Jangan Sampai Berlebihan, Ketahui Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin C

Selain dari makanan, vitamin C juga tersedia sebagai suplemen tapi harus tepat ya cara penggunaannya

20 Juli 2021

Jangan Sampai Berlebihan, Ketahui Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin C
Pexels/PhotoMIX Company

Vitamin C adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk pembuluh darah, tulang rawan dan otot.

Selain itu, vitamin C juga penting pada proses penyembuhan tubuh dan melindungi sel-sel dari efek radikal bebas.

Namun tubuh tidak memproduksi vitamin C, maka kamu perlu mendapatkannya dari makanan atau bentuk suplemen.

Agar tidak salah, berikut ada 5 hal yang perlu diketahui terkait cara terbaik minum vitamin C. Yuk, cek informasi selengkapnya dari Popmama.com!

1. Mengapa orang perlu mendapatkan asupan vitamin C?

1. Mengapa orang perlu mendapatkan asupan vitamin C
Unsplash/Usman Yousaf

Kebanyakan orang mungkin rentan terhadap kekurangan vitamin C dan tidak mengambil manfaat dari suplemen vitamin C.

Dilansir dari MayoClinic, kekurangan vitamin C menyebabkan penyakit anemia hingga dan penyembuhan luka yang buruk. Jika ingin mengonsumsi vitamin C, kamu bisa mengambil manfaat antioksidan alami di dalam makanan. 

Jadi pastikan kamu mendapatkan cukup vitamin C dari menu sehari-hari, karena manfaatnya untuk kebugaran tubuh.

Secara bersamaan, vitamin C akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan penyakit dan infeksi virus seperti pilek atau flu.

Editors' Picks

2. Bolehkah mengonsumsi banyak vitamin C setiap hari?

2. Bolehkah mengonsumsi banyak vitamin C setiap hari
Pexels/Dominika Roseclay

Ketika diminum pada dosis yang tepat, suplemen vitamin C terbilang cukup aman. 

Namun jika penggunaan suplemen vitamin C lebih dari 2.000 miligram sehari dengan jangka panjang, ini bisa meningkatkan risiko yang signifikan.

Sebab pada beberapa orang, mengonsumsi suplemen vitamin C secara berlebihan dapat menyebabkan batu ginjal.

Bahkan mengonsumsi terlalu banyak vitamin C juga tidak akan diserap tubuh dan menimbulkan efek samping, termasuk:

  • Mual, muntah dan diare
  • Maag
  • Kram perut atau kembung
  • Kelelahan, mengantuk atau terkadang insomnia
  • Sakit kepala
  • Kulit memerah

3. Cara mendapat sumber vitamin C terbaik?

3. Cara mendapat sumber vitamin C terbaik
Unsplash/Ben Ashby

Sebenarnya, vitamin C adalah nutrisi penting yang harus dikonsumsi secara teratur.

Untuk mencegah defisiensi, lakukan asupan penambahan vitamin C dari makanan dan suplemen tertentu.

Sangat dianjurkan untuk makan sumber vitamin C yang ada di dalam buah dan sayuran setiap hari.

Berikut makanan yang kaya vitamin C:

  • Buah berri
  • Buah jeruk
  • Jeruk nipis
  • Lemon
  • Brokoli

4. Berapa jumlah asupan vitamin C harian?

4. Berapa jumlah asupan vitamin C harian
Pexels/Damian Konietzny

Ada banyak gejala defisiensi yang sebagian besar terkait akibat tidak cukup mengonsumsi antioksidan.

Oleh karena itu, kamu perlu mendapatkan jumlah vitamin C harian yang disarankan.

Dikutip dari Healthline, asupan harian vitamin C yang direkomendasikan untuk laki-laki dewasa yakni 90 mg. Sedangkan perempuan sebanyak 75 mg. Lalu khusus perokok, disarankan mengonsumsi 35 mg vitamin C per hari.

Namun bagi orang-orang dengan kondisi medis tertentu serta ibu hamil atau menyusui, kebutuhan dosisnya bisa mencapai 120 mg per hari.

5. Waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin C?

5. Waktu terbaik mengonsumsi vitamin C
Unsplash/Malvestida Magazine

Sebenarnya, tidak semua vitamin C dapat disintesis oleh tubuh dengan cara yang sama. Oleh karena itu, kamu harus memerhatikan tata cara mengonsumsi vitamin C yang tepat.

Cara yang ideal mengonsumsi suplemen vitamin C, sebaiknya terlebih dahulu di pagi hari. Usahakan 30-45 menit sebelum makan.

Jika kamu berencana untuk mengonsumsi vitamin C di siang hari, pastikan memberi jeda waktu setelah makan. Ini agar tubuh dapat menyerap dengan baik.

Sedangkan cara lain memenuhi asupan vitamin C, kamu juga perlu memiliki menu harian yang kaya vitamin C. 

Nah, demikianlah 5 hal yang perlu diperhatikan saat meminum vitamin C. Jadi, apakah kamu akan melakukan pedoman di atas secara baik?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.