5 Faktor yang Menyebabkan Leher Menjadi Kaku

Leher kaku bisa disebabkan oleh infeksi virus, lho!

19 Oktober 2020

5 Faktor Menyebabkan Leher Menjadi Kaku
Freepik/user18526052

Kamu sering alami leher kaku?

Kondisi ini sering dialami sebagian orang ketika salah satu otot menjadi tegang atau jika tulang belakang terluka. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, kekakuan pada leher bisa menjadi tanda penyakit serius dan memerlukan perawatan medis.

Dilansir dari Medicalnewstoday, kekakuan di bagian leher dapat menyebabkan rasa sakit yang ringan hingga parah dan membuat kepala sulit untuk digerakkan.

Yuk, ketahui apa saja 5 penyebab leher kaku yang sudah dirangkum oleh Popmama.com!

1. Cervical Spine Disorders yang disebabkan degenerasi struktur tulang

1. Cervical Spine Disorders disebabkan degenerasi struktur tulang
Freepik/Racool_studio

Gangguan tulang belakang leher bisa terjadi karena Cervical Spine Disorders.

Ini melibatkan tulang leher (vertebrae), cakram spons antara tulang belakang, sendi, otot dan ligamen. 

Kondisi tersebut disebabkan oleh cedera atau degenerasi struktur tulang belakang akibat keausan normal, stres, merokok hingga penuaan.

UmiamiHealth menyarankan, jika mengalami nyeri dari gangguan tulang belakang leher sebaiknya berkonsultasi dengan fisiatris untuk membantu kamu bergerak tanpa rasa sakit.

Editors' Picks

2. Cervical Spondylosis memengaruhi cakram tulang belakang di leher

2. Cervical Spondylosis memengaruhi cakram tulang belakang leher
Freepik/Racool_studio

Cervical spondylosis kategori penyakit degeneratif yang sangat umum.

Cervical Spondylosis merupakan istilah untuk keausan terkait usia yang memengaruhi cakram tulang belakang di leher.

Saat cakram mengalami dehidrasi dan menyusut, tanda-tanda osteoartritis berkembang. Ini termasuk tonjolan tulang di sepanjang tepi tulang.

Menurut Cedars-Sinai, pemeriksaan fisik MRI (magnetic resonance imaging) dapat dilakukan. Namun jika gejalanya ringan, dokter mungkin merekomendasikan istirahat, penyangga leher, obat-obatan dan terapi fisik. 

Spondylosis serviks bisa memburuk seiring bertambahnya usia. Lebih dari 85 persen orang yang berusia di atas 60 tahun terkena spondylosis serviks.

3. Ketegangan otot karena keseleo menyebabkan leher terkilir

3. Ketegangan otot karena keseleo menyebabkan leher terkilir
Freepik/wavebreakmedia_micro

Saat alami leher yang kaku, bisa jadi kamu habis alami cedera atau ketegangan ringan.

ClevelandClinic mengatakan, cedera atau keseleo pada leher adalah otot yang meregang dan disebabkan oleh benturan tiba-tiba pada suatu benda. 

Benturan dapat memaksa leher untuk secara cepat melampaui kisaran normalnya. Kemudian membentak ke belakang dengan kuat.   

Kecelakaan mobil di bagian belakang maupun kepala tersentak saat naik taman hiburan adalah bentuk benturan paling umum yang menyebabkan leher terkilir.

4. Leher kaku whiplash meliputi masalah dengan konsentrasi

4. Leher kaku whiplash meliputi masalah konsentrasi
Freepik/katemangostar

Cedera leher yang lebih parah bisa menyebabkan whiplash. 

Whiplash sendiri adalah cedera leher akibat gerakan leher maju mundur yang kuat dan cepat. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kecelakaan mobil atau olahraga yang tesentak di bagian belakang. 

Healthline menjelaskan, gejala yang umum terkait dengan whiplash kronis meliputi masalah dengan konsentrasi maupun memori, dering di telinga, ketidakmampuan untuk tidur nyenyak, lebih cepat marah, nyeri di leher, bahu dan kepala.

Whiplash pun akhirnya menyebabkan rasa sakit dan kaku di leher.

5. Meningitis yang memiliki gejala demam mendadak

5. Meningitis memiliki gejala demam mendadak
Freepik/jcomp

Terkadang leher kaku bisa menjadi indikasi dari gejala meningitis yang serius. 

Meningitis adalah peradangan pada meninges menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Paling sering virus, bakteri atau jamur dapat menyebabkan meningitis.

Healthdirect memberitahu, vaksinasi adalah perlindungan terbaik terhadap penyakit meningitis. Sebaiknya bicarakan dengan dokter vaksinasi yang sesuai untuk kamu.

Beberapa gejala meningitis meliputi demam mendadak, biasanya disertai sakit kepala dan leher kaku.

Itulah kelima penyebab kekauan pada leher. Hubungi dokter apabila menhalami rasa sakit di leher yang sangat parah, tidak sembuh setelah beberapa hari dan disertai dengan sakit kepala, mati rasa, lemah hingga kesemutan.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.