Aktivitas Seks dapat Meningkatkan Imun Tubuh? Berikut Penjelasannya!

Ma, ternyata banyak sekali manfaat dari berhubungan seksual lho

16 Juli 2021

Aktivitas Seks dapat Meningkatkan Imun Tubuh Berikut Penjelasannya
Pexels/cottonbro

Berhubungan seksual bukan sebatas adanya nafsu yang muncul antara suami dan istri. Namun, banyak berbagai cara untuk mengungkapkan rasa kasih sayang, salah satunya dengan berhubungan seksual.

Jika melakukan hubungan seksual secara rutin, akan memberikan banyak manfaat dari segi fisik, psikologis, dan kehidupan sosial. Selain itu, aktivitas seks ini juga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit tertentu. 

Nah, salah satu manfaat dari segi fisik, dikatakan dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kira-kira betul tidak ya Ma?

Padahal seperti yang diketahui, untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh yaitu dengan menjaga pola makan yang baik, mengonsumsi buah-buahan dan makan bergizi, dan lain sebagainya.

Namun, untuk lebih jelas, Popmama.com telah merangkum informasinya. Coba dibaca yuk, Ma!

Benarkah Aktivitas Seks Dapat Meningkatkan Imun Tubuh?

Benarkah Aktivitas Seks Dapat Meningkatkan Imun Tubuh
Unsplash/ We-Vibe WOW Tech

Telah disebutkan sebelumnya bahwa berhubungan seksual memiliki beragam manfaat, salah satunya dari segi fisik yaitu dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Dilansir dari OnHealth, berhubungan seksual dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk membuat antibodi pelindung terhadap bakteri, virus, dan kuman lain yang menyebabkan berbagai penyakit.

Namun, ini hanyalah salah satu dari berbagai cara untuk meningkatkan imun tubuh. Banyak cara lain yaitu seperti makan yang mengandung banyak nutrisi, berolahraga dan tidur yang cukup.

Akan tetapi, tidak hanya meningkatkan imunitas tubuh, ternyata masih banyak lho Ma manfaat lainnya. Berikut adalah penjelasannya. 

1. Meningkatkan libido

1. Meningkatkan libido
Pexels/Alex Green

Mama tahu tidak? Penangkal terbaik untuk libido atau hasrat yang memudar adalah berhubungan seks.  

Berhubungan seks memang sebenarnya dapat meningkatkan hasrat, namun rasa sakit dan kekeringan pada vagina membuat beberapa perempuan sulit untuk berhubungan seks.

Padahal dengan melakukan aktivitas seks dapat meningkatkan pelumasan vagina, aliran darah ke vagina, dan elastisitas jaringan, untuk membuat seks menjadi lebih menyenangkan, lebih baik, dan dapat meningkatkan libido. 

2. Meningkatkan kontrol kandung kemih pada perempuan

2. Meningkatkan kontrol kandung kemih perempuan
Pexels/ We-Vibe WOW Tech

Inkontinensia urin atau rasa tidak mampu untuk menahan buang air kecil mempengaruhi sekitar 30% perempuan di beberapa titik dalam kehidupan.

Aktivitas seks yang sampai mengalami orgasme secara teratur dapat melatih otot-otot dasar panggul perempuan, memperkuat dan mengencangkannya.

Dengan memiliki otot panggul yang lebih kuat pada perempuan, risiko kebocoran dan kecelakaan pada urin lebih sedikit. 

Editors' Picks

3. Menurunkan tekanan darah

3. Menurunkan tekanan darah
Unsplash/Dainis Graveris

Sudah banyak penelitian yang mendokumentasikan antara hubungan seksual secara khusus dan tekanan darah sistolik (penguncupan jantung akibat kontraksi jantung) yang lebih rendah, angka pertama yang muncul pada tes tekanan darah. 

Dari situ, dapat terlihat bahwa aktivitas seks dapat menjadi tambahan untuk gaya hidup seperti diet, olahraga, mengurangi stres dan sebagai pengobatan tekanan darah. 

Aktivitas seks tidak dapat menggantikan obat penurun tekanan darah untuk mengontrol tekanan darah tinggi, namun memungkinkan menjadi opsi tambahan untuk penurunan tekanan darah. 

4. Menurunkan risiko serangan jantung

4. Menurunkan risiko serangan jantung
Unsplash/ Becca Tapert

Aktivitas seks dipercaya dapat membantu menjaga kadar hormon, seperti estrogen dan testosteron agar tetap terkendali. Ketika hormon tersebut tidak seimbang, kondisi seperti penyakit jantung dan osteoporosis dapat berkembang. 

Suatu penelitian pada seorang laki-laki menunjukkan bahwa mereka yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki kemungkinan 50% lebih kecil untuk meninggal karena penyakit jantung.

Dibandingkan dari laki-laki lainnya yang kurang aktif dalam melakukan hubungan seksual.
 

5. Mengurangi risiko kanker prostat

5. Mengurangi risiko kanker prostat
Pexels/Daria Shevtsova

Suatu penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang sering ejakulasi, lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker prostat daripada mereka yang memiliki lebih sedikit ejakulasi.

Bukan suatu masalah jika ejakulasi terjadi melalui hubungan seksual dan masturbasi, atau emisi malam hari.

Ada lebih banyak risiko kanker prostat daripada frekuensi ejakulasi, namun ini adalah salah satu temuan yang menarik.
 

6. Meningkatkan kesehatan kardiovaskulat

6. Meningkatkan kesehatan kardiovaskulat
Pexels/W R

Beberapa orang mungkin khawatir bahwa aktivitas fisik dari seks dapat menyebabkan stroke, namun ilmu pengetahuan menunjukkan sebaliknya.

Dalam penelitian selama 20 tahun yang dilakukan terhadap lebih dari 900 laki-laki, para peneliti menemukan bahwa frekuensi seks tidak meningkatkan risiko stroke.

Ditambahkan juga, laki-laki yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu mengurangi risiko serangan jantung fatal hingga 50% dibandingkan dengan pria yang berhubungan seks kurang dari sekali dalam sebulan.

7. Menghilangkan stres

7. Menghilangkan stres
Freepik/Racool_studio

Mengapa aktivitas seks dipercaya dapat menghilangkan stres? Hal itu karena sentuhan, pelukan, keintiman seksual, dan keterikatan emosional merangsang pelepasan zat yang meningkatkan ikatan dan ketenangan.

Selain itu juga membina keintiman dan kedekatan dapat membantu meredakan kecemasan, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Itulah penjelasan mengenai berbagai manfaat dari berhubungan seksual. Bagaimana Mama dan Papa apakah sudah terasa manfaatnya? 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.