periksa kondisi fisik psikis tubuh setiap hari
Freepik/tirachardz

Seseorang yang memiliki riwayat cemas berlebihan cenderung bisa mengalaminya sepanjang waktu. Termasuk saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti saat berbelanja, saat berbicara dengan orang asing, atau saat sedang belajar.

Obsesi memilih yang paling benar dan takut gagal menjadi salah satu pemicu datangnya cemas berlebihan.

Kamu harus mengenali rasa cemas yang sering kamu alami, biasanya akan kambuh ketika kamu menemukan hal apa.

Demikian termasuk juga ketika kamu harus mengambil keputusan dalam waktu cepat. Kadang dalam pekerjaan ada hal yang sudah disepakati bersama, namun pada pelaksanaannya tidak sesuai rencana dan kamu dituntut untuk membuat keputusan besar dalam waktu cepat.

Cemas bisa dengan mudah datang dan menimbulkan tanda-tanda seperti disebutkan sebelumnya.

Oleh sebab itu, penting juga bagi Mama untuk mengenali kondisi tubuh setiap hari. Termasuk kondisi fisik dan juga psikis. Jika memang ada sesuatu yang kira-kira bisa membuat cemas, jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang lain, ya.

Kembali atur napas dan pastikan kamu merasa lebih nyaman dengan apa pun kondisi yang sedang kamu hadapi.

4. Segera atasi tanda cemas dengan tepat

4. Segera atasi tanda cemas tepat
Pexels/Pixabay

Ketika cemas mulai datang, segera lakukan teknik tarik napas dalam seperti yang telah disebutkan di atas. Namun bagaimana ya jika cara tersebut tak mampu mengusir rasa cemas berlebihan yang datang?

Segera lakukan hal-hal yang bisa membantu mengatasi cemas. Cara yang tepat biasanya berbeda-beda pada setiap orang, bergantung pada kondisinya masing-masing. Beberapa contoh hal yang bisa Mama coba lakukan misalnya dengan pergi menghindar.

Jika ada suatu tempat atau kondisi di mana Mama kemudian merasa cemas berlebihan, apalagi sampai memengaruhi fisik dan psikis, cobalah untuk menghindarinya sebisa mungkin. Pergi sesaat dari situasi tersebut untuk menenangkan diri bukan masalah, kok.

Cara lain yang bisa juga Mama lakukan adalah memanfaatkan minyak aromaterapi, misalnya minyak lavender.

Minyak aromaterapi bisa memberikan efek tenang bagi pikiran, termasuk di antaranya minyak lavender. Aromaterapi juga bisa memberikan efek rileks lho, Ma.

Baca juga: 5 Cara Penggunaan Essential Oils yang Aman

5. Jangan takut untuk meminta bantuan

5. Jangan takut meminta bantuan
Freepik/Tirachardz

Kecemasan kerap dianggap sebagai hal biasa, sehingga meminta bantuan dari terapis pun seakan tidak penting. Faktanya, kecemasan atau anxiety justru menjadi salah satu masalah psikis yang paling umum di Amerika Serikat.

Jadi, jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang sekitar ya, Ma. Tak selalu dengan terapis profesional, tetapi juga dalam lingkup keluarga dan teman. Jangan ragu sampaikan keluhan atau masalah yang Mama alami. Ini penting supaya Mama tidak merasa sendirian.

Mengenal kecemasan diri sendiri bisa menjadi kunci untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Apabila memang diperlukan, tak ada salahnya melakukan konsultasi dengan psikolog, Ma.

Apakah Mama sering cemas juga selama ini?

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!