Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau yang lebih sering dikenal dengan saraf terjepit, jadi satu gangguan kesehatan yang cukup meresahkan masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika tulang belakang menerima tekanan berlebih, sehingga bantalan yang ada di antara tulang belakang mengalami kerusakan.
Saraf terjepit bisa dialami oleh siapa saja, salah satunya para pekerja kantoran. Hal ini terjadi karena, mereka yang bekerja di kantor umumnya menghabiskan sebagian waktunya untuk duduk di kursi. Di mana ini bisa menaruh lebih banyak kompresi pada tulang belakang, sehingga risiko saraf terjepit semakin meningkat.
Dalam acara Health Talk yang diselenggarakan oleh Eka Hospital BSD pada Rabu (20/12/2023) di Jakarta Selatan, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan tulang belakang, dr. Asrafi Rizki Gatam ingatkan risiko saraf terjepit terutama bagi para pekerja yang sehari-harinya duduk terlalu lama.
Di bawah ini Popmama.com rangkum informasi duduk terlalu lama bisa menyebabkan saraf terjepit.
