Puasa qadha tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga memiliki keutamaan dan hikmah tersendiri, antara lain:
1. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT
Mengqadha puasa adalah wujud ketaatan kepada perintah Allah dan menunjukkan bahwa seorang Muslim peduli terhadap ibadahnya.
2. Melatih kesabaran dan kedisiplinan
Puasa mengajarkan seseorang untuk bersabar dalam menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.
3. Menghapus dosa-dosa kecil
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Menjaga keseimbangan spiritual
Dengan mengganti puasa yang ditinggalkan, seseorang tidak hanya melunasi kewajibannya tetapi juga mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT. Maka, penting bagi setiap Muslim untuk tidak menunda-nunda qadha puasa dan segera menggantinya sesuai dengan ketentuan syariat.
Dengan memahami bacaan niat buka puasa qadha Ramadan beserta tata cara, hukum, dan dalilnya, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan baik. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan kemudahan dalam menjalankan puasa qadha.
Bolehkah membaca niat puasa qadha saat sahur? | Niat puasa qadha harus dilafalkan dengan jelas dalam hati, sebaiknya dilakukan malam hari sebelum berpuasa (setelah salat Isya) atau di pagi hari sebelum fajar (saat sahur). |
Puasa qadha apakah harus sahur dulu? | Ya, puasa qadha tetap sah meskipun tidak sahur, karena sahur hukumnya sunnah, bukan syarat wajib. Yang terpenting adalah niat puasa qadha sudah ada di malam hari sebelum fajar. Namun, sangat dianjurkan untuk tetap sahur karena mengandung keberkahan dan menguatkan fisik, mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. |
Apakah boleh membaca niat puasa qadha setelah adzan subuh? | Niat puasa qadha saat adzan subuh tidak sah menurut mayoritas ulama (Syafi'i, Hanbali, Maliki) karena puasa wajib (termasuk qadha) harus diniatkan sebelum fajar/subuh, namun ada perbedaan pendapat dengan mazhab Hanafi yang membolehkan niat setelah subuh, jadi lebih aman berniat dari malam hari atau sebelum subuh untuk memastikan keabsahan puasa Anda. |