Ungkap 5 Fakta Penting KB Steril yang Tak Banyak Orang Ketahui

KB steril memiliki sifat permanen

3 Juli 2019

Ungkap 5 Fakta Penting KB Steril Tak Banyak Orang Ketahui
Freepik

Biasanya sebagian perempuan mencegah kehamilannya mengandalkan alat kontrasepsi seperti kondom, pil KB, suntik KB, dan KB spiral yang bersifat sementara waktu. Namun ternyata mencegah kehamilan bisa dilakukan secara permanen, lho.

Ya, KB steril cocok untuk Mama maupun Papa yang sudah tidak ingin menambah keturunan. Sementara sterilisasi juga kerap menjadi pilihan bagi mereka yang kehamilannya berisiko sangat tinggi.

Nah, berikut info lengkap mengenai KB steril? Simak 5 fakta KB steril yang sudah dirangkum oleh Popmama.com, yuk!

1. Bersifat permanen

1. Bersifat permanen
Freepik/katemangostar

Semua perempuan maupun pria bisa melakukan prosedur KB steril, mengingat sifat KB steril yang permanen maka sebaiknya dipikirkan secara matang bersama pasangan maupun keluarga.

Dengan sifat sterilisasi yang permanen, maka mustahil untuk mengembalikan kondisi ini seperti semula.

Dengan demikian, tindakan sterilisasi dilakukan oleh pria atau perempuan yang sudah memiliki lebih dari tiga anak dan sudah berusia di atas 30 tahun.

Selain itu sel tidak akan bisa menemukan jalan menuju rahim. Sel sperma juga tak akan bisa mencapai tuba.

2. 99% efektif

2. 99% efektif
Freepik

Sebagai KB steril yang bersifat permanen, ternyata kemampuan tubektomi dapat mencegah kehamilan mencapai 99,9%.

Ini berarti tubektomi merupakan metode kontrasepsi yang sangat efektif dalam mencegah kehamilan meski tidak bisa menjamin sebesar 100%.

Begitu pun vasektomi pada pria, hampir sepenuhnya efektif mencegah kehamilan. Namun vasektomi tidak berdampak pada kehidupan seksual pria seperti kemampuan ereksi, ejakulasi, maupun volume air mani.

Pada pria biasanya dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 4 bulan pasca vasektomi sampai air mani sama sekali tidak mengandung sperma.

Editors' Picks

3. Punya keunggulan tersendiri

3. Pu keunggulan tersendiri
Freepik/tutatama

Selain terbilang efektif dalam mencegah kehamilan, efek samping dan gangguan yang timbul dari prosedur vasektomi sangatlah minim.

Selain itu KB steril pada pria maupun perempuan tidak akan memengaruhi tingkat testosteron, ereksi, klimaks, libido atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kehidupan seks.

Selain ampuh dalam mencegah kehamilan, KB steril ini memiliki sejumlah keunggulan jika dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti:

  • Tidak berpengaruh pada hormon dan siklus menstruasi
  • Hanya melakukan satu kali KB untuk mensterilkan
  • Tidak berpengaruh pada kapan seseorang akan mengalami menopause
  • Tidak memengaruhi hormon
  • Tubektomi merupakan prosedur yang aman dan hanya butuh waktu pemulihan yang tak lebih dari seminggu

4. KB steril tak hanya untuk perempuan

4. KB steril tak ha perempuan
Freepik

Ternyata tidak hanya seorang istri yang bisa melakukan sterilisasi permanen, suami pun bisa.

Prosedur sterilisasi organ reproduksi pada perempuan ini disebut dengan tubektomi, yaitu ada implan tuba (non-operasi) dan ligasi tuba (operasi). Sedangkan pada pria disebut dengan vasektomi, diantaranya ada dua pilihan.

  • Metode Vasektomi Konvensional

Dari metode ini dokter akan membuat sayatan di kedua sisi skrotum yaitu bagian atas skrotum dan bagian bawah penis. Selanjutnya vas deferens di dalamnya akan dihilangkan dan diikat, yang kemudian bekas luka pun akan dijahit.

  • Vasektomi tanpa pisau bedah

Di sini dokter akan menggunakan penjepit kecil untuk menahan saluran yang akan dipotong. Selanjutnya dibuat lubang kecil di kulit skrotum dan memotong bagian saluran sebelum mengikatnya. Kelebihan dari prosedur vasektomi pada pria ini tidak memerlukan jahitan.

5. Tidak selalu operasi

5. Tidak selalu operasi
Freepik/Pressfoto

Kebanyakan orang mengira bahwa prosedur KB steril identik dengan pembedahan atau operasi, padahal tidak selalu begitu.

Ternyata ada dua jenis KB steril yang bisa dipilih, yaitu ligasi tuba yang memerlukan operasi dan implan tuba yang tidak memerlukan pembedahan atau operasi. 

Implan tuba merupakan metode KB steril tanpa operasi yang dilakukan dengan cara memasukkan dua logam kecil ke tuba falopi (saluran keluar sel telur) melalui vagina dan serviks.

Prosedur sterilisasi dapat masuk ke dalam kategori berhasil jika seseorang tidak mengalami hal-hal seperti mual, pusing, lelah, kram perut hingga keluar cairan berbau dari vagina.

Sementara pada vasektomi tanpa pisau bedah, dokter akan menggunakan penjepit kecil untuk menahan saluran yang akan dipotong. Selanjutnya akan dibuat lubang kecil pada kulit skrotum dan memotong bagian saluran sebelum mengikatnya.

Sebelum menjalani KB steril, sebaiknya Mama atau Papa harus mempertimbangkannya secara matang keputusan. Sifatnya yang permanen, maka tidak bisa menghentikan kontrasepsi ini begitu saja.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!