Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa langkah yang dapat membantu Mama mengurangi risiko terkena atau menularkan HPV:
Vaksinasi HPV
Vaksin HPV sangat efektif untuk mencegah infeksi virus penyebab kanker serviks, terutama jika diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual.
Penggunaan kondom
Kondom dapat membantu menurunkan risiko penularan HPV, meskipun virus ini dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit di area genital yang tidak selalu tertutup kondom.
Batasi jumlah pasangan seksual
Risiko penularan HPV meningkat dengan jumlah pasangan seksual yang lebih banyak, sehingga hubungan yang aman dan terbatas dapat membantu menurunkan risiko.
Skrining rutin
Pap smear atau tes HPV secara berkala dapat membantu mendeteksi perubahan sel di leher rahim sejak dini, sebelum berkembang menjadi kanker.
Nah, itulah jawaban tentang pertanyaan apakah kanker serviks menular.
Dengan memahami fakta ini, Mama bisa lebih tenang, tidak panik, dan tetap fokus menjaga kesehatan serviks melalui pemeriksaan rutin dan informasi yang tepat. Tetap sehat, Mama!
Apa saja penyakit menular seksual (PMS) itu? | Klamidia, kutu kemaluan, hepatitis B, virus herpes simpleks (HSV), trikomoniasis, HIV, molluscum contagiosum, kudis, human papillomavirus (HPV), sifilis, gonore, dan chancroid. |
Jenis penyakit menular seksual apa yang menyebabkan ruam pada area kemaluan? | Sifilis dan herpes genital dapat menyebabkan ruam di dekat vagina. |
Penyakit menular seksual apa yang memiliki bintik-bintik merah kecil? | Herpes genital. |