Agar Cepat Ramping, Yuk Rutin Konsumsi 7 Makanan Pembakar Lemak Ini

Pilih-pilih jenis makanan tepat bantu proses pembakaran lemak dalam tubuh

22 Juli 2019

Agar Cepat Ramping, Yuk Rutin Konsumsi 7 Makanan Pembakar Lemak Ini
Unsplash/Le Creuset

Sedang ingin menurunkan berat badan dan membakar ekstra lemak dalam tubuh? Selain dengan rutin olahraga dan banyak melakukan aktivitas fisik, Mama juga perlu memilih jenis makanan yang tepat.

Menurut pakar nutrisi dari Boston University, Dr Caroline Apovian, MD, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa membakar lemak tidak bisa dilakukan hanya dengan mengonsumsi makanan tertentu saja ya, Ma.

Apovian menyebutkan proses ini hanya membantu dan memberi efek signifikan apabila dibarengi dengan olahraga teratur.

Jadi, jangan lupa tetap rutin olahraga dan mengatur porsi makan sehari-hari supaya pembakaran lemak lebih efektif, ya.

Dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber, berikut 7 makanan pembakar lemak yang bisa Mama konsumsi:

1. Salmon

1. Salmon
Unsplash/Caroline Attwood

Mengonsumsi cukup atau lebih banyak asam lemak omega-3 dari ikan berlemak seperti salmon disebut-sebut juga bisa membantu tubuh membakar lebih banyak lemak.

Demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition.

Meskipun mekanisme pastinya tidak diketahui, konsumsi asam lemak omega-3 diduga kuat dapat membantu mengurangi massa lemak.

Studi lain juga menemukan bahwa asam lemak omega-3 membuat Mama kenyang lebih lama. Selain salmon, Mama juga bisa mendapatkan asupan asam lemak omega-3 dari ikan berminyak lainnya seperti makarel, herring, atau tuna setidaknya dua kali seminggu.

2. Alpukat

2. Alpukat
Pixabay/Jill111

Dilansir CNN, guna membantu membuat proses metabolisme dalam tubuh lebih cepat, kesehatan dan kondisi pembuluh darah perlu diperhatikan. Nah, konsumsi buah seperti alpukat pun bisa membantu Mama.

Alpukat kaya akan asam lemak esensial, asam lemak tak jenuh tunggal, dan antioksidan yang dapat menjaga kesehatan pembuluh darah. Selain itu, alpukat juga tinggi serat sehingga membantu memangkas kalori berlebih.

3. Yoghurt

3. Yoghurt
Pixabay/ponce_photography

Meskipun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan, namun yoghurt diyakini memiliki mekanisme potensial yang mampu mendukung proses penurunan berat badan.

Dikutip dari Cosmopolitan, yoghurt disebutkan memiliki cara tersendiri dalam memengaruhi bakteri dalam usus. Cara ini diyakini karena komposisi nutrisi yang dimiliki oleh yoghurt.

Salah satunya yakni protein tinggi seperti yang terdapat dalam greek yoghurt. Dengan mengonsumsi yoghurt, tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada memecah karbohidrat dan lemak.

Agar manfaatnya lebih maksimal, jangan lupa memilih yoghurt tanpa rasa alias plain saja ya, Ma.

Editors' Picks

4. Cabai

4. Cabai
Unsplash/Melina Yakas

Mama suka makan makanan pedas? Jika ya, salah satu manfaatnya bisa didapat dalam proses pembakaran lemak dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan pedas dari cabai yang mengandung capsaicin dapat mengurangi nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, dan menekan akumulasi lemak tubuh.

Capsaicin sendiri merupakan senyawa aktif yang ditemukan dalam cabai, Ma. Namun demikian, tetap perhatikan kemampuan Mama dalam mengonsumsi cabai, ya.

Hindari berlebihan mengonsumsi makanan pedas karena justru berisiko membuat Mama mengalami masalah pencernaan, salah satunya diare.

5. Oatmeal

5. Oatmeal
Unsplash/Daria Nepriakhina

Saat sedang ingin menurunkan berat badan, pilihlah oat sebagai penggangi nasi putih sebagai sumber karbohidrat saat makan.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, selain membantu membuat Mama kenyang lebih lama, oat juga dapat membantu membakar lebih banyak lemak perut yang berbahaya.

Batasi kalori berlebih dengan memilih konsumsi biji-bijian utuh seperti roti gandum, oatmeal, barley, dan beras merah. Secara spesifik, konsumsi biji-bijian utuh terlihat memberikan dampak lebih banyak pada lemak perut.

Untuk mendapatkan manfaat ini, konsumsi setidaknya tiga porsi biji-bijian sehari. Satu porsi bisa didapat sepotong roti, seporsi sereal, serta setengah cangkir sereal pasta.

Oatmeal menjadi salah satu pilihan ideal karena kaya akan serat larut dan tidak meningkatkan gula darah sebanyak nasi putih.

Agar rasanya lebih enak, Mama bisa menambahkan potongan buah segar atau pemanis alami dengan sedikit madu.

6. Telur

6. Telur
Unsplash/Hello I’m Nik

Telur memiliki sumber protein yang baik untuk membantu proses penurunan berat badan dan membakar ekstra lemak dalam tubuh.

Dalam sebuah studi di Journal of Nutrition, dilakukan studi terhadap dua kelompok responden. Kelompok pertama menerapkan diet tinggi protein dan kelompok kedua menerapkan diet tinggi karbohidrat.

Setelah satu tahun penelitian, ditemukan bahwa kelompok yang diet tinggi protein kehilangan 38% lebih banyak lemak tubuh daripada kelompok diet tinggi karbohidrat.

Hal ini didapat karena cara kerja yang unik dari protein, Ma. Saat mengonsumsi protein tubuh akan menggunakan lebih banyak kalori untuk memecah protein daripada memecah makanan lain.

Protein juga membantu Mama menjaga massa otot lebih baik. Seperti diketahui, otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak.

Selain itu, konsumsi cukup protein juga membantu mengurangi rasa lapar berlebihan. Jadi, sertakan protein setiap kali makan, terutama sarapan.

Telur bisa menjadi salah satu sumber protein yang Mama manfaatkan, terutama yang diolah menjadi telur rebus. Tak cuma protein, telur juga kaya akan vitamin D yang menurut penelitian juga memainkan peran penting dalam menjaga berat badan.

7. Kacang kenari dan almond

7. Kacang kenari almond
Unsplash/Juan Jose Valencia Antia

Ingin ngemil saat sedang dalam program menurunkan berat badan? Kacang-kacangan seperti kenari dan almond bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dilansir Reader’s Digest Best Health, sebuah studi dari Archives of Internal Medicine konsumsi kacang-kacangan membantu mengurangi lemak perut lho, Ma.

Banyak penelitian lain yang juga menunjukkan bahwa kacang-kacangan baik dikonsumsi sebagai camilan. Ini karena mengandung serat, protein, dan lemak baik. Komposisi ini dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga membantu penurunan berat badan.

Kacang kenari adalah salah satu sumber asam lemak omega-3 selain ikan yang baik. Sementara itu, almond mengandung kalsium yang dapat membantu membakar ekstra lemak.

Nah, demikian rekomendasi makanan pembakar lemak yang bisa Mama konsumsi demi menurunkan berat badan. Ingat ya, Ma, konsumsilah makanan-makanan ini tetap dengan rutin berolahraga dan banyak minum air putih.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!