Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah Jantung Bengkak Bisa Sembuh? Ini Fakta & Cara Mengobatinya
Pexels/Towfiqu barbhuiya
  • Jantung bengkak atau kardiomegali bukan penyakit tunggal, melainkan tanda adanya gangguan kesehatan lain yang membuat otot jantung bekerja terlalu keras hingga ukurannya membesar.
  • Penyebabnya beragam, mulai dari hipertensi, infeksi virus, kehamilan, hingga kelainan genetik; gejalanya bisa berupa sesak napas, cepat lelah, dan pembengkakan di kaki atau perut.
  • Kesembuhan tergantung penyebabnya—bisa pulih jika bersifat sementara seperti infeksi atau kehamilan, namun untuk kondisi kronis perlu pengobatan rutin dan perubahan gaya hidup agar tetap terkendali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mendengar diagnosis jantung bengkak dari dokter tentu bisa membuat siapa saja merasa khawatir. Apalagi jika kondisi ini dialami oleh diri sendiri, pasangan, atau orang tua tercinta di rumah. 

Kekhawatiran ini sering kali memunculkan satu pertanyaan besar di benak kita: apakah jantung bengkak bisa sembuh?

Untuk menjawab rasa penasaran, berikut Popmama.com rangkum apakah jantung bengkak bisa sembuh? Yuk, simak sampai habis!

Apa Itu Pembengkakan Jantung?

Pexels/Puwadon Sang-ngern

Sebelum kita menjawab pertanyaan utama mengenai kesembuhannya, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan kondisi medis yang satu ini. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, dalam istilah medis, jantung bengkak dikenal dengan sebutan kardiomegali. 

Menariknya, pembengkakan jantung sebenarnya bukanlah sebuah penyakit yang muncul dengan sendirinya. Kondisi ini adalah tanda atau gejala dari masalah kesehatan lain yang sedang terjadi di dalam tubuh.

Bayangkan otot jantung kita seperti otot tubuh lainnya. Ketika ia dipaksa bekerja ekstra keras setiap hari untuk memompa darah, lama-kelamaan otot tersebut akan mengalami perubahan. 

Pembengkakan ini umumnya terjadi dalam dua bentuk:

Pertama, otot jantung menebal karena tekanan yang terlalu tinggi. 

Kedua, ruang jantung melebar dan menipis sehingga kehilangan kekuatannya untuk memompa darah dengan optimal.

Kondisi ini membuat jantung tidak bisa mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh secara efisien. Akibatnya, penderita sering kali merasa mudah lelah, sesak napas terutama saat berbaring, hingga mengalami pembengkakan pada area kaki atau perut.

Mengenal Berbagai Penyebab Jantung Bengkak

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Jantung tidak akan membengkak tanpa alasan. Ada banyak faktor yang bisa memicu organ vital ini bekerja melampaui batas kemampuannya. Mengetahui penyebabnya sangat penting karena ini akan sangat menentukan langkah pengobatan ke depannya. 

Mengutip dari Cleveland Clinic, berikut beberapa penyebab jantung bengkak:

  • Anemia.

  • Kehamilan.

  • Artritis reumatoid .

  • Aritmia.

  • Sarkoidosis.

  • Kardiomiopati.

  • Penyakit jantung bawaan.

  • Penyakit hipertensi.

  • Gagal ginjal.

  • Infeksi virus yang menyebabkan miokarditis.

  • Penyakit katup jantung.

  • Hipertiroidisme.

  • Hipotiroidisme.

Gejala yang Dialami 

Pexels/Andrea Piacquadio

Dalam beberapa kasus, pembengkakan jantung tidak mengalami gejala yang signifikan, tetapi beberapa orang mengalami gejala seperti berikut:

  • Pusing.

  • Pembengkakan, terutama di kaki, telapak kaki, atau perut.

  • Merasa sangat lelah.

  • Jantung berdebar-debar.

  • Energi yang sedikit.

  • Sesak napas.

Cara Mengobati Jantung Bengkak

Pexels/ Los Muertos Crew

Setelah mengetahui fakta kesembuhannya, langkah selanjutnya adalah fokus pada cara mengobati kondisi ini. Dokter biasanya akan memberikan rencana perawatan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik masing-masing pasien.

Penanganan pertama biasanya melibatkan obat-obatan. Dokter akan meresepkan obat untuk membuang kelebihan cairan dalam tubuh, obat penurun tekanan darah, atau obat yang dirancang khusus untuk mengurangi beban kerja otot jantung. 

Sangat penting untuk mengonsumsi obat ini secara rutin dan tidak menghentikannya tanpa sepengetahuan dokter. Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup adalah kunci utama yang tidak boleh diabaikan. 

Dokter akan menyarankan pasien untuk membatasi asupan garam dalam makanan sehari-hari, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, serta melakukan olahraga ringan yang disesuaikan dengan kemampuan jantung. 

Bagi Mama yang menyiapkan makanan di rumah, mulai mengurangi bumbu penyedap yang tinggi natrium bisa menjadi langkah kecil yang sangat berdampak.

Pada kasus yang lebih serius, jika obat dan gaya hidup tidak cukup membantu, dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur medis. 

Ini bisa berupa pemasangan alat pacu jantung untuk mengatur irama jantung yang berantakan, operasi perbaikan katup jantung, hingga operasi bypass jantung koroner.

Apakah Jantung Bengkak Dapat Disembuhkan?

Pexels/Andrea Piacquadio

Jawaban dari pertanyaan ini sebenarnya sangat bergantung pada apa yang menjadi penyebab awalnya. Jika pembengkakan jantung disebabkan oleh kondisi yang bersifat sementara, jawabannya adalah bisa. 

Misalnya, jika kardiomegali terjadi akibat infeksi virus akut, kehamilan, atau asupan alkohol yang berlebih, jantung memiliki peluang untuk kembali ke ukuran dan fungsi normalnya setelah infeksi teratasi, masa kehamilan selesai, atau gaya hidup diperbaiki secara total.

Namun, Mama juga perlu tahu bahwa jantung bengkak disebabkan oleh kondisi kronis jangka panjang seperti hipertensi bertahun-tahun, kerusakan akibat serangan jantung, atau kelainan genetik.

Kondisi tadi biasanya tidak bisa disembuhkan secara total dalam arti kembali 100 persen seperti sedia kala.

Meski begitu, jangan patah semangat. Walaupun secara anatomi mungkin tidak bisa kembali ke ukuran aslinya, kondisi ini bisa dikendalikan dengan sangat baik. 

Pengobatan yang tepat akan mencegah jantung bengkak bertambah parah, memperbaiki fungsi pompanya, menghilangkan gejala yang mengganggu, dan pada akhirnya memungkinkan penderitanya untuk tetap menjalani hidup yang produktif dan berkualitas.

Nah, itulah pembahasan mengenai apakah jantung bengkak bisa sembuh? Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Apakah Jantung Bengkak BIsa Sembuh?

Apakah penyakit jantung bisa menyebabkan batuk?

Ya, beberapa jenis penyakit jantung dapat menyebabkan batuk, terutama jika berkaitan dengan penumpukan cairan di paru-paru, seperti pada gagal jantung. Batuk biasanya terasa kering dan bisa memburuk saat berbaring.

Apakah jantung bengkak bisa kempes?

Kondisi jantung bengkak pada beberapa kasus dapat membaik atau mengecil kembali jika penyebabnya ditangani dengan tepat, seperti melalui pengobatan, perubahan gaya hidup, atau terapi medis. Namun, hasilnya tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab yang mendasarinya.

Berapa lama proses penyembuhan jantung bengkak?

Waktu penyembuhan jantung bengkak bervariasi, bisa dalam hitungan minggu hingga bulan, tergantung kondisi pasien dan penanganan yang dilakukan. Pemantauan rutin dan kepatuhan terhadap pengobatan sangat penting untuk membantu proses pemulihan.

Editorial Team