pexels.com/Karonila Grabowska
Sama seperti esai atau pidato yang baik, argumentasi terdiri dari tiga bagian utama:
Bagian ini merupaknn pembuka teks yang berisi klaim utama atau pendapat pribadi penulis terhadap suatu isu.
Tesis harus bersifat arguable atau dapat diperbedatkan dan bukan sekedar fakta umum, melainkan opini yang bisa ditanggapi dengan pro dan kontra.
Tujuannya untuk memperjelas posisi atau sudut pandang penulis. Biasanya terdapat di paragraf pertama atau pengantar.
Contoh teks:
"Pendidikan seks seharusnya diajarkan sejak dini di sekolah dasar untuk mencegah kekerasan seksual dan meningkatkan kesadaran tubuh."
Penjelasan logis yang mendukung tesis, bisa berupa data, kutipan ahli, atau contoh nyata.
Pada bagian ini merupakan inti dari teks argumentasi, penulis akan menyampaikan alasan-alasan logis, disertai dengan bukti, contoh nyata, kutipan ahli, atau data statistik yang memperkuat pendapat.
Biasanya satu argumen dijabarkan dalam satu paragraf dan semakin kuat dengan beragam bukti yang digunakan.
Tujuannya untuk meyakinkan pembaca bahwa pendapat penulis memiliki dasar yang kuat. Bentuk bukti yang digunakan biasanya berasal dari data penelitan, peristiwa nyata yang relevan, statistik resmi, atau utipan ahli terpercaya.
Contoh teks:
"Menurut data dari UNICEF, sekitar 1 dari 4 anak perempuan di negara berkembang menikah sebelum usia 18 tahun. Pendidikan seks sejak dini dapat membantu mereka memahami hak atas tubuh mereka."
Bagian yang menguatkan kembali posisi penulis dan mendorong pembaca untuk menerima pendapat tersebut.
Pada bagian ini berisi penguatan kembali terhadap pendapat awal, disertai simpulan logis dari seluruh argumen yang telah disampaikan. Penulis bisa menyampaikan ajakan, rekomendasi, atau refleksi pribadi.
Tujuannya untuk memberikan kesan akhir yang kuat, menyimpulkan kembali inti argumen, memotivasi pembaca untuk setuju atau bertindak
Contoh teks:
"Karena tingkat kekerasan seksual dan pernikahan anak yang masih tinggi, pengenalan pendidikan seks sejak dini di sekolah bukan hanya penting, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak."
Menurut Purdue University Online Writing Lab (OWL), struktur ini penting untuk membangun tulisan yang jelas, teratur, dan persuasif.