Lalu, muncul sebuah pertanyaan: mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah ini berarti orang introvert adalah pribadi yang antisosial? Tentu saja tidak.
Orang introvert tetap menikmati obrolan dan kebersamaan dengan orang-orang terdekatnya, tetapi otak mereka memproses rangsangan sosial dengan cara yang sedikit berbeda.
Melansir dari Choosing Therapy, salah satu penyebab utama introvert hangover berkaitan dengan sensitivitas dopamin di dalam otak.
Orang ekstrovert biasanya membutuhkan banyak rangsangan (seperti keramaian, musik keras, dan banyak interaksi) untuk melepaskan dopamin yang membuat mereka merasa senang dan bersemangat.
Sebaliknya, orang introvert memiliki ambang batas toleransi dopamin yang jauh lebih rendah. Terlalu banyak rangsangan dari luar justru membuat mereka merasa overstimulated atau kewalahan.
Selain faktor biologis tersebut, penyebab lainnya adalah karena kamu mungkin sering memaksakan diri berada di lingkungan yang terlalu ramai dalam durasi yang panjang.
Mendengarkan banyak orang berbicara secara bersamaan, paparan lampu yang terlalu terang, atau bahkan sekadar basa-basi yang berlarut-larut bisa memicu kelelahan sensorik.
Ketika baterai sosial sudah terkuras habis, tetapi kamu tidak segera menarik diri dari keramaian, introvert hangover pun tidak bisa dihindari lagi.