Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah Daun Pepaya Menyebabkan Asam Urat? Begini Penjelasannya
Pexels/Alexey Demidov
  • Daun pepaya tidak menyebabkan asam urat karena kandungan purinnya rendah dan justru kaya vitamin C serta antioksidan yang membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh.
  • Penyebab utama peningkatan asam urat sering berasal dari bahan pendamping seperti teri, udang rebon, atau santan yang tinggi purin, bukan dari daun pepaya itu sendiri.
  • Penderita asam urat disarankan memilih makanan rendah lemak dan tinggi serat seperti susu rendah lemak, sayuran hijau, serta cukup air, sambil menghindari daging merah dan alkohol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menyiapkan menu makanan sehat untuk keluarga di rumah tentu menjadi prioritas utama Mama. 

Salah satu sayuran yang sering kali muncul di meja makan sebagai lalapan atau tumisan adalah daun pepaya yang punya rasa pahit namun sangat khas dan menggugah selera.

Namun, belakangan ini mungkin Mama pernah mendengar desas-desus bahwa mengonsumsi daun pepaya bisa memicu asam urat

Nah, untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com rangkum apakah daun pepaya menyebabkan asam urat? Yuk, simak sampai habis!

Mitos atau Fakta: Benarkah Daun Pepaya Sebabkan Asam Urat?

Pexels/Jeffry Surianto

Mari kita langsung ke intinya: apakah benar daun pepaya adalah musuh bagi penderita asam urat? Jawabannya justru mengejutkan. 

Mengutip dari pernyataan dr. Cahyo melalui kanal YouTube-nya menjelaskan bahwa daun pepaya tidak menyebabkan asam urat.

Selain itu, cara penyajiannya juga diperhatikan dan porsi makannya tidak berlebihan.

Penyakit asam urat terjadi ketika tubuh memiliki terlalu banyak asam urat yang kemudian membentuk kristal tajam di sendi. Asam urat sendiri merupakan hasil pemecahan zat bernama purin.

Nah, jika kita melihat kandungan nutrisinya, daun pepaya serta buahnya justru tergolong bahan makanan yang rendah purin. 

Berdasarkan referensi medis, buah pepaya dan bagian tanamannya kaya akan vitamin C dan antioksidan. Vitamin C memiliki peran penting dalam membantu ginjal mengeluarkan asam urat melalui urine.

Meski begitu, Mama perlu memperhatikan cara pengolahannya. Sering kali yang membuat sebuah hidangan menjadi jahat bagi penderita asam urat bukanlah sayurannya, melainkan bahan pendampingnya. 

Misalnya, tumis daun pepaya yang dimasak dengan campuran teri jengki, udang rebon, atau kaldu yang menggunakan santan. Bahan-bahan pendamping itulah yang sebenarnya tinggi purin dan bisa memicu nyeri sendi pada Mama atau Papa.

Makanan yang Bisa Dimakan oleh Penderita Asam Urat

Pexels/Yaroslav Shuraev

Dilansir dari National Kidney Foundation, mengelola asam urat bukan berarti Mama harus berhenti makan enak. 

Mama hanya perlu lebih selektif. Fokus utamanya adalah memilih makanan yang membantu tubuh membuang kelebihan asam urat atau setidaknya tidak menambah beban purin dalam darah.

Beberapa pilihan makanan yang sangat disarankan antara lain:

  • Susu rendah lemak

  • Karbohidrat kompleks

  • Sayuran hijau dan buah-buahan

  • Air putih yang cukup

  • Protein nabati

Daftar Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Pexels/Terje Sollie

Setelah tahu apa yang boleh dimakan, kini saatnya Mama menjadi "polisi dapur" untuk mengawasi bahan-bahan yang dilarang. Ada beberapa jenis makanan yang secara medis dianggap sebagai pemicu serangan asam urat karena kandungan purinnya yang sangat tinggi.

Berikut beberapa makanan yang dilarang dikonsumsi penderita asam urat:

  • Daging merah dan jeroan

  • Makanan laut

  • Minuman manis

  • Alkohol

  • Makanan olahan

Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami

Pexels/beytlik

Bagi Mama atau Papa yang telah terkena asam urat, ada berbagai cara untuk mengobatinya. Dilansir dari Medical News Today, berikut beberapa cara mengobati asam urat secara alami:

  • Minum air yang cukup

  • Kompres dengan es pada bagian yang nyeri

  • Kelola stres

  • Minum jus lemon

  • Angkat bagian sendi yang nyeri

  • Konsumsi makanan yang seimbang

Obat-Obatan untuk Penderita Asam Urat

Pexels/Anna Shvets

Dilansir dari Medical News Today, berikut beberapa obat untuk mengobati asam urat:

  • Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)

  • Kolkisin 

  • Kortikosteroid 

Nah, itulah pembahasan mengenai apakah daun pepaya menyebabkan asam urat? Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Apakah Daun Pepaya Menyebabkan Asam Urat?

Apa efek samping dari daun pepaya?

Daun pepaya umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, namun bisa menimbulkan efek samping seperti mual, pahit di mulut, atau iritasi lambung pada sebagian orang. Jika dikonsumsi berlebihan, juga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, terutama bagi yang memiliki sensitivitas tertentu.

Sayuran apa yang tidak boleh dimakan penderita asam urat?

Penderita asam urat sebaiknya membatasi sayuran yang mengandung purin sedang hingga tinggi, seperti bayam, asparagus, dan kembang kol. Meski begitu, sayuran tetap penting dikonsumsi dalam porsi seimbang karena manfaat gizinya.

Daun apa yang cepat menurunkan asam urat?

Beberapa daun herbal seperti daun salam, daun sirsak, dan seledri sering dipercaya membantu menurunkan kadar asam urat. Namun, efektivitasnya belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah yang kuat, sehingga tetap perlu diimbangi dengan pola makan sehat dan konsultasi medis jika diperlukan.

Editorial Team